Agung Nugroho AGRIBISNIS

Hanya Blog UMY situs lain

agung

KEMANDIRIAN PANGAN yakni kemampuan negara memproduksi Pangan dalam negeri untuk mewujudkan ketahanan Pangan dengan memanfaatkan sebesar-besarnya potensi sumber daya alam, manusia, sosial, ekonomi, dan kearifan lokal secara bermartabat.Namun sayang potensi sumber daya alam yang ada,malahan sepertinya “dirusak” sendiri ,sebagai akibat dari sumberdaya manusia yang berwawasan “jangka pendek”dalam pengelolaan konsep pertaniannya.

Adapun pengertian dari KETAHANAN PANGAN  adalah kondisi terpenuhinya pangan bagi negara sampai dengan individu, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, beragam, bergizi, merata, dan terjangkau serta sesuai dengan keyakinan, dan budaya, untuk dapat hidup sehat, aktif, dan produktif  secara berkelanjutan.

Faktanya hingga kini Indonesia masih mengimpor pangan untuk menjaga KETAHANAN PANGAN  nya. Dalam konteks itu, tidaklah aneh jika sejumlah kalangan termasuk anggota DPR RI mengingatkan pemerintah agar selalu mewaspadai potensi krisis pangan nasional. Memang wajar ketika ketersediaan pangan semakin tipis atau masyarakat tidak mampu menjangkau harga pangan yang terus naik, stakeholders pangan menekan pemerintah agar mengatasi persoalan itu.Salah satu cara klasik yang ditempuh pemerintah adalah dengan mendorong petani menggenjot produksi pangan baik dengan pola intensifikasi maupun ekstensifikasi pertanian.Intensifikasi pertanian adalah suatu usaha meningkatkan hasil pertanian dengan cara mengoptimalkan lahan yang sudah ada. agar hasil pertanian lebih banyak lagi semacam penambahaan pupuk, pemilihan bibit unggul, salauran air, irigasi, pemberantasan hama dengan baik dll. sedangkan ekstensifikasi pertanian adalah meningkatkan hasil pertanian dengan cara memeperluas lahan pertanian yang sebelumnya di manfaatkan sebagai lahan pertanian.

Tidak diragukan lagi bahwa pangan adalah komoditas politik dan ekonomi yang sangat strategis. Keberadaannya sangat menentukan kepentingan dan hajat hidup orang banyak sehingga tidak ada pilihan lain kecuali negara harus campur tangan terhadapnya. Negara atau pemerintah harus dapat memastikan bahwa barang strategis itu bukan hanya tersedia pasokannya dalam jumlah cukup, terjangkau dan berkualitas, tetapi harus bisa berujung pada kesejahteraan rakyat sebagaimana yang diamanatkan konstitusi. Indonesia memiliki potensi untuk mencukupi kebutuhan pangan rakyatnya jika kekayaan alam berupa tanah dan air yang ada dapat dikelola secara efektif dan efisien dengan senantiasa menjaga kelestariannya.Dengan semua potensi itu idealnya bangsa Indonesia bukan hanya mampu mencapai KETAHANAN  PANGAN  yang sangat kuat tetapi memiliki  KEMANDIRIAN PANGAN  dalam arti mampu memenuhi sendiri semua produksi dan mangatur distribusinya secara mandiri dan otonom. ketahanan dan kemandirian pangan adalah alat untuk mencapai tujuan dan bukan tujuan itu sendiri. Tujuannya adalah mencapai sebesar besarnya kesejahteraan dan kemakmuran rakyat. Jika melalui ketahanan pangan yang kuat tujuan itu bisa dicapai maka tidak ada salahnya jika konsep tersebut yang menjadi acuan bangsa ini dalam mengelola pangan. Adalah fakta bahwa bangsa Indonesia yang kaya potensi alam masih mengimpor pangan dari negara lain, perlu langkah mendasar untuk membenahi konsep pertanian kita

 

Tanah Indonesia yang sangat  subur, Idealnya Indonesia mampu memproduksi sejumlah jenis pangan utama dalam jumlah yang lebih dari cukup, dimana surplusnya bisa diekspor yang secara tidak langsung memperkuat posisi tawar Indonesia terhadap bangsa lain. Semua itu kata kuncinya terletak pada bagaimana mengelola dan mengotimalkan potensi tersebut. Dalam mengelola dan mengoptimalkan potensi tersebut mutlak adanya kerjasama yang sinergis diantara stakehoders dan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan begitu bukan hanya KEMANDIRIAN  PANGAN  yang bisa diwujudkan tetapi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang menjadi tujuannya.Sebagai “Rakyat”,mari kita kembali kepada aktifitas kita sebagai petani,yang dimulai dari  lahan pertanian kita sendiri.  Kita mulai saja dari mensejehterakan dan memakmurkan diri kita sendiri dengan meningkatkan produktifitas  pertanian kita.Kami meyakini betul ,apabila kita telah mampu melakukan ini,kelak akan dicontoh oleh teman se desa, kemudian kecamatan,ke Kabupaten, se Propinsi dan akhirnya ke SE LURUH BUMI PERTIWI.,KEMANDIRIAN dan   KETAHANAN  PANGAN, kita mulai dari kita sendiri.

 

Categories: Pertanian

About Agung Nugroho 20130220081

aku adalah agung nugroho,gak ada kata menyerah buat aku!!!

PROFIL AKU

Agung Nugroho 20130220081

aku adalah agung nugroho,gak ada kata menyerah buat aku!!!


Popular Posts

REAL MADRID CF

Sejarah Real Madrid | History Klub Real Madrid - Info Tim : Berdiri: ...

Peran Generasi Muda

  Peran Generasi Muda Dalam Pembangunan Pertanian sangatlah penting untuk meningkatkan ...

Kemajuan Sektor Pert

Sukoharjo sebagai salah satu kabupaten yang ada di Jawa Tengah ...

Pemanfaatan Blog unt

sekarang ini internet sangat merajalela, dalam kehidupan sehari-hari pasti kita ...

Kesan atau komentar

Pada awalnya saya tidak berpikiran sama sekali untuk mengambil jurusan ...