Penyakit Herpes Muncul, Bagaimana Bisa Terjadi?

Penyakit herpes digolongkan menjadi dua jenis, yaitu herpes genital dan herpes oral. Herpes genital adalah gejala yang terjadi pada alat kelamin. Herpes oral terjadi melalui mulut. Penyakit herpes juga menyebabkan luka sehingga terjadi nyeri pada tubuh manusia melalui virus.

Herpes genital dan herpes oral terlihat sama. Namun, kedua jenis tersebut memiliki peran yang berbeda. Herpes genital terjadi pada alat kelamin atau bagian bawah tubuh yang meliputi vulva, vagina, anus, penis, skrotum, bokong, dan paha. Herpes oral terjadi pada bagian atas tubuh yang meliputi bibir, lidah, gusi, dan tenggorokan.

Kedua jenis herpes dipengaruhi dengan virus herpes simpleks (HSV) yang terdiri dari dua bagian, yaitu HSV-1 dan HSV-2. Virus HSV-1 biasanya terjadi pada herpes oral, sedangkan virus HSV-2 biasanya terjadi pada herpes genital, atau terkadang sebaliknya. Virus kedua herpes menyebabkan luka dingin atau demam pada tubuh.

 

Herpes Genital

Herpes genital memiliki dampak berupa infeksi yang menular ke tubuh secara seksual. Herpes genital menyebar melalui berbagai tipe seks seperti seks oral. Menurut Women’s Health, satu dari lima perempuan yang berusia antara 14 hingga 49 tahun mengalami penyakit tersebut dan satu dari sepuluh laki-laki yang berusia antara 14 hingga 49 tahun mengalami penyakit yang serupa. Risiko herpes genital lebih besar dialami pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Seperti HIV, penyakit herpes genital tidak dapat sepenuhnya disembuhkan atau terjadi seumur hidup, namun Anda bisa konsumsi obat untuk mencegah wabah tersebut dan supaya meminimalisir risiko penularan terhadap pasangan Anda.

Herpes genital menyebar melalui jenis seks seperti seks oral. Herpes genital menyebar melalui kontak, namun dengan luka terbuka. Herpes genital juga bisa terjadi dari seseorang yang tidak mengalami luka.

Jika seseorang mengalami herpes genital pada pertama kali, kemungkinan akan mengalami rasa sakit yang cukup parah pada tubuh. Sistem dalam menyerang kekebalan tubuh sama seperti HIV. Penyakit herpes genital berlangsung antara 2 hingga 4 minggu. Kemungkinan gejala yang akan dialami antara lain:

  • Sakit perut.
  • Flu
  • Demam
  • Kelenjar bengkak.
  • Keputihan

Herpes Oral

Penyakit herpes oral tidak separah herpes genital karena hanya melibatkan mulut. Penyakit herpes oral terjadi dari mulut hingga tenggorokan, namun jenis herpes ini menyebabkan luka dingin dan demam. Herpes oral juga menyebabkan luka di dalam mulut, namun ini biasanya terjadi pada manusia yang mengalami penyakit tersebut beberapa kali pada awalnya.

Luka dingin yang disebabkan herpes oral terjadi dalam siklus mingguan, bulanan, atau tahunan. Walaupun luka tersebut muncul secara konsisten, luka dingin tidak membahayakan orang dewasa dan anak-anak, namun kemungkinan membahayakan bayi yang baru lahir.

 

Cara Mengatasi Herpes

Herpes tidak dapat disembuhkan, namun herpes bisa dicegah dengan obat antivirus yang dapat menurunkan risiko infeksi pada tubuh. Obat acyclovir dan valacyclovir juga bisa menjadi pilihan lain untuk mencegah virus pada penyakit herpes.

Selain itu cara alami yang bisa Anda lakukan adalah:

  • Menjaga luka agar tetap bersih dan kering.
  • Menjaga higienis dengan cuci tangan dengan bersih dan gunakan kapas untuk mengurangi kontak dengan luka.
  • Jangan melakukan seks jika penyakit herpes masih berlangsung supaya tidak menular pasangan.

Jika Anda mengatasi herpes dengan diagnosis, dokter akan memeriksa secara fisik untuk mencari tahu asal luka dan ingin tahu jika Anda mengalami gejala tertentu. Dokter akan melakukan tes berupa pengambilan sampel cairan dari luka yang kemudian akan diuji di laboratorium.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar