ETIKA BATUK DI AREA UMUM

Di Indonesia mengalami dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Akatan tetapi ada musim tersendiri yaitu musim pergantian dari musim kemarau ke musim hujan, dimana dinamakan musim panca roba. Musim pancaroba adalah musim peralihan dari satu musim ke musim yang lain, biasanya terjadi pada bulan Maret sampai April (yang merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau) dan pada bulan Oktober sampai Desember (peralihan dari musim hujan ke musim kemarau). Pada musim pancaroba itu cuaca terjadi perubahan secara tiba tiba, dari panas ke dingin dan dari dingin ke panas, menyebabkan dayatahan tubuh manusia menjadi rentan. Dengan dayatubuh yang rentan manusia akan mudah sekali terjangkit penyakit semisal batuk influenza.
Penyakit batuk ditandai dengan badan terasa panas, tenggorokankering dan yang paling terlihat orangtersebut batuk-batuk baik mengeluarkan dahak ataupun tidak. Sedangkan influenza ditandai dengan rasa pening dikepala, kadang badan menjadi panas, hidung tersumbat, keluar ingusnya dan sering bersin-bersin. Tanda batuk dan bersin-bersin menyebabkan yang bersangkutan menjadi tidak nyaman.
Ketika kita batuk maka yang keluar dari mulut kita tidak hanya sekedar udara namun demikian ada air dan kuman yang menginfeksi saluran pernafasan kita, maka bagi orang sehat yang berada disekeliling orang yang batuk bisa tertular menjadi batuk. sedangkan saat kita bersin yang keluar dari hidung tidak hanya udara tapi air dan virus, apa bila ktita dekat dengan orang yang mengalami bersin-bersin maka kita akan tertular influenza.
Jika kita terkena batuk daninfluenza, maka kita harus tahu diri, bagaimana supaya batuk dan influenza yang sedang kita derita tidak menular ke orang lain?, nah disini dibutuhkan sebuah etika saat kita batuk ataupun bersin. Berikut cara etika batuk dan saat kita bersin sebagaiberikut.
1. Saat batuk dan bersin apabila kita membawa tisu, maka dengan cara menutup arah batuk dan bersih kita dengan tisu, supaya semprotan udara, air bakteri virus tertahan ditisu dan tidak menyebar disekitar lingkungan kita. Tisu tersebut kemudian di lipat kedalam untuk membungkus semprotan batuk ataupun bersin dn dibuang ditempt sampah, supaya terlokalisir tidak menyebar dan menular keorang lain.
2. Apa bila tidakda tisu kita bawanya sapu tangan, maka kita bisamenutupi mulut dan hidung dengan sapu tangan, supaya bakteri dan virustertahan disapu tangan. Sapu tangan dilipat dan disimpan, sesampainya dirumahdicuci dengan cara memisahkan dengan cucian yang lain supaya tidak menular ke cucian yang lainnya.
3. Apabila tidak ada tisu dan sapu tangan, pada saat bersin kita bisa melakukan atau mencegah supaya bakteri dan virus tersebut tidak menyebar kesekitar kita dengan cara, kita menutup mulut dan hidung kita dengan lengan tangan yang tertutup lengan baju kita (lengan baju berfungsi sebagai pengganti tisuatau sapu tangan), sehingga bakteri dan virustertahan di lengan baju tersebut. Sesampainya di rumah baju dicuci sesuai dengan tatacara mencuci tisu.
Dengan caratersebut kita bisa mencegah penyebaran bakteri dan virus, dengan harapan tidak ada orang disekitar kita yang sakit seperti kita dan setelah berobat kita sembuh dan tidak menimbulkan kesekatitan selaindari kita. Sekian dan semoga bermanfaat, aamiin

Oleh: Muh Amin

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar