Cara Memperbanyak Air Ketuban: Apa Yang Perlu Diketahui?

cara memperbanyak air ketuban

Salah satu cara untuk menjaga bayi di dalam rahim agar tetap sehat adalah dengan memperbanyak air ketuban. Air ketuban adalah cairan yang menutupi janin di dalam rahim. Cara memperbanyak air ketuban perlu diperhatikan karena jika wanita hamil yang mengalami kekurangan pada air ketuban, maka terjadi risiko bayi lahir prematur.

 

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, setiap wanita yang hamil perlu menjaga volume ketuban sebanyak-banyaknya. Wanita yang mengalami kekurangan pada volume ketuban, istilahnya disebut sebagai oligohidramnion.

 

Cara Memperbanyak Air Ketuban

 

Oligohidramnion tidak hanya terjadi karena kekurangan ketuban, melainkan juga karena tekanan darah dan kelainan genetik. Jika wanita hamil selama kurang dari 36 minggu dan volume ketuban belum mencapai maksimal, dokter akan merekomendasikan cara memperbanyak air ketuban melalui hal berikut:

  • Minum air lebih banyak

Jika wanita hamil minum air mineral banyak, maka jumlah atau volume air ketuban akan meningkat. Dokter akan menganjurkan wanita hamil agar tetap terhidrasi selama menjalani masa kehamilan selama 37 hingga 41 minggu.

  • Amnionfusi

Amnionfusi adalah rekomendasi lain dari dokter untuk menjaga volume air ketuban tetap tinggi. Caranya adalah dengan memasukkan larutan garam atau saline ke dalam kantung ketuban melalui serviks.

 

Berdasarkan penelitian dari UNC School of Medicine di Amerika, cara ini merupakan cara efektif agar volume air ketuban terjaga dengan baik.

  • Amnionsentesis

Amnionsentesis dapat dilakukan bagi wanita hamil yang memiliki jumlah air ketuban sedikit. Caranya dengan memasukkan cairan ke dalam kantung ketuban dengan menggunakan jarum suntik berukuran kecil, lalu ditusukkan ke dalam perut ibu hamil.

  • Infus cairan

Jika wanita hamil mengalami kekurangan pada volume air ketuban yang disebabkan oleh mual atau muntah, cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan infus cairan untuk menambah cairan di dalam tubuh.

  • Mencegah volume rendah pada air ketuban

Wanita hamil juga perlu menjaga volume air ketuban yang ada di dalam tubuh, dan jika kurang, perlu diselidiki oleh dokter dan dokter akan memberikan penanganan yang tepat atas masalah tersebut.

  • Istirahat

Air ketuban bisa dijaga dengan beristirahat yang cukup seperti berbaring di tempat tidur, atau setidaknya di sofa. Berbaring di tempat yang nyaman seperti kasur atau sofa dapat membantu meningkatkan aliran darah ke plasenta.

  • Konsumsi makanan yang sehat

Wanita hamil juga perlu menerapkan pola makan yang sehat seperti sayur dan buah. Mereka sebaiknya hindari makanan yang berlemak karena dapat mempengaruhi volume air ketuban.

 

Volume Air Ketuban

 

Wanita hamil perlu tetap menjaga volume air ketuban supaya mencegah bayi lahir secara prematur. Volume air ketuban yang perlu diisi adalah sebesar 5 sampai 25 cm. Jika kurang, maka mereka perlu melakukan cara yang dijelaskan di atas.

 

Penyebab Rendahnya Air Ketuban

 

Wanita yang mengalami kekurangan volume air ketuban bisa saja disebabkan oleh faktor sebagai berikut:

  • Ketuban pecah secara dini

Ketuban pecah, terutama jika terjadi secara dini, adalah salah satu faktor yang memicu penurunan volume air ketuban. Masalah ini sebaiknya perlu ditangani oleh tenaga medis.

  • Kondisi cacat lahir

Penyebab lain yang memicu penurunan volume air ketuban adalah seorang ibu yang mengalami kondisi cacat lahir atau masalah fisik pada janin.

  • Kondisi medis ibu

Wanita hamil bisa saja mengalami penyakit yang diidap sehingga menyebabkan volume air ketuban rendah. Beberapa kondisi yang memicu hal tersebut adalah diabetes, tekanan darah tinggi, dan obesitas.

 

Cara memperbanyak air ketuban cukup mudah untuk dilakukan. Namun jika seseorang mengalami kelebihan pada air ketuban, dapat memicu gangguan kesehatan yang disebut polihidramnion.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar