mahasiswa ilmu ekonomi2016

cintailah produk produk indonesia

UK 1 PEREKONOMIAN INDONESIA

Posted by 20160430169 0 Comment

1. How is the Economy condition of Indonesia in last 5 years?
TAHUN 2013
Tahun 2013 adalah tahun penuh perubahan dan tantangan bagi perekonomian Indonesia. Di tengah berbagai masalah struktural yang belum terselesaikan, perubahan kondisi ekonomi global di tahun 2013 memunculkan ancaman terhadap stabilitas makroekonomi dan kesinambungan pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi Indonesia terus turun 6,23 persen pada 2012, pertumbuhan ekonomi 2013 berada dibawah 6 persen. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2013 sebesar hanya 5,78 persen. Angka tersebut turun dibandingkan sepanjang 2013 sebesar 6,23 persen. Hal ini disebabkan negara-negara yang tadinya terdampak krisis global seperti China dan Amerika Serikat mulai pulih. Bahkan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang tadinya diprediksikan hanya 1,6 persen, realisasinya 1,9 persen. Pertumbuhan terjadi di semua sektor ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi di sector pengangkutan dan komunikasi sebesar 10,19 persen dengan nilai Rp 292,4 triliun. Berturut-turut disusul sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan dengan pertumbuhan 7,56 persen dengan nilai Rp 272,1 triliun. Sektor ketiga yang mengalami pertumbuhan signifikan adalah konstruksi, dimana mencatat pertumbuhan 6,57 persen dengan nilai Rp 182,1 triliun. Sementara itu pertumbuhan sektor pertambangan dan penggalian tercatat paling kecil sebesar 1,34 persen dengan nilai Rp 195,7 triliun.
TAHUN 2014
Tahun 2014 ternyata kembali menjadi tahun yang penuh tantangan bagi perekonomian Indonesia. Kondisi ekonomi global tidak secerah prakiraan semula. Pemulihan memang terus berlangsung di berbagai ekonomi utama dunia, namun dengan kecepatan yang tidak sesuai dengan harapan dan tidak merata.
Defisit transaksi berjalan turun
menjadi 3,0% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Pertumbuhan ekonomi yang
melambat serta penurunan harga komoditas telah
memberikan tekanan terhadap sisi penerimaan fiskal. Ditengah tekanan pada sisi penerimaan, masih tingginya beban subsidi energi mendorong pemerintah menempuh kebijakan penghematan belanja agar defisit fiscal tidak melampaui target 2,4% dari PDB dibandingkan tahun 2013 yang sebesar 3,2% dari PDB. Di sektor keuangan, permasalahan struktural ditandai oleh pasar keuangan Indonesia yang masih dangkal dan meningkatnya ketergantungan pada pembiayaan eksternal. Pasar keuangan Indonesia yang dangkal belum mampu menyediakan instrumen dan opsi pembiayaan investasi yang memadai. Secara ­umum, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2014 didorong oleh aktivitas perekonomian di Pulau Jawa yang tumbuh 5,59 persen dan Pulau Sumatera sebesar 4,66 persen. Perekonomian Indonesia tahun 2014 diprakirakan tumbuh sebesar 5,1%, melambat dibandingkan pada tahun sebelumnya dengan nilai 5,8%. Dari sisi eksternal, perlambatan tersebut terutama dipengaruhi oleh ekspor yang menurun akibat turunnya permintaan dan harga komoditas global, serta adanya kebijakan pembatasan ekspor mineral mentah. Meskipun ekspor secara keseluruhan menurun, ekspor manufaktur cenderung membaik sejalan dengan berlanjutnya pemulihan AS. Dari sisi permintaan domestik, perlambatan tersebut didorong oleh terbatasnya konsumsi pemerintah seiring dengan program penghematan anggaran

TAHUN 2015

Di tengah berbagai upaya yang terus ditempuh untuk mengatasi berbagai permasalahan struktural di dalam negeri, perekonomian Indonesia selama tahun 2015 dihadapkan pada rangkaian kejutan eksternal dalam perekonomian global, yang berdampak ke Indonesia baik melalui jalur keuangan maupun perdagangan. Pemulihan ekonomi global ternyata tidak sesuai harapan, berjalan lambat, tidak berimbang, dan masih penuh ketidakpastian. Perekonomian Indonesia tahun 2015 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp11.540,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp45,2 juta atau US$3,377.1.
Ekonomi Indonesia tahun 2015 tumbuh 4,79 persen melambat bila dibanding tahun 2014 sebesar 5,02 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 10,06 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah sebesar 5,38 persen Ekonomi Indonesia triwulan IV-2015 bila dibandingkan triwulan IV-2014 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,04 persen tertinggi dibanding triwulan-triwulan sebelumnya tahun 2015, yaitu masing-masing sebesar 4,73 persen (triwulan I); 4,66 persen (triwulan II) dan 4,74 persen (triwulan III). Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Keuangan dan Asuransi sebesar 12,52 persen. Dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT sebesar 8,32 persen. Ekonomi Indonesia triwulan IV-2015 dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) mengalami kontraksi 1,83 persen. Dari sisi produksi, hal ini disebabkan oleh efek musiman pada Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan yang mengalami kontraksi 23,34 persen. Dari sisi pengeluaran disebabkan oleh penurunan Ekspor neto. Struktur ekonomi Indonesia secara spasial Tahun 2015 didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Kelompok provinsi di Pulau Jawa memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yakni sebesar 58,29 persen, diikuti oleh Pulau Sumatera sebesar 22,21 persen, dan Pulau Kalimantan 8,15 persen.
TAHUN 2016
pada 2016 tercatat sebesar 5,02%, membaik dibandingkan tahun 2015 yang sebesar 4,88%, sesuai dengan prakiraan Bank Indonesia. Secara triwulanan, ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2016 tumbuh sebesar 4,94% (yoy), sedikit lebih rendah dibanding capaian triwulan sebelumnya yang sebesar 5,01% (yoy) terutama akibat melambatnya konsumsi pemerintah sejalan dengan kebijakan penghematan belanja pemerintah. Pertumbuhan ekonomi tahun 2016, khususnya di triwulan IV didukung oleh pertumbuhan konsumsi rumah tangga, perbaikan kinerja investasi, dan peningkatan ekspor. Konsumsi RT masih tumbuh cukup kuat didukung oleh terkendalinya inflasi. Peningkatan kinerja investasi terutama didorong oleh pertumbuhan investasi nonbangunan dalam bentuk kendaraan dan peralatan lainnya. Perbaikan ini terindikasi pada kinerja sektor pertambangan dan perkebunan yang meningkat. Di sisi lain, investasi bangunan masih melambat sejalan dengan belum kuatnya dukungan investasi sektor swasta. Sementara itu, kinerja ekspor menunjukkan perbaikan yang signifikan seiring dengan mulai meningkatnya harga beberapa komoditas seperti harga batubara dan CPO.
TAHUN 2017
mencatat pertumbuhan ekonomi 2017 hanya 5,07 persen dari target 5,2 persen dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan 2017. Hal ini tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV 2017 yang hanya sebesar 5,19 persen. perekonomian Indonesia 2017 ini yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp13.588,8 triliun dan PDB perkapita mencapai Rp51,89 juta atau US$3.876,8 Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 9,81 persen. Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 9,09 persen. Tidak tercapainya target pertumbuhan ekonomi 2017 ini sudah diperkirakan sebelumnya menilai target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen akan susah tercapai. Hal itu berdasar pada pertumbuhan ekonomi di dua kuartal tahun 2017 yang hanya mencapai 5 persen
https://www.bi.go.id/

2. In this 4th Industry revolution era, how is the opportunity of Indonesia to become developed country? (20)
Secara astronomis, Indonesia terletak pada antara 95⁰ BT – 141⁰ BT dan 6⁰ LU – 11⁰ LS. Indonesia memiliki iklim tropis dengan ciri suhu dan curah hujan yang tinggi sangat mendukung aktivitas pertanian dan perkebunan, diantaranya rempah-rempah, kedelai dan buah-buahan. Keuntungan dari lokasi Indonesia secara astronomis adalah memiliki berbagai jenis hasil pertanian sebagai sumber devisa negara.
Secara geografis, Indonesia terletak diantara dua Benua Asia dan Benua Australia. Samudra yang mengapit Indonesia adalah Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Posisi ini membuat Indonesia dilalui oleh jalur pelayaran Internasional yang ramai. Lokasi Indonesia pada posisi silang membawa dampak negatif bagi kehidupan bangsa, antara lain masuknya pengaruh asing yang merusak mudah masuk ke Indonesia, terjadinya akulturasi dan asimilasi. Akibat dari letak geografis di wilayah Indonesia bertiuplah angin muson. Bertiupnya angin muson berdampak pada pola curah hujan, wilayah bagian Barat Indonesia mendapatkan curah hujan yang lebih banyak dibandingkan bagian Timur.
Secara geologis, Indonesia berada pada jalur pertemuan tiga lempeng yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Hindia. Dengan demikian menyebabkan seringnya terjadi gempa dan letusan gunung api di Indonesia. Selain itu Indonesia mempunyai keuntungan berupa potensi bahan tambang yang besar berupa sumber energi dan mineral, yang telah dimanfaatkan dengan melakukan eksploitasi.
Potensi Sumber Daya Alam Indonesia
Sumber Daya Alam berdasarkan materi pembentukannya dibedakan atas organik dan anorganik. Sumber daya alam potensial adalah SDA yang masih berada ditempat aslinya.

SDA organik contoh tumbuhan dan hewan
SDA anorganik contoh sinar matahari, angin, udara, tanah, air. SDA ini tidak dikhawatirkan akan habis.
SDA aktual contoh briket batubara, air minum kemasan
– SDA yang dihasilkan dari proses vulkanisme antara lain emas, perak, biji besi
– Sumber daya strategis artinya menguasai hajat hidup orang banyak
– SDA akuatik ( perairan ) antara lain rumput laut
– Manfaat SDA dalam pembangunan antara lain sebagai sumber devisa Negara
– Kekayaan SDA berupa hutan, minyak, gas, dan jenis mineral seperti tembaga, nikel, dan timah, sumber daya energi seperti panas bumi, energi surya, angin, dan energi ombak.
Gambaran umum kekayaan SDA
Hutan
Negara-negara yang kaya hutan adalah Brazil, Zaire, dan Indonesia.
Hutan di Indonesia dibedakan menjadi
Hutan produktif, adalah hutan yang sengaja ditanam untuk diambil kayunya
Hutan konservasi, adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. Kawasan konservasi dalam bentuk taman nasional, suaka marga satwa, cagar alam, dan taman hutan rakyat ( tahura ).
Hutan lindung, adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi laut, dan memelihara kesuburan tanah.
Minyak Bumi (petroleum), merupakan cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar yang terdapat pada lapisan teratas dari beberapa area di kerak bumi. Minyak bumi dimanfaatkan sebagai sumber energi kendaraan bermotor, mesin pabrik, dan listrik. Negara-negara penghasil minyak bumi adalah Saudi Arabia, Rusia, AS, dan termasuk Indonesia
Batu Bara, merupakan bahan bakar fosil yang terbentuk dari tumbuhan yang mati dan kemudian tertimbun selama jutaan tahun. Negara-negara penghasil batu bara adalah China, AS, India, Australia, Indonesia, Rusia, Afrika Selatan, Jerman, Polandia, dan Kazakhstan
Gas Alam. Negara-negara yang memiliki cadangan gas alam adalah Rusia, Iran, Qatar, Malaysia, dan Indonesia
Sumber Daya Laut. Negara-negara produksi ikan tangkap adalah China, Peru, dan Indonesia. Untukproduksi ikan budi daya adalah China, India, Vietnam, dan Indonesia
Potensi Sumber daya Manusia
SDM menjadi modal sangat penting dalam pembangunan. Untuk mencapai kemakmuran maka perlu meningkatkan kualitas SDM dan IPTEK. Indonesia memiliki jumlah penduduk usia kerja yang sangat besar. Jumlah penduduk yang sangat besar mempunyai keuntungan, yaitu sebagai sumber tenaga kerja /tidak kekurangan tenaga kerja dan sebagai pasar bagi produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan atau industri. Walaupun jumlah tenaga kerja Indonesia sangat besar, tetapi masih menyimpan sejumlah masalah yaitu kualitas yang rendah, jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan kesempatan kerja, persebaran tenaga kerja yang tidak merata, dan pengangguran yang masih cukup besar. Upaya untuk mengatasi rendahnya kualitas tenaga kerja antara lain dengan memberikan penyuluhan-penyuluhan dan ketrampilan-ketrampilan. Upaya untuk mengatasi besarnya jumlah pengangguran antara lain adalah membuka lapangan kerja, mendirikan pusat latihan kerja, dan transmigrasi.
https://officialtofm.wordpress.com

3. Please explain how does politics affect economic outcomes? Give examples! (20)

Politik memang suka membaur kemana mana dan ikut campur dalam berbagai hal itu tidak bisa dipungki bahkan dalam olahraga saja politik masih saja ikut andil Dunia politik sangat berpengaruh terhadap kemajuan ekonomi suatau bangsa atau daerah. Dalam pengembangan ekonomi, sangatlah penting mempertimbangkan risiko politik dan pengaruhnya terhadap kelangsungan ekonomi. Hal ini patut dipertimbangkan karena perubahan dalam suatu kebijakan politik di suatu negara atau wilayah akan dapat menimbulkan dampak besar pada sektor keuangan, bisnis dan perekonomian negara atau wilayah tersebut. Risiko politik umumnya berkaitan erat dengan pemerintahan serta situasi politik dan keamanan di suatu negara atau wilayah.
Sebenarnya setiap tindakan dalam organisasi bisnis adalah politik, kecuali organisasi charity atau sosial. Faktor-faktor tersebut menentukan kelancaran berlangsungnya suatu kegiatan ekonomi atau bisnis. Oleh karena itu, jika situasi politik mendukung, maka bisnis secara umum akan berjalan dengan lancar. Dari segi pasar saham, situasi politik yang kondusif akan membuat harga saham naik. Sebaliknya, jika situasi politik yang tidak menentu, maka akan menimbulkan unsur ketidakpastian dalam bisnis. Dalam konteks ini, kinerja sistem ekonomi-politik sudah berinteraksi satu sama lain, yang menyebabkan setiap peristiwa ekonomi-politik tidak lagi dibatasi oleh batas-batas tertentu Sebagai contoh, IMF atau Bank Dunia, atau bahkan para investor asing mempertimbangkan peristiwa politik suatu negara dan lebih merefleksikan kompromi-kompromi antara kekuatan politik nasional dan kekuatan-kekuatan internasional. Tiap pembentukan pola bisnis juga senantiasa berkait erat dengan politik.

4. Please give the data of your province budget! And explain!
https://www.bi.go.id/id/publikasi/kajian-ekonomi-regional/jambi/Pages/Kajian-Ekonomi-dan-Keuangan-Regional-Provinsi-Jambi-Agustus-2017.aspx
pertumbuhan perokonomian di provinsi jambi pada data yang tertera diatas mengalami sedikit kemajuan dari tahun sebelumnya dikisaran 4,13-4,53% (yoy) pertumbuhan ekonomi disektor utama provinsi jambi yaiut pertanian kehutanan, perikanan, sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan. Namun kemiskinan masih terus menjadi permasalahan karna semakin meningkat setiap tahunnya
6.Explain the function of “APBN” in Indonesia and give the example!
APBN merupakan nama lain dari Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara, yakni suatu rencana perekonomian dalam suatu pemerintahan. Bentuknya serupa daftar yang sudah di sesuaikan dengan skala prioritas yang memuat dari berbagai sumber sumber pendapatan dalam bentuk keuangan dan infestasi suatu negara. Selain itu juga di muat beberapa pengeluaran yang sudah di rancang sesuai dengan skala prioritas serta kisaran anggaran yang akan di hasilkan. Biasanya rancangan ini di susun selama dalam waktu pemerintahan satu tahun terhitung dari 1 Januari sampai dengan 31 Desember. Semua yang sudah di tulis dalam APBN tidak semata mata sesuai dengan kebutuhan presiden, namun sesuai dengan kebutuhan rakyat negara.
Fungsi alokasi
Dana yang ada dalam APBN bisa di pakai untuk mengatur dana yang ada dari seluruh pendapatan negara pada pos pos belanjaan yang berguna untuk mengadakan barang-barang serta berbagai jasa public yang sudah beroperasi. Selain itu juga berguna untuk pembiayaan adanya pembangunan yang bersifat milik pemerintah
Fungsi distribusi
Berguna untuk mencapai sama rasa dan sama rata antar wilayah dan daerah, sehingga kelas social dan geps antara rakyat satu dengan lainnya akan terkurangi. Selain itu, dana juga di gunakan untuk kepentingan bersama seperti pembangunan sarana pemerintahan yang nantinya akan kembali ke tangan rakyat dalam bentuk lain, misalnya subsidi, beasiswa, dana pension, serta yang lainnya. Bentuk dana dari bagian ini akan bersifat seperti payment transfer, yakni pengalihan pembiayaan yang berasal dari satu sector ke pada sector lainnya.
https://jmmymartin.wordpress.com/2011/04/17/fungsi-apbn/

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

20160430169


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

uk 1 ekonomi publik

ekononomi publik (20160430169)

annotated bibliograp

DAMPAK OTONOMI KEUANGAN DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Oleh :Nurhemi Guruh Suryani Penulis ...

perekonomian indones

dreams (expectations) after finish this semester 1- Menjadi pribadi yang berguna bagi ...

UK 1 PEREKONOMIAN IN

1. How is the Economy condition of Indonesia in last 5 ...