Pemberdayaan petani berbasis kearifan lokal

 

Pemberdayaan Kearifan Lokal dalam Penanganan Krisis Pangan

 

 

Kearifan lokal merupakan hasil interaksi antara masyarakat dan lingkungannya, sehingga dengan kearifan local sangat di perlukan untuk membantu masyarakat itu sendiri.

Dalammasalah pangan selalu menjadi masalah serius dinegeri ini , bangsa ini mengalami krisis pangan bukan karena tidak mempunyai bahan makanan tetapi karena tidak bisa memanfaatkan potensi yang dimiliki.

Kerawanan pangan selalu menjadi masalah serius negeri ini. BPS melaporkan bahwa Indonesia telah mencapai swasembada pangan pada tahun 2004, namun setahun kemudian tersiar kabar telah terjadi kelaparan parah akibat gagal panen di Nusa Tenggara Timur dan sebagian Nusa Tenggara Barat. Menjadi hal yang sangat kontradiktif saat melihat bahwa kelaparan justru terjadi di tengah melimpahnya ketersediaan pangan. Krisis pangan tidak hanya terjadi di daerah-daerah yang miskin, akan tetapi kota-kota besar pun mengalami masalah yang sama.

awal masalah krisis pangan di Indonesia terjadi karena di saat Orde baru pemerintah memaksakan kebijakan beras sebagai bahan makanan pokok bagi seluruh rakyat Indonesia. Orde Baru dengan besar kepala membanggakan mampu berswasembada beras pada tahun 1984, padahal dibalik semua itu penuh dengan manipulasi. Beras dipaksakan menjadi bahan makanan utama menggeser bahan makanan lain seperti sagu, jagung, atau singkong, karena dianggap mempunyai nilai prestise yang lebih tinggi. keanekaragaman bahan pangan yang didengungkan pemerintah seolah hanya wacana dan kebijakan tersebut dirusak oleh pemerintah sendiri.,

Sementara itu, subsidi domestik untuk petani terus berkurang, baik menyangkut pengolahan tanah, irigasi, pupuk, bibit, teknologi, maupun insentif harga. Dengan sistem kebijakan dan praktek tersebut, Indonesia kini bergantung pada pasar internasional (harga dan tren komoditas). Maka, ketika terjadi perubahan pola produksi-distribusi-konsumsi secara internasional, negeri ini langsung terkena dampaknya.

satu-satunya jalan keluar dalam masalah ini adalah melaksanakan kedaulatan pangan, dasarnya adalah kemandirian yang berarti terpenuhinya hak masyarakat untuk memilih kemampuan dalam memproduksi kebutuhan pokok pangan secara sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>