PERJUANGAN “TERBITLAH’ YANG BELUM USAI

0

images“Ibu kita kartini. Putri sejati. Putri yang mulia. Harum namanya”. Itulah sepenggal lirik lagu Raden Ajeng Kartini yang mengingatkan kita kepada sesosok pahlawan emansipasi wanita. Seorang pejuang revolusioner bagi kaum perempuan dimasanya. Dia adalah Raden Ajeng Kartini yang lahir pada April 21, 1879 di Jepara sebagai anak seorang bangsawan Jawa sebagai anak kelima dari sebelas bersaudara kandung dan tiri. Sebagai seorang anak bangsawan Kartini tentunya memiliki segala sesuatu dalam dirinya. Dia dihormati dan disenangi ban
Banyak orang karena perangainya yang baik dan bersahaja. Tetapi segala bentuk keistewaan dalam dirinya tidak mengantarkan dia sebagai orang yang sombong. Namun,Kartini mengarahkan pandangan hidupnya pada sebuah fenomena yang terjadi saat itu. Terlahir sebagai kaum hawa menggerakkan Kartini memperjuangkan hak-hak Srikandi Indonesia yang mana saat itu jauh dari kata dihargai,terutama kaum lelaki. Kemauan hati dia tidak hanya sebatas sebuah impian mulia yang ingin dia lakukan,tetapi dalam bentuk konkret Kartini menelurkan sebuah buku yang cukup fenomenal hingga masa kini. “Habis Gelap terbitlah Terang”. Tidak hanya sampai disitu,Kartini aktif dalam pergerakan organisasi yang menyuarakan hak –hak perempuan.
Keprihatinan Kartini terhadap kesamaan hak perempuan dan hak laki-laki mampu menstimulasi dan sebagai motivator untuk bergerak sebagai pioneer dalam memperjuangkan hak-hak Srikandi Indonesia. Eksistensi sosok kartini sebagai momentum perubahan dan penyatuan persepsi bahwa kesamaan ha kantar gender sudah tentu harus disetarakan. Alhasil,perjuangan seorang Kartini menemukan keberhasilan yang bias kita rasakan hingga saat ini. Dulu perempuan yang hanya berkutat dan ditakdirkan untuk mengurus sumur,kasur,dan dapur mengekspansi diri menuju kesejajaran dengan kaum Adam. Dizaman sekarang yang menganut persamaan hak sudah tentu seorang perempuan bias merambah ke dalam berbagai sendi kehidupan. Banyak wanita yang saat ini melakoni profesi seorang laki-laki seperti sopir,atlet,pilot,polisi dan pejebat daerah bahkan presiden sekalipun seperti Megawati Soekarnoputri yang membuktikan perempuan memiliki ruh kepemimpinan dalam diri yang terbalut lembut dan halus.
Meskipun di zaman kekinian telah kita rasakan hasil perjuangan Kartini masih terlihat beberapa batu sandungan dalam mewujudkan kesamaan azas hak-hak perempuan dan lelaki. Penyuaraan hak progresif masih terdapat beberapa kendala dalam penegakan kesamaan hak tiap gender. Sikap memandang sebelah mata terhadap kaum perempuan oleh kaum lelaki ketika menjadi leader dibeberapa sendi kehidupan menjadi sebuah pemandangan yang kontradiktif terhadap kesamaan hak yang nyaring disuarakan. Dominasi laki-laki masih kontras terlihaty hingga kini dalam berbagai bidang. Dalam panggung perpolitikan negeri ini,masih terlihat jumlah kaum perempuan yang duduk sebagai wakil rakyat sangat sedikit dalam memberikan sumbangsih pemikiran terhadap kesejahteraan rakyat
Disamping itu,kasus-kasus kekerasan kerap kali membayangi kaum perempuan pada masa kini. Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi bukti bahwa perempuan menjadi objek kekerasan dan pelampiasan amarah laki-laki. Kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya terjadi dalam bentuk fisik tetapi juga secara psikis sehingga mengganggu stabilitas kejiwaan perempuan yang menjadi korban. Trafficking dan pelecehan seksual dinegeri ini menunjukkan grafik yang meningkat secara nasional dari hasil akumulasi kejadian disetiap daerah di Indonesia. Hal ini jelas menegaskan bahwa penindasan terhadap perempuan terus mengintai sisi kehidupan kaum Kartini Indonesia. Lemahnya perlindungan secara hokum dan tebang pilih penyelesaian hokum ikut menjadi donator dalam perampasan hak-hak kaum hawa.
Sudah seharusnya persamaan hak antara laki-laki dan perempuan (gender) bisa disandingkan secara bersamaan tanpa ada perbedaan “kasta” hak dan kewajiban dalam persepsi perbedaan gender. Sudah waktu dan seharusnya bagi kaum Kartini Indonesia untu menegakkan hak progresif perempuan sehingga jalan perjuangan persamaan hak akan tetap bisa diperjuangkan sebagai sesuatu hal yang fundamentalis. Jayalah Kartini. Pelangi yang menghiasi dunia.

Hamkamnas dan Hamkamrata Terhadap Pertanian Di Indonesia

0

Indonesia-BangkitDewasa ini sistem ketahanan keamanan nasional dan sistem ketahanan keamanan rakyat terhadap sistem pertanian di Indonesia sudah semakin menurun. Hal ini dikarenakan berbagai pengaruh teknologi yang modern serta banyaknya pengaruh-pengaruh asing dari luar.

Pertanian yang mulanya menjadi faktor utama mata pencarian rakyat Indonesia pada masa dahulu, kini seakan telah digantikan dengan iming-iming gaji yang besar yang identik dengan serba siap saji. Hal ini tentunya semakin terpojoknya bidang pertanian dimata rakyat Indonesia.

Pemerintah yang menjadi peran primer dalam mengatasi permasalahan ini, seakan tutup mata terhada peristiwa tersebut. Belum lagi banyak diantara menteri-menteri yang mengatakan bahwa cara penaggulangan agar tidak menipisnya persediaan pangan diindonesia yaitu dengan impor rutin setiap tahunnya. Hal ini tentunya akan menyebabkan ketergantungan yang akan berkelanjutan.

Pertanian yang menjadi salah satu karakteristik Negara Indonesia kini seakan tidak ada lagi hingar bingarnya. Julukan yang didapatkan dari persatuan bangsa-bangsa ( PBB ) sebagai nama Macan Asia kini seakan lenyap begitu saja tanpa adanya sebab-sebab yang ilmiah. Banyak Negara-negara yang saat ini mengkalahkan Indonesia dari segi pertaniannya. Misalnya, Thailand, Malaysia, China, dan lain sebagainya. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

selengkapnya bisa dilihat disini

PROBLEMATIKA REKAYASA BUDIDAYA TANAMAN “ PERMASALAHAN PADA TANAMAN NANGKA “

0

imagesNangka merupakan tanaman buah berupa pohon yang berasal dari India dan menyebar ke daerah tropis termasuk Indonesia. Di Indonesia pohon ini memiliki beberapa nama daerah antara lain nongko/nangka (Jawa, Gorontalo), langge (Gorontalo), anane (Ambon), lumasa/malasa (Lampung), nanal atau krour (Irian Jaya), nangka (sunda). Beberapa nama asing yaitu: jacfruit, jack (Inggris), nangka (Malaysia), kapiak (Papua Nugini), liangka (Filipina), peignai (Myanmar), khnaor (Kamboja), mimiz, miiz hnang (laos), khanun (Thailand), mit (Vietnam).

Nangka terutama dipanen  pada  buahnya. “Daging buah” yang matang seringkali dimakan dalam keadaan segar, dicampur dalam es, dihaluskan menjadi minuman (jus), atau diolah menjadi aneka jenis makanan daerah : dodol nangka, kolak nangka, selai nangka, nangka goreng tepung, keripik nangka, dan lain – lain.

Nangka juga digunakan sebagai pengharum es krim dan minuman, dijadikan madu nangka, konsentrat atau tepung. Biji nangka, dikenal sebagai “beton”, dapat direbus dan dimakan sebagai sumber karbohidrat tambahan. Buah nangka muda sangat digemari sebagai bahan sayuran. Di Sumatera, terutama di Minangkabau, dikenal masakan gulai nangka. Di Jawa Barat buah nangka muda antara lain dimasak sebagai salah satu bahan sayur asam.
Di Jawa Tengah dikenal berbagai macam  masakan  dengan bahan dasar buah nangka muda (disebut gori), seperti sayur lodeh, sayur megena, oseng – oseng gori, dan jangan gori (sayur nangka muda). Di Yogyakarta nangka muda terutama dimasak sebagai gudeg. Sementara diseputaran Jakarta dan Jawa Barat, bongkol bunga jantan (disebut babal atau tongtolang) kerap kerap dijadikan bahan rujak.

Ketupat gulai nangka, contoh olahan dari “buah” nangka muda. Daun – daun nangka merupakan pakan ternak yang disukai kambing, domba maupun sapi. Kulit batangnya yang berserat, dapat digunakan sebagai bahan tali dan pada masa lalu juga dijadikan bahan pakaian. Getahnya digunakan dalam campuran untuk memerangkap burung, untuk memakal (menambah) perahu dan lain – lain.

Bu Kamtowiyono warga dusun Ngebel RT 01 Tamantirto-Kasihan-Bantul, memiliki sebidang lahan pekarangan yang ditanami berbagai jenis tanaman baik antar genus maupun antar spesies. Dari berbagai macam jenis tanaman yang ada, terdapat suatu keadaan yang menjadi titik permasalahan, yaitu pohon nangka yang tidak berbuah meskipun telah tumbuh selama 8 tahun. Selama 8 tahun, tanaman nangka tersebut hanya berbuah 1 kali dan tidak optimal, kemudian tidak pernah berbuah lagi. Biji berasal dari bibit asal-asalan yang dibeli tetapi tidak diketahui jenis varietas dan kualitasnya. Tanaman nangka Bu Kamto tertutup oleh tanaman yang lebih tinggi sehingga ada perbedaan tajuk tanaman. Perawatan tanaman jarang dilakukan hanya sebatas penyiangan,  pemangkasan cabang dan ranting juga tidak pernah dilakukan. Di satu sisi Pak Adiprayitno juga memiliki lahan pekarangan yang juga ditumbuhi tanaman nangka yang berumur 8 tahun dan berbuah setiap tahun. Tanaman nangka Pak Adit berbuah lebat dan buahnya besar-besar yang juga berasal dari bibit yang asal-usulnya tidak jelas. Tanaman nangka Pak Adit tidak terhalang oleh tanaman penaung yang menutupi. Namun pada tanaman nangka Pak Adit yang berbuah sering mengalami  pembusukan buah sehingga sebagian buahnya tidak produktif. Serangan hama Ulat diaphania caesalis yaitu penggerek pucuk pada tanaman nangka Pak Adit juga mengakibatkan pertumbuhan tanaman terhambat.

Untuk selengkapnya bisa di download disini

Melalui PIMNAS Jalan UMY Untuk Muda Mendunia

0

Assalamualaikum..
Kita pantas bersyukur dan berterima kasih kepada Allah SWT atas diselenggarakan untuk kesekian kalinya event-event besar di kampus kita tercinta,Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.Pada tanggal 9-14 Juli 2012 Insya Allah akan diadakan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional 2012 atau disingkat PIMNAS yang akan diikuti oleh ini 400 tim dari perguruan tinggi di seluruh Indonesia.Hal ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita sebagai civitas academica dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Menurut Rektor UMY Dasron Hamid Diperkirakan akan dihadiri 2000 mahasiswa peserta dan 500 dosen pendamping serta lebih dari 1000 peserta pendukung. Akan kami persiapkan sebaik mungkin, namun kami perlu waspadai kedatangan para suporter atau pendukung yang tentu belum bisa dipastikan berapa jumlahnya,” jelas Dasron, ketika menggelar jumpa pers di Bale Raos, Yogyakarta, Sabtu (28/4). (TRIBUNJOGJA.COM)
Sebelum kita membahas lebih jauh tentang PIMNAS alangkah lebih baiknya kita mengetahui “biografi” dari PIMNAS agar menjadi nilai tambah bagi kita dalam bentuk  add knowledge bagi diri kita sendiri.Video PIMNAS UMY bisa dilihat disini
1.Sejarah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional

Pada awalnya adalah kegiatan kemahasiswaan yang berupa lomba karya tulis dan karya ilmiah (LKIT & LKIM) pada sejumlah Universitas. Kemudian untuk lebih menggairahkan kreativitas maupun prestasi mahasiswa di seluruh Indonesia, pada tahun 1980 diadakan lomba tingkat Nasional yang disebut LKIM (Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa) di Universitas Indonesia.
Karena kegiatan ini ternyata sangat diminati oleh para mahasiswa di seluruh Indonesia maka kemudian diadakan secara rutin hampir setiap tahun, bahkan menjadi kegiatan yang paling dinanti baik oleh para mahasiswa secara individu maupun juga oleh Universitas/PT karena keberhasilannya akan mengangkat nama Universitas/PT tersebut. LKIM kemudian berubah nama menjadi PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional), dimana pada tahun ini adalah PIMNAS yang ke XXII.Tahun 2009 PIMNAS akan diadakan di Universitas Brawijaya, Malang, yang merupakan juara Umum tahun lalu (2008).

2.Tujuan PIMNAS

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional atau PIMNAS bertujuan sebagai menambah wawasan mahasiswa dari mulai kemampuan dalam bidang akademik dan komunikasi ilmiah untuk mengacu kreatifitas, pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Melalui PIMNAS dapat menghasilkan inovasi baru dengan adanya interaksi antara dosen dan mahasiswa agar inovasi tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat.
3.Program Kreativitas Mahasiswa yang dilombakan
Pada PIMNAS ada 6 Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang dilombakan yaitu:
a.PKM-Penelitian (PKM-P), program penelitian yang bertujuan antara lain: untuk mengidentifikasi faktor penentu mutu produk, menemukan hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih faktor, menguji cobakan sebuah bentuk atau peralatan, dll
b.PKM Penerapan Teknologi (PKM-T), merupakan program bantuan teknologi (mutu bahan baku, prototipe, model, peralatan atau proses produksi, pengolahan limbah, sistem jaminan mutu dll) atau manajemen pemasaran, pembukuan, status usaha dan lain-lain) atau lainnya bagi industri berskala mikro atau kecil (industri rumahan, pedagang kecil atau koperasi) sesuai kebutuhan calon mitra program.
c.PKM-Kewirausahaan (PKM-K), merupakan program pengembangan ketrampilan mahasiswa dalam berwirausaha dan berorientasi pada profit. Komoditas usaha yang dihasilkan dapat berupa barang atau jasa yang selanjutnya merupakan salah satu modal dasar mahasiswa berwirausaha dan memasuki pasar.
d.PKM-Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M), merupakan program bantuan ilmu pengetahuan,teknologi dan seni dalam upaya peningkatan kinerja, membangun keterampilan usaha, penataan danperbaikan lingkungan, penguatan kelembagaan masyarakat, sosialisasi penggunaan obat secara rasional, dll.
e.PKM-Gagasan Tertulis (PKM-GT), merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari ide atau gagasan kelompok mahasiswa. Gagasan yang dituliskan mengacu kepada isu aktual yang dapat ditemukan di masyarakat dan memerlukan solusi hasil karya pikir yang cerdas dan realistik.
f.PKM-Artikel Ilmiah (PKM-AI), merupakan program penulisan artikel ilmiah yang bersumber dari suatu kegiatan mahasiswa dalam pendidikan, penelitian atau pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukannya sendiri (studi kasus, praktek lapang, KKN, PKM, magang, dan lain-lain).

Selanjutnya setiap usulan dalam setiap bidang PKM dikelompokkan lagi ke dalam tujuh kelompok bidang ilmu, yaitu:
a.Bidang Kesehatan, meliputi: Farmasi, Gizi, Kebidanan, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, Psikologi.
b.Bidang Pertanian, meliputi: Kedokteran Hewan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan, Pertanian,Peternakan, Teknologi Pertanian.
c.Bidang MIPA, meliputi: Astronomi, Biologi, Geografi,Fisika, Kimia, Matematika.
d.Bidang Teknologi dan Rekayasa, meliputi:Informatika, Teknik, Teknologi Pertanian.
e.Bidang Sosial Ekonomi, meliputi: Agribisnis(Pertanian), Ekonomi, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.
f.Bidang Humaniora, meliputi: Agama, Bahasa, Budaya, Filsafat, Hukum, Sastra, Seni.
g.Bidang Pendidikan, meliputi Program Studi Ilmu-IlmuPendidikan di bawah Fakultas Kependidikan.

Melalui PIMNAS Jalan UMY Untuk Muda Mendunia

PIMNAS UMY 2012 merupakan ajang unjuk gigi bagi sejumlah Perguruan Tingi dan Swasta untuk menjadi yang terbaik melalui bentuk-bentuk penelitian yang penuh dengan kreatifitas,inovatif serta berwawasan tinggi.Lomba yang dikemas dalam skala Nasional akan menghadirkan suasana ajang yang sangat berkompeten dan mampu menjadi panggung pertarungan yang sangat sengit.Berbekal sebagai tuan rumah UMY bisa menjadikan ajang kreatifitas mahasiswa ini menjadi jalan utuk merintis dan mewujudkan Slogan UMY yang menggema yaitu “Muda Mendunia”.Melalui mahasiswa-mahasiswa UMY yang berkompeten,kreatif,dan inovatif UMY diharapkan mampu memberikan warna yang lebih beragam dalam kegiatan PIMNAS ini.Pemikiran pemuda UMY(dibaca:mahasiswa.red) UMY bisa menjadi yang terdepan dalam kegiatan ini meskipun halangan dan rintangan untuk “mendunia” dalam kegiatan PIMNAS nanti senantiasa menjadi duri dalam pijakan.Tetapi bermodal keyakinan dan tekad untuk menjadi pemenang UMY pasti bisa menjadi juara dalam kontes kreatifitas yang syarat dengan persaingan yang tinggi antar perguruan tinggi se-Indonesia.Penelitian-penelitian yang menang setidaknya mampu menjadi ladang untuk bertukar pikiran antar mahasiswa demi kemajuan Bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk penelitian yang bisa membawa perubahan.Bagi peserta dari seluruh wilayah Indonesia yang lolos selamat berjuang dan jadilah pemenang yang memegang tinggi sportifitas sehingga mampu memberikan persaingan yang sehat.Dan bagi yang belum mendapatkan kesempatan jangan berkecil hati karena kegagalan awal menuju kesuksesan diri.Berbuat untuk kemajuan Bangsa dan Negara tidak hanya diaplikasikan dalam bentuk suatu kegiatan tapi lakukanlah dari diri sendiri meskipun kecil tapi mampu membawa perubahan untuk bersama

SELAMAT BERTANDING
Wassalam..

KELEBIHAN DAN KELEMAHAN GREENHOUSE

0

Dunia pertanian kita masih demikian tergantungnya pada keadaan cuaca, bila terjadi perubahan musim, apalagi bila tidak terprediksi akan menyebabkan sulitnya menentukan jenis tanaman yang akan diproduksi. Jika musim hujan terlalu panjang akan menyebabkan banyaknya penyakit termasuk pembusukan akar. Jika musim terlalu kering akan menyebabkan tanaman kekurangan air, hama juga akan menyerang yang dapat menimbulkan kerugian.  Demikian pula pada saat tertentu suatu komoditas sulit ditemui mengakibatkan harganya demikian tinggi, sementara pada waktu lain kebanjiran produk menyebabkan harga anjlok, sehingga kerugian segera tiba.

Untuk itu perlu sekali mengurangi ketergantungan pada lingkungan luar menggantikan dengan mikroklimat yang diatur. Dengan demikian dapat dijadwalkan produksi secara mandiri dan berkesinambungan. Sehingga konsumen tidak perlu kehilangan komoditas yang dibutuhkan, juga kita tidak perlu membanjiri pasar dengan jenis komoditas yang sama yang menyebabkan harga anjlok.

  1. Meningkatkan hasil produksi

Pada luasan areal yang sama tingkat produksi budidaya di dalam green house lebih tinggi dibandingkan di luar green house. Karena budidaya di dalam green house kondisi lingkungan dan pemberian hara dikendalikan sesuai kebutuhan tanaman. Gejala hilangnya hara yang biasa terjadi pada areal terbuka seperti pencucian dan fiksasi, di dalam green house diminimalisir. Budidaya tanaman seperti ini dikenal sebagai hidroponik.

Kondisi areal yang beratap dan lebih tertata menyebabkan pengawasan dapat lebih intensif dilakukan. Bila terjadi gangguan terhadap tanaman baik karena hama, penyakit ataupun gangguan fisiologis, dapat dengan segera diketahui untuk diatasi

2.Meningkatkan kualitas produksi

Ekses radiasi matahari seperti sinar UV, kelebihan temperatur, air hujan, debu, polutan dan residu pestisida akan mempengaruhi penampilan visual, ukuran dan kebersihan hasil produksi.

Dengan kondisi lingkungan yang terlindungi dan pemberian nutrisi akurat dan tepat waktu, maka hasil produksi tanaman akan berkwalitas. Pemasakan berlangsung lebih serentak, sehingga pada saat panen diperoleh hasil yang lebih seragam, baik ukuran maupun bentuk visual produk.

3.Meminimalisasi pestisida

Green house yang baik selain dirancang untuk memberikan kondisi mikroklimat ideal bagi tanaman, juga memberikan perlindungan tanaman terhadap hama dan penyakit. Perlindungan yang umum dilakukan adalah dengan memasang insect screen pada dinding dan bukaan ventilasi di bagian atap. Insect screen yang baik tidak dapat dilewati oleh hama seperti kutu daun.

Pada beberapa green house bagian pintu masuknya tidak berhubungan langsung dengan lingkungan luar. Ada ruang kecil, semacam teras transisi yang dibuat untuk menahan hama atau patogen yang terbawa oleh manusia. Pada lantai ruang ini juga terdapat bak berisi cairan pencuci hama dan patogen. Untuk pintu dapat ditambahkan lembaran PVC sheet.

4.Aset dan performance

Saat ini sangat biasa orang membangun green house dengan sistem knock down. Dengan cara ini gren house bukanlah aset mati, manakala karena suatu hal ada perubahan kebijakan, maka struktur green house tersebut dapat dipindahkan atau mungkin dijual ke pihak lain yang memerlukan dengan harga yang proporsional.

Dengan adanya green house maka kesan usaha akan terlihat lebih modern dan padat teknologi. Hal ini tentunya akan meningkatkan performance petani atau perusahaan yang menggunakannya.

5.Sarana agrowisata dan media pembelajaran

Green house banyak juga digunakan sebagai ruang koleksi berbagai jenis tanaman bernilai tinggi. Di dalam green house pengunjung dapat melihat berbagai jenis tanaman yang menarik, bahkan langka, sehingga dapat menjadi daya tarik. Ada yang khusus mengkoleksi kaktus, anggrek atau berbagai jenis tanaman dengan suasana dibuat seperti di alam bebas. Di Indonesia green house seperti ini banyak ditemukan di berbagai kebun raya dan tempat agrowisata.Disamping itu juga,green house seringkali djadikan sebagai media penelitian atau wahana belajar lapangan dalam menunjang referensi-referensi pelajaran bagi para mahasiswa khususnya para mahasiswa yang terkait dengan dunia pertanian

Kelemahan Green House

Sebaiknya perlu diantisipasi beberapa kelemahan jika akan mendirikan bangunan ini utamanya dibutuhkan biaya investasi tinggi (overhead cost), menuntut ekstra perhatian dan perawatan sehingga sumberdaya manusia yang trampil dan berdedikasi menjadi kunci keberhasilan dalam optimalisasi pemanfaatan teknologi ini. Ukuran dan bahan materi, bentuk serta struktur green house sangatlah bervariasi sesuai dengan tujuan / kepentingan yang ingin diperoleh. Ukuran green house mulai 100 m2 hingga 10.000 m2 bahkan lebih.

Sedangkan bahan yang digunakan mulai yang sederhana terbuat dari lembar polythein, dilengkapi dengan atap dari lembar polycarbonate, gabungan
polythein dan shading net, otomatik dan semi otomatik hingga seluruhnya dikendalikan dengan sistem komputerisasi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keunggulan Pupuk Organik

1

A.Menyehatkan Lingkungan

Sebagai materi akhir atau sisa dari suatu proses pemakaian,sampah cenderung diatasi hanaya sebatas mengangkutnya dari tempat samapah di permukaan ke tempat pembuangan sampah akhir atau membakarnya.Padahal,jika dilihat dari jumlah penduduk yang terus meningkat,perubahan tingkat pola konsumsi,iklim dan musim,serta penyediaan kebutuhan hidup,cara seperti itu kurang mampu mengatasi masalah sampah.Sebab,sampah yang dihasilkan setiap hari terus meningkat dan dapat menimbulkan banyak masalah

Satu-satunya cara yagn efektif dan efisien adalah dengan mendaur ulang.Sampah anorganik bisa didaur ulang menjadi biji palstik,sedangkan sampah organik bisa diolah lagi menjadi kompos atau pupuk organik.Daur ulang sampah organik menjadi pupuk tidak hanya bisa menyuburkan tanaman,tetapi juga turut menyehatkan lingkungan.Selain itu,penggunaan pupuk organik juga tidak meninggalkan residu pada tanaman sehingga ama dikonsumsi.

B.Revatilisasi Produktivitas Tanah

Pada dasarnya,pemakaian pupuk anorganik terus menerus sampai pada tahap tertentu ternyata dapat berakibat buruk bagi kondisi hara tanah.Pupuk anorganik akan terakumulasi dalam tanah an meyebabkan kekurangan hara.Tanah yang sering diberi pupuk anorgaik lam kelamaan akan menjadi keras,sehingga sulit diolah dan mengganggu pertumbuhan tanaman.Karena itu,pemanfaatan pupuk organik untuk tanah pertanian sangat membantu memperbaiki struktur tanah,meningkatkan permeabilitas taah,dan mengurangi ketergantungan lahan pada pupuk anorganik.

Selain itu,pupuk organik juga berperan sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme tanah.Dengan demikian,adanya pupuk organik akan meningkatkan jumlah dua aktivitas mikroorganisme tanah,sehingga tanah menjadi gembur

C.Menekan Biaya Usaha Tani

Para petani umumnya lebih banyak menggunakan pupuk anorganik daripada pupuk organik.Menurut mereka,penggunaan pupuk anorganik lebih praktis daripada pupuk organik.Selain itu,hasilnya juga lebih cepat terlihat.Pada akhirnya petani menjadi tergantung dengan pupuk anorganik.Padahal harga dan ketersediaannya di pasaran cenderung fluktuatif.Pada saat pupuk anorganik sulit ditemukan di pasar,harganya pun menjadi mahal.Namun,para petani terpaksa membelinya karena sudah terbiasa dengan pupuk tersebut.Kondisi seperti ini akan sangat memberatkan beban petani.Karena itu,diperlukan sosialisasi yang berkesinambungan untuk memperkenalkan petani tentang keunggulan dan keuntungan pupuk organik dibandingkan dengan pupuk organik di pasaran biasanya lebih murah dibandingkan dengan harga pupuk anorganik.Karena itu,penggunaan pupuk organik bisa menekan biaya usaha tani dan juga meningkatkan hasil panennya.

D.Meningkatkan Kualitas Produk

Pada darsarnya,tanaman yang diberikan pupuk organik bisa lebih berkualitas.Tanaman sayuran yang diberi pupuk dengan pupuk organik akan lebih segar dan rasanya enak,serta daya simpannya lebih lama.Tanaman buah pun kualitasnya menjadi lebih baik dengan pupuk organik.Tanaman salak yang dipupuk menggunakan pupuk organik dapat menghasilkan buah yang rasanya lebih manis.Selain itu,daya fruitset atau persentase bunga yang menjadi buah jauh lebih banyak.Begiru pula makanan yang diolah dari bahan organik pun daya simpannya lebih lama.Nasi yang diolah dari beras organik bisa tahan selama 24 jam tanpa dimasukkan ke dalam alat pemanas elektrik(rice cooker),sedangkan nasi dari beras anorganik hanya tahan disimpan selama 12 jam.

IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

0
  1. PENDAHULUAN
  •  Latar Belakang

Setiap organisasi tidak dapat dipisahkan dari pendirinya. Demikian pula Muhammadiyah. Ia tidak dapat dipisahkan dari K.H.A. Dahlan dalam mengambil keputusan mendirikan Persyarikatan Muhammadiyah pada tahun 1912, itu dengan maksud agar gagasan dan pokok-pokok pikiran beliau dapat diwujudkan melalui Persyarikatan yang beliau dirikan itu. Beliau menyadari bahwa gagasan dan pokok-pokok pikiran itu tidak mungkin dapat diwujudkan oleh seorang secara sendiri-sendiri termasuk oleh beliau sendiri, tetapi harus oleh sekelompok orang secara bersama-sama dan bekerja sama.

Secara garis besar, pokok-pokok pikiran formal itu dapat dikelompokkan menjadi dua jenis pokok pikiran, yaitu pokok pikiran yang bersifat ideologis dan pokok-pokok pikiran yang bersifat strategis. Pokok-pokok pikiran yang dapat dikategorikan sebagai pokok pikiran yang bersifat ideologis, antara lain: Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah (Th. 1951), Kepribadian Muhammadiyah (1961), Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (Th. 1969) dan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (Th. 2000). Sedangkan pokok-pokok pikiran yang bersifat strategis, adalah berupa Khittah Perjuangan Muhammadiyah yaitu Langkah Muhammadiyah Tahun 1938-1940, Khittah Muhammadiyah Tahun 1956-1959 (Khittah Palembang), Khittah Ponorogo (Th. 1969), Khittah Ujung Pandang (1971), Khittah Surabaya (Th. 1978) serta Khittah Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

  •  Rumusan Masalah

1.Bagaimana definisi dari ideologi Muhammadiyah itu sendiri?

2.Apa saja konsep dan isi ideologi Muhammadiyah

3.Apa saja hambatan-hambatan ideologi Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya?

4.Bagaimana Solusi dan rencana pengembangannya?

  • Tujuan

1.Untuk mengetahui definisi dari ideologi Muhammadiyah

2.Untuk mengetahui konsep dan isi ideologi Muhammadiyah

3.Untuk mengetahui hambatan-hambatan ideologi Muhammadiyah dan bagaimana implementasinya

4. Untuk mengetahui solusi dan rencana pengembangan ideologi

  1. PEMBAHASAN
  • . DEFINISI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

Ilmu tentang ide-ide yang mengatasi paham teologis dan metafisik. Kemudian berkembang menjadi sistem keyakinan dan sistem paham yang mengandung  konsep, cara berfikir, cita-cita da strategi perjuangan mengenai kehidupan. Berarti, ideologi adalah suatu sistem paham tentang dunia dan berusaha untuk mengubah kehidupan berdasarkan sistem paham tersebut. Didalam idiologi terkandung aspek pandangan dunia (world view), teori maupun strategi perjuangan, dan strategi dalam memandang kehidupan dan melakukan perubahan-perubahan ke arah cita-cita sosial tertentu.

Dalam Muhammadiyah ideologi dapat dipahami sebagai sistem paham atau keyakinan dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan umat melalui gerakan sosial-keagamaan. Karena rujukan dasarnya adalah islam, maka idiologi muhammadiyah tidak akan bersifat dogmatik dan ekslusif secara taklid-buta, sehingga tetapi memiliki watak terbuka.

1.Landasan Normatif Ideologi Muhammadiyah

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung”.(QS. Ali ‘Imran/3:104)

 

Ma’ruf: segala perbuatan yang mendekatkan kita kepada Allah; sedangkan Munkar ialah segala perbuatan yang menjauhkan kita dari pada-Nya.

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS. Ali ‘Imran /3 :110)

  • KONSEP DAN ISI IDEOLOGI MUHAMMADIYAH

Muhammadiyah adalah suatu organisasi, merupakan alat perjuangan untuk mencapai suatu cita. Muhammadiyah didirikan diatas (berlandaskan) dan untuk mewujudkan pokok pikiran yang merupakan prinsip-prinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan nilai hidup Muhammadiyah secara ideologis.

Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu telah terkonsep dalam isi ideologi Muhammadiyah pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah.

Isi ideologi Muhammadiyah;

  1. Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah
  • Hakekat Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah pada hakekatnya merupakan ideologi Muhammadiyah yang memberi gambaran tentang pandangan Muhammadiyah mengenai kehidupan manusia di muka bumi ini, cita-cita yang ingin diwujudkan dan cara-cara yang dipergunakan untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Sebagai sebuah ideologi, Muqaddimah Anggaran Dasar menjiwai segala gerak dan usaha Muhammadiyah dan proses penyusunan sistem kerjasama yang dilakukan untuk mewujudkan tujuannya.

  • Kandungan Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah

Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah mengandung 7 (tujuh) pokok pikiran/ prinsip/ pendirian, yaitu;

a)       Pokok pikiran pertama:

“ Hidup manusia harus berdasar Tauhid (meng-Esakan) Allah; ber-Tuhan, beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah”.

b)       Pokok pikiran kedua:

“ Hidup manusia itu bermasyarakat”.

c)       Pokok pikiran ketiga:

“ Hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang haqiqi, didunia dan akhirat”.

d)      Pokok pikiran keempat:

“ Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/ masyarakat”.

e)       Pokok pikiran kelima:

“ Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang sebenar-benarnya, hanyalah akan dapat berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Muhammad SAW”.

f)        Pokok pikiran keenam:

“ Perjuangan mewujudkan pokok-pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil, bila dengan cara berorganisasi. Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaik-baiknya”.

g)       Pokok pikiran ketujuh:

“ Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan di muka itu, adalah yang dapat untuk melaksanakan ideologinya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya, ialah terwujudnya masyarakat adil dan makmur lahir batin yang diridhai Allah, ialah Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”

  1. Kepribadian Muhammadiyah

Kepribadian Muhammadiyah adalah rumusan yang menggambarkan hakekat Muhammadiyah, serta apa yang menjadi dasar dan pedoman amal usaha dan perjuangan Muhammadiyah, serta sifat-sifat yang dimilikinya. Kepribadian Muhammadiyah ini berfungsi sebagai landasan, pedoman dan pegangan bagi gerak Muhammadiyah menuju cita-cita terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Kepribadian Muhammadiyah ini muncul pada waktu kepemimpinan Bapak Kolonel H.M.Yunus Anis periode 1959-1962.

  1. Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah

Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah pada dasarnya merupakan rumusan ideologi Muhammadiyah yang menggambarkan tentang hakekat Muhammadiyah, faham agama menurut Muhammadiyah dan misi Muhammadiyah dalam kehidupan berbangasa dan bernegara.

MATAN “Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah” terdiri dari 5 angka.5 angka tersebut dibagi menjadi 3 kelompok:

  •  Kelompok Satu: Mengandung pokok-pokok persoalan yang bersifat ideologis, yaitu;

1)      Muhammadiyah adalah gerakan berasas Islam,bercita-cita dan bekerja untuk terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, untuk melaksanakan fungsi dan misi manusia sebagai hamba dan khalifah Allah dimuka bumi.

2)      Muhammadiyah berkeyakinan bahwa Islam adalah Agama Allah yang diwahyukan kepada para Rosul-Nya, sejak Nabi Adam, Nuh, Ibrahim, Musa, Isa dan seterusnya sampai kepada Nabi penutup Muhammad SAW sebagai hidayah dan rahmat Allah kepada umat manusia sepanjang masa dan menjamin kesejahteraan hidup materiil dan spiritual, duniawi dan ukhrawi.

  •  Kelompok Dua: Mengandung persoalan mengenai faham agama menurut Muhammadiyah, yaitu;

1)      Muhammadiyah dalam mengamalkan Islam berdasarkan: Al-qur’an dan Sunnah Rasul.

2)      Muhammadiyah bekerja untuk terlaksananya ajaran-ajaran Islam yang meliput bidang-bidang; Aqidah, Akhlaq, Ibadah dan Mu’amalat Duniawiyat.

  •  Kelompok Tiga: Mengandung persoalan mengenai fungsi dan misi Muhammadiyah dalam masyarakat Negara Republik Indonesia, yaitu;

1)      Muhammadiyah mengajak segenap lapisan bangsa Indonesia yang telah mendapat karunia Allah berupa tanah air yang mempunyai sumber-sumber kekayaan, kemerdekaan bangsa dan negara Republik Indonesia yang berfilsafat Pancasila, untuk berusaha bersama-sama menjadikan suatu Negara yang adil makmur dan diridhai Allah AWT. “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghaffur”.

  1. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah.

Pedoman Hidup Islam Warga Muhammadiyah adalah seperangkat nilai dan norma Islami yang bersumber Alqur’an dan As Sunnah menjadi pola bagi tingkah laku warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan sehari-hari sehingga tercermin kepribadian Islami menuju terwujudnya masyarakat utama yang diridhai Allah SWT.

  • HAMBATAN DAN IMPLEMENTASI

Menurut Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010, Dr. Sudibyo Markus, hambatan-hambatan yang terjadi dalam tubuh Muhammadiyah sekaligus dalam batang tubuh ideologi Muhammadiyah adalah

(1) Hambatan kultural; tarik menarik antara political disengagement dan civic engagement.

(2) Hambatan struktural; organisasi terlalu besar.

(3) Hambatan paradigmatik, dalam pelaksanaan fungsi khalifah, rahmatan dan risalah.

(4) Hambatan programatik, terjebak dalam kegiatan kelembagaan, kurang berfokus pada pendekatan ummah. Menjadi “pengrajin” amal usaha, melahirkan “pulau-pulau“ yang kurang tanggap terhadap lingkungannya.

  • SOLUSI DAN RENCANA PENGEMBANGAN

Dua prioritas Muhammadiyah dalam rangka pengembangan ideologi Muhammadiyah dengan tujuan akhir membumikan konsep masyarakat Islam sebenar-benarnya adalah [1] Back to Basics – peningkatan kapasitas lokal/komunitas/akar rumput dan [2] Go International. Keduanya berkaitan dengan peristiwa di tingkat global dengan akar rumput (out there phenomena dengan in here phenomena). Perlu diingat bahwa globalisasi merupakan jalan kembali ke kampung halaman. Dalam konteks ini globalisasi justru memberikan kesempatan untuk menemukan kembali kesadaran ’lokal’ kita dan memungkinkan terjadinya hibridasi kebudayaan (akomodasi: menyerap, dan akulturasi: mencyerap danmembagi).

Di dunia Internasional Muhammadiyah dianggap sebagai pilar Islam Moderat dan tonggak demokrasi di Indonesia. Banyak yang ingin membantu dan bekerjasama, salah satunya organisasi-organisasi yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI). Muhammadiyah menjadi salah satu dari inisiator organisasi ini. Isu bencana dalam community based disaster reduction management (CBDRM) merupakan bagian dari strategi makro Muhammadiyah sebagai Islamic Society/Civil Society yang bertumpu pada konsep surat Al-Ma’un, yang mengandung proses (1). Karitatif, (2). Pemberdayaan, (3). Takaful (modal sosial), (4). Ketahanan sosial, (5). Masyarakat yang beradab (civil society).

III. PENUTUP

A.            Kesimpulan

1.Dalam Muhammadiyah ideologi dapat dipahami sebagai sistem paham atau keyakinan dan teori perjuangan untuk mengimplementasikan ajaran islam dalam kehidupan umat melalui gerakan sosial-keagamaan. Karena rujukan dasarnya adalah islam, maka idiologi muhammadiyah tidak akan bersifat dogmatik dan ekslusif secara taklid-buta, sehingga tetapi memiliki watak terbuka.

2. Muhammadiyah adalah suatu organisasi, merupakan alat perjuangan untuk mencapai suatu cita. Muhammadiyah didirikan diatas (berlandaskan) dan untuk mewujudkan pokok pikiran yang merupakan prinsip-prinsip/ pendirian-pendirian bagi kehidupan dan perjuangan. Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu adalah hak dan nilai hidup Muhammadiyah secara ideologis.

Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian yang dimaksud itu telah terkonsep dalam isi ideologi Muhammadiyah pada Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah yaitu:

a)      Pokok pikiran pertama:

“ Hidup manusia harus berdasar Tauhid (meng-Esakan) Allah; ber-Tuhan, beribadah serta tunduk dan taat hanya kepada Allah”.

b)       Pokok pikiran kedua:

“ Hidup manusia itu bermasyarakat”.

c)       Pokok pikiran ketiga:

“ Hanya hukum Allah yang sebenar-benarnyalah satu-satunya yang dapat dijadikan sendi untuk membentuk pribadi yang utama dan mengatur ketertiban hidup bersama (masyarakat) dalam menuju hidup bahagia dan sejahtera yang haqiqi, didunia dan akhirat”.

d)      Pokok pikiran keempat:

“ Berjuang menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya, adalah wajib, sebagai ibadah kepada Allah berbuat ihsan dan islah kepada manusia/ masyarakat”.

e)       Pokok pikiran kelima:

“ Perjuangan menegakkan dan menjunjung tinggi agama Islam yang sebenar-benarnya, hanyalah akan dapat berhasil bila dengan mengikuti jejak (ittiba) perjuangan para Nabi terutama perjuangan Nabi Muhammad SAW”.

f)        Pokok pikiran keenam:

“ Perjuangan mewujudkan pokok-pikiran tersebut hanyalah akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan berhasil, bila dengan cara berorganisasi. Organisasi adalah satu-satunya alat atau cara perjuangan yang sebaik-baiknya”.

g)       Pokok pikiran ketujuh:

“ Pokok pikiran/ prinsip/ pendirian seperti yang diuraikan dan diterangkan di muka itu, adalah yang dapat untuk melaksanakan ideologinya terutama untuk mencapai tujuan yang menjadi cita-citanya, ialah terwujudnya masyarakat adil dan makmur lahir batin yang diridhai Allah, ialah Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya”

3. Menurut Ketua PP Muhammadiyah 2005-2010, Dr. Sudibyo Markus, hambatan-hambatan yang terjadi dalam tubuh Muhammadiyah sekaligus dalam batang tubuh ideologi Muhammadiyah adalah

(1) Hambatan kultural; tarik menarik antara political disengagement dan civic engagement.

(2) Hambatan struktural; organisasi terlalu besar.

(3) Hambatan paradigmatik, dalam pelaksanaan fungsi khalifah, rahmatan dan risalah.

(4) Hambatan programatik, terjebak dalam kegiatan kelembagaan, kurang berfokus pada pendekatan ummah. Menjadi “pengrajin” amal usaha, melahirkan “pulau-pulau“ yang kurang tanggap terhadap lingkungannya.

4. Dua prioritas Muhammadiyah dalam rangka pengembangan ideologi Muhammadiyah dengan tujuan akhir membumikan konsep masyarakat Islam sebenar-benarnya adalah [1] Back to Basics – peningkatan kapasitas lokal/komunitas/akar rumput dan [2] Go International. Keduanya berkaitan dengan peristiwa di tingkat global dengan akar rumput (out there phenomena dengan in here phenomena). Perlu diingat bahwa globalisasi merupakan jalan kembali ke kampung halaman. Dalam konteks ini globalisasi justru memberikan kesempatan untuk menemukan kembali kesadaran ’lokal’ kita dan memungkinkan terjadinya hibridasi kebudayaan (akomodasi: menyerap, dan akulturasi: mencyerap danmembagi).

Di dunia Internasional Muhammadiyah dianggap sebagai pilar Islam Moderat dan tonggak demokrasi di Indonesia. Banyak yang ingin membantu dan bekerjasama, salah satunya organisasi-organisasi yang tergabung dalam Humanitarian Forum Indonesia (HFI). Muhammadiyah menjadi salah satu dari inisiator organisasi ini. Isu bencana dalam community based disaster reduction management (CBDRM) merupakan bagian dari strategi makro Muhammadiyah sebagai Islamic Society/Civil Society yang bertumpu pada konsep surat Al-Ma’un, yang mengandung proses (1). Karitatif, (2). Pemberdayaan, (3). Takaful (modal sosial), (4). Ketahanan sosial, (5). Masyarakat yang beradab (civil society)

B.            Saran

Gerakan Muhammadiyah sejak awal berdirinya telah memiliki sebuah ideologi sesuai dengan semangat Islam sebagai rahmat bagi seluruh semesta. Ruh ideologi ini terartikulasi secara berbeda sesuai dengan perkembangan zaman guna menciptakan suasana kemajuan dan suasana ketentraman dalam arti”gembira”.Namun ‘maju dan gembira’ merupakan frasa yang seharusnya tidak pupus dalam cara kerja ideologi Muhammadiyah. Dalam konteks sekarang, maju dan gembira haruslah dimaknai dengan cara pandang baru, yakni:

- Menguatkan komitmen kepada kelompok yang tidak terlindungi (mustadl’afin) dan yang lemah (dlu’afa).

- Mobilisasi sumber daya yang ada di Muhammadiyah untuk keluar dari dominasi kekuatan pasar global.

- Membangun solidaritas kolektif dan membangun kohesivitas secara terstruktur.

- Mengembangkan modal sosial (social capital), sebagai kompensasi bagi hilangnya akses sumber daya alam dan meningkatkan kepercayaan ‘trust’ dalam manajemen sumberdaya manusia.

- Penyeimbang proses demokratisasi dan good governance.

IV. DAFTAR PUSTAKA

Hambali, A.2006. Ideologi dan Strategi Muhammadiyah. Suara Muhammadiyah. Yogyakarta: 174 hal.

Anonim.2011.Sejarah Organisasi. http://www.mdmc.or.id/index.php.

Di akses pada tanggal 05 Januari 2012 Pukul 15.34

 

 UMY link

 

 

 

 

PROSES TERJADINYA HUJAN

0

Air merupakan sumber daya alam yang vital bagi kelangsungan dan perkembangan makhluk hidup di seluruh dunia.Organisme hidup terdiri dari kurang lebih 60% air dan proses metabolisme dalam makhluk hidup juga membutuhkan air.Khususnya untuk manusia,iar yang dibutuhkan adalah air tawar yang siap dimanfaatkan.Air ini berasal dari tanah yang jumlahnya hanya 0,005% dari total air dibumi.Adanya air tawar bawah tanah ini tidak lepas dari adanya siklus air  di bumi,termasuk hujan

Terbentuknya hujan sangat dipengaruhi oleh konveksi di atmosfer bumi dan lautan.Konveksi adalah proses pemindahan panas ole gerak massa suatu fluida dari suatu daerah ke daerah lainnya.Konveksi bebas dalam atmosfer turut memainkan peran penting  dalam menentukan  cuaca sehari-hari,sedangkan konveksi di lautan merupakan mekanisme pemindahan panas global yang penting

Kedua konveksi di atas dapat digunakan untuk menjelaskan terjadiya awan hujan.Uap air yang berasal dari lautan bersama-sama dengan udara,ternagkat ke  atas akibat adanya gaya tekan hingga mencapai 12 km-18 km dan kemudin membentu awan.Gumpalan awan berdiameter 5 km  mengandung kurang lebih 5 x 108 kg air.Ketika campura uap air dan udara terkondensasi,maka terbentuk hujan yang membebaskan sekitar 108 J energi ke atmosfer (sebanding dengan energi listrik yagn digunakan oleh 100.000 orang dalam sebulan).Udara kemudiantertekan ke bawah bersama-sama dengan air sehingga membentuk curah hujan yang cukup besar.Curah hujan akan melemah seiring dengan berkurangnya energi disuplai oleh campuran air dan udara yang naik ke atas.

 

 

Sergio Ramos Cedera

3

Real Madrid harus menerima kenyataan tidak bisa menggunakan servis bek andalannya Sergio Ramos untuk beberapa pekan ke depan. Bek yang juga andalan timnas Spanyol ini dikabarkan harus menepi dari lapangan lantaran dibekap cedera.

Ramos jadi tumbal kemenangan telak El Real atas Savilla pada lanjutan La Liga akhir pekan kemarin. Dalam laga yang dimenangkan Madrid dengan skor 6-2 tersebut, Ramos diketahui bermain penuh selama 90 menit. Namun, usai pertandingan bek 25 tahun ini mengeluhkan sakit pada bagian pahanya.

Setelah menjalani pemeriksaan pada Minggu, kemarin, Ramos divonis mengalami kejang otot paha. Sebagaimana dikutip Yahoosports, Senin (19/12/2011), bek berambut gondrong ini pun harus menepi selama beberapa pekan.

Kondisi ini memaksa Ramos hanya jadi penonton saat Madrid menjamu klub divisi tiga, Ponferradina pada leg kedua babak 32 besar Copa Del Rey, Rabu (21/12/2011). Namun, dengan jeda libur Natal dan Tahun Baru yang lumayan panjang, Ramos diperkirakan sudah bisa kembali ke skuad saat Liga kembali begulir, awal Januari mendatang.

Sebelumnya, Ramos sempat berkicau melalui status akun twitternya yang berisi harapannya untuk “pulih secepatnya”.

perbedaan ekosistem padang rumput,perkebunan sawit,dan pekarangan

0

1.Ekosistem Padang rumput

Padang rumput merupakan area yang dipenuhi oleh rumput dan tanaman tak berkayu. Bioma padang rumput membentang mulai dari daerah tropis sampai dengan daerah beriklim sedang, seperti Hongaria, Rusia Selatan, Asia Tengah, Amerika Selatan, dan Australia. Ciri-ciri padang rumput:

  • Curah hujan antara 25 – 50 cm/tahun, di beberapa daerah padang rumput curah hujannya dapat mencapai 100 cm/tahun.
  • Curah hujan yang relatif rendah turun secara tidak teratur.
  • Turunnya hujan yang tidak teratur tersebut menyebabkan porositas dan drainase kurang baik sehingga tumbuh-tumbuhan sukar mengambil air.

Ekosistem padang rumput memiliki komponen penyusun yang relatif tinggi karena tingginya komponen biotik yang mendiami wilayah tersebut serta komponen abiotik yang mendukung.Banyaknya komponen penyusun yang terdapat dalam ekosistem tersebut memungkinkan tingkat kestabilitas relatif tinggi.Komponen biotik berupa produsen mampu untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan komponen konsumen serta siklus ekosistemnya dalam menanggapi setiap gangguan dari faktor lainnya sehingga setiap ekosistem memilki kekuatan dinamis yang akan berubah menjadi varaibel lentur untuk mengikuti perubahan ruang lingkup ekosistem dalam batas stabilitas tertentu.Produktivitas yang dimiliki oleh ekosistem padang rumput begitu produktif dan variatif karena kemampuannya menjaga kestabilan antar komponen seperti komponen produsen dan konsumen.Keeksistensi komponen produsen sebagai autotrof yang variatif dan kaya mampu menyediakan sumber makanan yang cukup untuk para komponen konsumen.

2.Ekosistem Perkebunan Sawit

Ekosistem perkebunan sawit adalah ekosistem setingkat dibawah ekosistem padang rumput sebagai puncak ekosistem dan setingkat di atas ekosistem pekarangan dalam hal perbandingan komponen penyusun,stabilitas ekosistem,dan produktivitas ekosistem.Merujuk dari tiga faktor perbandingan tersebut ekosistem perkebunan sawit belum mampu menyaingi ekosistem padang rumput.Alasannya adalah antara lain:

1.Dilihat dari aspek komponen penyusun masih kalah dengan ekosistem padang rumput.Kenapa?karena berubahnya ekosistem tersebut dari ekosistem hutan belantara ataupun padang rumput yang menjadi ekosistem perkebunan sawit secara tak langsung ikut mengubah komponen penyusun dari komponen lama menjadi komponen baru.Kompleksitas ekosistem perkebunan sawit pun menurun karena yang menjadi komponen utama ekosistemnya adalah tanaman sawit bukan beberapa tanaman yang bervariatif seperti ekosistem padang rumput.

2.Keanekaragaman hayati terutama komponen penyusun yang memegang peran penting berubah menjadi komponen penyusun yang bergantung kepada faktor luar seperti perlakuan manusia.Di ekosistem perkebunan sawit ini kestrukturan ekosistemnya berubah yaitu berupa ekosistem buatan manusia.Ekosistem buatan tentunya masih kalah dengan ekosistem alamiah yang mempunyai kevariatifan dalam berbagai aspek karena ekosisitem buatan adalah hasil tangan manusia jadi semuanya tergantung pada perlakuan manusia.

3.Stabilitas dan keseimbangan ekosistem perkebunan sawit sangat rendah karena tingkat kompleksitas kompenen ekosistem rendah yang berada dalam ekosistem perkebunan sawit tersebut sehingga kekuatan dinamis dan variabel kelenturan mengikuti perubahan ekosistem tersebut tidak fleksibel

4.Produktivitas yang dihasilkan oleh ekosistem tersebut bersifat homogen karena produktivitasnya hanyalah berupa produksi sawit.Kevariatifan produktivitas itu sekali kagi ditekankan karena adaya pola perubahan yang di ubah oleh manusia untuk kepentingan industri ekonomi bukan secara ekologi.

3.Ekosistem Pekarangan

Ekosistem pekarangan adalah salah satu contoh ekosistem yang diciptakan juga oleh manusia yang bertujuan untuk mempercantik halaman rumah ataupun lainnya.ekositem pekarangan merupakan bagian terkecil dari ekosistem padang rumput dan perkebumama sawit baik secara luas area,komponen penyusun,stabilitas,maupun produktivitas.Stabilitas ekositem pekarangana akan berada pada level tertentu.Stabilitas akan mampu tercipta apabila perubahan yang di adakan oleh manusia masih bisa diterima oleh sifat kelenturan ekosistem pekarangan tersebut.Dan sebaliknya ekosistem tersebut tidak akan mampu bertahan apabila sifat kelenturannya itu tidak bisa lagi menahan laju perubahan tersebut baik itu faktor intervensi manusia maupun faktor alam seperti cuaca,perubahan ph tanah,kelembaban dan lainnya.Komponen penyusun yang membentuk ekosistem tersebut menentukan titik keseimbangan ekosistem pekarangan.Sedikitnya kompleksitas komponen maka akan semakin sulit untuk mencapai keseimbangan dan sebaliknya.Kompleksitas komponen tersebut bisa berasal dari alam yang memang sudah ada sebelum adanya tambahan komponen lainnya dari manusia.Jadi kompleksitas komponen ekosistem pekarangan tergantung kepada kompleksitas komponen sebelum di ubah manusia baik itu berupa penambahan atau pengurangan komponen ekosistem tersebut.

Untuk aspek produktivitas kita kembali lagi kepada peran manusia terhadap ekosistem tersebut.produktivitas akan bervariatif jika banyaknya komponen yang dibuat oleh manusia terhadap aspek ekosistem tersebut.Sebagai contoh jika suatu pekarangan oleh pemiliknya ditanam berbagai jenis tanaman seperti pohon manggga,rambutan,lengkeng,jeruk,jambu air dan lainnya.Keanekaragaman tanaman seperti ini tentunya akan menimbulkan produktivitas yang bervariatif dalam ekosistem tersebut dibandingkan dengan ekositem perkebunan sawit yang produktivitasnya hanyalah sawit yang bersifat monoton.

 

 

 

 

 

 

Go to Top