Kisah Anak Pedagang Udang Lulus Cumlaude UMY

Perasaan bangga menyelimuti kediaman Zulpiah dan Bayana ketika handphonenya berdering dua malam lalu.

Pasalnya putri kedua mereka, Rara De Fanthera mengabarkan bahwa keberhasilannya meraih IPK 3,96 selama menempuh bangku kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di usia 20 tahun.

Namun, Zul tidak mau terlalu larut dengan euforia kabar tersebut. Karena ia menilai capaiannya itu baru sebuah langkah awal bagi sang anak.

rara-de-fanthera

“Perasaan bangga itu pasti lah, tapi sebenarnya ini baru awal. Karena saya ingin Rara melanjutkan ke jenjang S2,” ujar Zul saat ditemui di kediamannya, Jalan Gatot Subroto, Gang Barda, Selasa (10/1/2017) sore.

Pengorbanan yang dilakukan Zul, patut diacungi jempol, pasalnya lelaki yang keseharian hanya berdagang udang di pasar itu mampu mengantarkan sang anak meraih prestasi sempurna.

Menurut penuturan Zul, ketika putri keduanya ingin berangkat meraih predikat sarjana, dirinya percaya mampu membiayai segala keperluannya.

“Kami sempat diskusi keluarga sewaktu dia mau berangkat. Intinya kalau anak siap, ya orang tua juga harus siap, alhamdulillah setelah dijalani dimudahkan, walaupun perjuangannya memang tidak mudah,” katanya.

Ia hanya berpesan kepada sang anak agar fokus belajar selama berada di negeri perantauan. Dirinya menekankan bahwa tugas seorang anak dan tugas orang tua menyiapkan segala keperluannya.

Berbekal wejangan orang tua, akhirnya sang anak berangkat untuk menempuh pendidikan di jenjang kuliah.

“Saya bilang hargai setiap tetes keringat orang tua, karena dengan kondisi keluarga seperti ini tidak mudah membiayai anak kuliah. Selain itu dia kuliah juga membawa nama baik orang tua,” katanya.

sumber : tribunnews.com

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar