Profesi Pendidikan Dokter

Melayani dengan Hati

 

A.      Kepaniteraan Umum (Panum).

Kepaniteraan umum (Panum) merupakan tahap pembelajaran transisional yang berupa serangkaian kegiatan prasyarat non kurikuler untuk menempuh jenjang pendidikan profesi tahap satu (rotasi bagian klinik). Kepaniteraan umum bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa yang sudah lulus sarjana kedokteran dan akan memasuki program pendidikan profesi, yang meliputi pelatihan ketrampilan klinis  dasar di  laboratorium ketrampilan medik/Skill lab Fakultas Kedokteran UMY.

Persyaratan

Untuk dapat mengikuti panum mahasiswa harus memenuhi syarat akademik dan administratif  sebagai berikut.

(1)     Telah lulus Sarjana Kedokteran.

(2)     Mendaftarkan diri untuk mengikuti panum pada bagian administrasi program pendidikan profesi dokter dengan melengkapi persyaratan yang telah ditetapkan.

(3)     Harus mengikuti semua kegiatan yang sudah ditentukan (100%).

 Pelaksanaan

Panum dilaksanakan sebanyak dua kali, masing-masing selama 3 (tiga) minggu, meliputi Panum bagian empat besar dan sedang kecil, yang dilaksanakan menjelang mahasiswa menjalani program pendidikan profesi putaran rotasi  bagian besar atau sedang kecil pada tahap satu rotasi klinik.

Selama mengikuti panum mahasiswa menjalani kegiatan yang meliputi kuliah mini, diskusi kelompok kecil/tutorial klinik, bedside teaching, praktikum dan skills lab. Dalam panum mahasiswa belajar tentang kasus–kasus klinik melalui diskusi kelompok kecil dan ketrampilan diagnostik fisik dengan pasien simulasi atau probandus, audiovisul/video, dan cara membuat  referat yang berbasis Evidence Based Medicine (EBM), dan lain-lain. Kegiatan panum harus diikuti mahasiswa dengan mencapai kehadiran 100% untuk bisa mengikuti ujian panum. Mahasiswa yang tidak mencapai prosentase kehadiran yang telah ditetapkan tanpa alasan dan pemberitahuan yang jelas maka dinyatakan gugur. Mahasiswa yang gugur panum wajib mengikuti panum berikutnya pada bagian yang sama, dengan mendaftar ulang dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan.

 Ujian Panum

Ujian panum dilaksanakan pada saat akhir kegiatan dengan metode OSCE (Objective Structure Clinical Examination). Materi OSCE meliputi penilaian psikomotor, kognitif dan afektif. Mahasiswa dinyatakan lulus panum bila nilai ujian OSCE  minimal 60.

Mahasiswa yang dinyatakan lulus akan menerima bukti lulus berupa Surat Puas. Surat Puas tersebut selanjutnya digunakan sebagai persyaratan untuk mengikuti pendidikan profesi pada bagian yang sesuai. Mahasiswa yang tidak lulus panum wajib mengikuti ujian ulang.

Ujian Ulang

Ujian ulang dilakukan jika mahasiswa tidak dapat memenuhi nilai minimal. Pengulangan dilakukan sebanyak maksimal dua kali, dengan sebelumnya mahasiswa mendapat bimbingan. Jika setelah dilakukan ujian ulang sebanyak maksimal dua kali mahasiswa masih belum dapat mencapai nilai minimal, maka mahasiswa dinyatakan tidak lulus panum.

Mahasiswa yang tidak lulus panum tidak diperbolehkan mengikuti kepaniteraan klinik bagian yang bersangkutan, serta diwajibkan mengikuti panum berikutnya pada bagian yang sama dengan cara mendaftar ulang dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan. Kegiatan panum ulang harus diikuti seperti persyaratan panum yang sudah diuraikan di atas.

B.      Orientasi / Pembekalan

Sebelum pengiriman peserta didik ke rumah sakit pendidikan utama, peserta didik/ dokter muda wajib mengikuti kegiatan orientasi atau pembekalan. Pelaksanaan orientasi selambat-lambatnya dilaksanakan pada H-7 jadwal pengiriman ke rumah sakit pendidikan utama selama 2(dua) hari. Tujuan Orientasi adalah untuk memahami strategi pembelajaran kegiatan klinik yang terstruktur di rumah sakit, dan menerapkan sikap profesional/ professional behaviour seorang dokter muslim.

C.      Kepaniteraan Klinik Tahap I : Rotasi Bagian Klinik

 1.       Stase di Rumah Sakit Pendidikan

Stase di RS Pendidikan Utama adalah tahap satu atau rotasi bagian klinik yaitu rotasi di bagian empat besar ( Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, ilmu Bedah dan Obstetri dan gynokologi) dan bagian sedang kecil (Mata, THT, Kulit-Kelamin, Syaraf, Radiologi, Anestesi, Kesehatan Jiwa, Forensik dan IKM/IKK). Khusus untuk bagian IKM/IKK dan Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal akan dijelaskan pada poin tersendiri. Bagian Ilmu Kesehatan Jiwa dapat dijalani penuh di RS Pendidikan Utama apabila pada RS tersebut telah mempunyai staf dokter ahli jiwa full timer, apabila belum mempunyai maka para dokter muda akan menjalani di RS Jiwa Pakem DIY atau DI RS Jiwa Pusat Magelang. Untuk mencari pengalaman dalam penanganan pasien jumlah dan variasi kasus, maka para dokter muda wajib menjalani stase luar di RS Jejaring untuk bagian empat besar masing masing dua minggu dan bagian sedang satu minggu yaitu Ilmu Penyakit Syarat, ilmu Penyakit Mata dan ilmu Penyakit kulit dan Kelamin. Adapun pembagian RS Jejaring sebagai berikut:

Tabel 4. Rotasi Klinik di RS Jejaring

No

RS Pendidikan Utama

RS Jejarng

Bagian Besar*

Bagian Sedang**

1

RSUD Wonosobo

———————

——————-

2

RSUD Salatiga RSUD Muntilan

——————-

3

RSUD Kodya Yogya RSUD Wates

——————-

4

RSUD Bantul

———————

RS PKU Muh. Yogya danRS PKU Muh. Bantul

5

RSUD Purworejo  RS PKU Muh.Yogya RS PKU Muh. Yogya

6

RSUD Temanggung  RS PKU Muh.Yogya RS PKU Muh.Yogya

*) Bagian Besar   : Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Obsgyn dan Ilmu Bedah

**) Bagian Sedang : Ilmu Penyakit Mata, Ilmu Penyakit Syaraf dan Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin

2.   Stase Puskesmas

Stase Puskesmas merupakan stase bagian kecil yaitu Ilmu Kesehatan Masyarakat (IKM) yang akan dijalani selama 3 minggu dan Ilmu Kedokteran Keluarga yang akan dijalani selama 2 minggu. Keduanya dikelola oleh bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat FK UMY.

a. Kepaniteraan Ilmu Kesehatan Masyarakat

 Tujuan

Diharapkan setelah menjalani kepaniteraan di bagian IKM mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip-prinsip kesehatan masyarakat, diagnosis masyarakat beserta intervensinya serta manajemen pelayanan kesehatan di tingkat Puskesmas.

Gambaran umum kegiatan

Kegiatan stase di bagian IKM dilaksanakan selama 3 (tiga) minggu di Puskesmas yang ditunjuk. Setiap hari kegiatan dimulai pukul 07.30 WIB. Kegiatan stase di kampus dilakukan hanya pada:

1.   Hari I kepaniteraan (Senin Mg I)

2.   Setiap hari Jumat siang (setelah jam kerja Puskesmas berakhir)

3.   Hari Senin siang (Mg II)

Secara garis besar jadwal kegiatan pembelajaran sebagai berikut :

1.   Expert session (di klinik RPS) : hari I kepaniteraan (di kampus; Dosen IKM) dan hari II dan III (Puskesmas: Ka Pusk/Pembimbing Mahasiswa), termasuk kegiatan analisis situasi Puskesmas

2.   Kegiatan stase : Community Health Experiences setiap hari pukul 07.30-11.30 WIB

3.   Community Health Teaching (di klinik BST) pada pukul 12.00 – 14.00 WIB

4.   Case Reflection : hasil kunjungan di Industri pada hari Sabtu Mg II

5.   Mini C-Ex (Mini Community Experience) : Penyuluhan ke masyarakat dapat dilaksanakan di Mg II atau Mg III

6.   Case Report Session : presentasi hasil analisis kasus komunitas dan penyelesaiannya dilaksanakan hari Kamis Mg III

7.   Mini C-Ex (Mini Community Examination): di kampus dengan Preceptor dosen (Sabtu Mg III)

Pada stase di bagian IKM kegiatan jaga malam diganti dengan kegiatan di lapangan pada hari Sabtu sore dan Minggu, berupa pengambilan data primer dan kegiatan intervensi program. Selain itu, mahasiswa dianjurkan untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sore di lapangan yang tidak dapat ditemukan pada pagi hari misal Kegiatan Posyandu Balita, Posyandu Lansia, dll.

 Lokasi

 Puskesmas Kasihan I, Puskesmas Kasihan II, Puskesmas Sewon II, Puskesmas Mlati II, Puskesmas Sedayu I

 Evaluasi

 

Jenis Kegiatan

Bobot

Nilai

Hasil

(BobotxNilai)

A. PROSES
CHT (Community Health Teaching)

30%

…………

………….

Mini C-Ex (Penyuluhan)

10%

…………

………….

Mini C-Ec (Media ajar)

 5%

………..

…………..

Case Reflection

5%

…………

…………..

Case Report Session

25%

………..

…………..

B. UJIAN AKHIR STASE
Examination

25%

…………

………….

JUMLAH (A+B)

100%

………….

C. Attitude/Kondite

Sufficient / Unsufficient

 

Kelulusan Nilai Bagian adalah > 65 (B) dengan Attitude/Kondite : Sufficient

b. Kepaniteraan Kedokteran Keluarga (KK)

<span style=

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Popular Posts

Jadwal Jiwa RS Grhas

Peserta Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Jiwa yang dimulai tgl ...

Undangan Workshop St

UNDANGAN Sabtu, 9 Mei 2012 Kepada Yth. : 1.      Pimpinan FKIK UMY 2.      ...

Forensik 21 Mei s.d

  Peserta Kepaniteraan Klinik bagian Ilmu Kedokteran Forensik yang dimulai tgl ...

Jiwa Grhasia Pakem 2

  Peserta Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Jiwa yang dimulai tgl ...

Jiwa RSJP Prof. Dr.

  Peserta Kepaniteraan Klinik Bagian Ilmu Kesehatan Jiwa yang dimulai tgl ...

Sponsors