Anggraini Jamilatun

Hanya Blog UMY situs lain

NADI PENCERAH GERAKAN DAKWAH

Hidup, struktur pendidikan tinggi dengan kualitas yang luar biasa!

Melahirkan generasi-generasi yang siap untuk membuang jauh keping-keping kebodohan

Siap mendobrak pintu-pintu penjajahan moral bangsa

Siap untuk menjadi para pemimpin dan pembangun bangsa

Siap menggemparkan negeri dengan kiprahnya di kehidupan modern nan religius

Laksana sang pencerah pada persaingan hidup saat ini yang tak jarang menipu

Perannya disegala aspek adalah nadi kehidupan

Sebagai pencerah gerakan dakwah

Muhammadiyah kan semakin berjaya! Lihatlah!

Unggul dan islami sebagai slogan UMY yang telah dibuktikan secara nyata bahwa UMY adalah PT terbaik ke16 se-indonesia. UMY adalah jawaban atas pencarian PTS terbaik, karenanya sudah sepantasnya bahwa semakin banyak yang mempercayainya sebagai langkah untuk menjemput kesuksesan.

Selayang pandang Biaya PTN vs PTS

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 2 th yang lalu dalam pandanganku tak sehebat yang kupikirkan saat ini. Dulu, ketikaku melewati gedung UMY tak terlintas sama sekali di benak saya akan menjadi bagian dari padanya. Aku tak pernah berharap sebelumnya untuk menuntut ilmu di sebuah kampus UMY. Swasta yang identik dengan biaya yang mahal menjadi momok tersendiri. Apalagi gedung UMY yang megah itu menambah kekhawatiran saya mengenai biaya. Oleh karena itu, setelah tidak diterima di PTN hampir saja saya tidak akan melanjutkan sekolah di tahun ini karena terbentur masalah biaya. Namun, setelah melihat rincian biaya yang ada di UMY pada jurusan yang saya inginkan sangat terjangkau maka saya pun memutuskan untuk

Ternyata UMY adalah yang terbaik untuk melanjutkan studiku. Ternyata syu’udzonku akan biaya salah besar. Sebab biaya masuknya sangat terjangkau, terlebih saya memilih jurusan PAI di FAI yang tersohor ( di UMY) dengan kualitas dan akreditasi mantap namun soal biaya menjadi yang nomor satu ringannya. Bahkan, biaya masuknya lebih murah dari pada di PTN. Saya sangat bersyukur dapat melanjutkan kuliah di UMY dengan segala fasilitas dan fasilitatornya yang luar biasa. Dari sekian banyak beasiswa yang dilunsurkan oleh UMY maupun beasiswa lainnya, saya berharap nantinya dapat menjadi salah satu dari penikmat beasiswa tersebut.

Selayang pandang Gedung dan fasilitas UMY

Ketika mengantar teman saya di masjid KHA Dahlan itulah pertamakalinya saya menginjakkan kaki di kawasan UMY. Saya terpesona oleh bangunan kampus dan masjidnya yang begitu megah, sehingga saya pun betah berlama-lama di dalam masjid. Sejuk dan menyenangkan. Ada suatu dorongan yang menguatkan saya untuk bisa berada di masjid itu dalam waktu-waktu yang tak jarang. Ternyata dorongan itu terwujud. Saya dapat melanjutkan kuliah di Fakultas agama Islam yang tak jauh dari masjid KHA Dahlan.

Memasuki gedung AR Fahrudin,  kembali decak kagum menggelayut di benak saya. Pelayanan yang ramah dan suasana yang nyaman menjadikan kemudahan dalam urusan pembayaran dan registrasi. Di lobi gedung FAI kemudian menelusuri lorong kelas naik tangga dan masuk pada sebuah kelas. Di perpustakaan UMY yang berbasis teknologi modern, luasnya perpustakaan dengan buku-buku yang lengkap insya Allah, serta fasilitas yang bagus. Apalagi terdapat juga American corner yang hanya ada 2 di DIY. Yaitu UMY dan UGM. Kesan pertama saya bahwa ternyata gedung UMY tak kalah mewah dan lengkap fasilitasnya.

Lalu mantaplah hati saya pada UMY. Tiada penyesalan saya tidak diterima di PTN, karena semua itu adalah proses yang mengantar saya untuk membuka mata akan kelebihan pada PTS ini. UMY-lah jalan saya menuju gerbang kesuksesan.

Dibalik tabir pilihan saya….

Penjajahan moral bangsa telah hampir mencapai akarnya. Jika permasalahan moral sebagian besar umat muslim di Indonesia ini tidak segera diperbaiki, relakah kita sebagai umat muslim dikalahkan oleh para penjajah moral? Tentu tidak!

Berangkat dari segala macam permasalahan moral yang ada di Negara Indonesia, pemerintah meningkatkan kapasitas pendidikan agama. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan para pendidik-pendidik agama yang berkualitas. Para pendidik inilah yang nantinya akan berpartisipasi aktif memajukan akhlak calon-calon pemimpin bangsa. Para pendidik inilah yang secara tidak langsung membawa amanah untuk memperbaiki moral calon-calon pembangun bangsa.

Dasar semua ilmu dunia ini adalah agama. Tanpa aturan agama, ilmu-ilmu dunia itu tidak akan mendapatkan sebuah muara kemuliaan. Sebab ilmu tanpa agama itu sia-sia. Sebab ilmu agamalah yang mengatur sgala aspek kehidupan. Sebab ilmu agamalah yang akan membawa kebahagiaan yang kekal. Karena aturan agamalah yang paling mendominasi untuk mengatur sgala permasalahan dunia.  Jika tanpa aturan agama pula, hidup seseorang tidak dapat dikendalikan. Laksana kendaraan yang tiada pengemudi yang paham tentang ilmu cara mengemudikan kendaraannya.

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta fakultas agama Islam adalah pilihan yang tepat bagi para calon pejuang agama Allah untuk memperbaiki moral masyarakat muslim. Oleh karena itu, saya ingin menjadi bagian dari pejuang tersebut. Maka pilihan saya jatuh pada FAI UMY yang melangkah dengan visi yaitu menempatkan dan mengembangkan diri sebagai lembaga pendidikan tinggi Muhammadiyah unggulan yang bergerak di bidang studi keislaman(Islamic studies) dalam bingkai Tridarma Perguruan Tinggi, berlandaskan semangat ijtihad dan nilai-nilai profesionalisme. Sedangkan misi FAI adalah menjadi lembaga tinggi Muhammadiyah yang memiliki keunggulan komparatif dalam studi keislaman dengan cara mengutamakan upaya-upaya dinamis yang mengarah pada kegiatan penggalian, penggalakan, pemajuan pendidikan,dan pengajaran, penelitian serta pengabdian dalam masyarakat. Adapun tujuan umun FAI adalah menghasilkan sarjana bidang komunilasi Islam, pendidikan Islam, serta ekonomi dan perbankan Islam yang berkepribadian Islami, professional, cakap, percaya pada diri sendiri, dan beramal menuju terwujudnya masyarakat utama, adil dan makmur, yang diridhi Allah Subhanahuwata’ala (buku panduan akademik 2011/2012, hal 46-47).

Dari visi, misi, dan tujuan tersebut diharapkan mahasiswa dari Fakultas agama Islam agar berwawasan islam yang luas. Sehingga dapat merealisasikan dalam kehidupan sehari-harinya. Selain itu, juga dapat berkompeten menjadi kader dakwah muhammadiyah yang nantinya dapat membawa dampak perubahan masyarakat menuju pada kehidupan yang lebih baik.

Jurusan pendidikan agama Islam merupakan pilihan tepat para calon pendidik agama Islam. Sebab dari sinilah akan lahir para pendidik agama Islam yang nantinya akan menggenggam amanah untuk memperbaiki umat. Selain akreditasi yang unggul yaitu A, jurusan pendidikan agama islam UMY memiliki dosen-dosen yang profesional.

Menjadi pendidik yang professional adalah keinginan semua mahasiwa/mahasiswi dijurusan pendidikan tak terkecuali saya sebagai mahasiswa jurusan PAI UMY. Oleh karena itu, melaksanakan kewajiban sebagai mahasiswa adalah bagian dari proses menuju apa yang saya harapkan. Kampus UMY dengan fasilitas dan fasilitator yang lengkap merupakan wadah penyemangat  yang luar biasa bagi saya.

PAI dalam pandangan saya

Pendidikan agama Islam adalah jawaban atas sgala macam permasalahan moral yang ada. Pendidikan agama Islam merupakan tongkat penompang kehidupan yang mencangkup segala aspek dunia dan akherat. Suatu ilmu yang pasti karena berasal dari sumber yang pasti. Ilmu yang sejatinya paling tinggi diantara ilmu-ilmu lainnya karena sumbernya adalah sabda sang Maha pemilik ilmu. “Jika lautan dijadikan tinta, maka tidak akan cukup untuk menuliskan ilmu-Nya”

Ditinjau dari kepentingannya, pendidikan agama Islam mencangkup kepentingan dunia dan akherat. Sehingga, keberadaannya akan terus dibutuhkan dalam keadaan hidup dimana saja dan kapan saja oleh umat muslim. Bahkan dapat dikatakan sebagai tonggak falsafah hidup yang sejatinya dicari-cari oleh manusia dalam fitrahnya. Sehingga pendidikan agama Islam tidak hanya dibutuhkan dalam ruang lingkup formal pendidikan pada lembaga-lembaga kependidikan tetapi dalam ruang lingkup nonformal yang paling kecil sekalipun sangat dibutuhkan. Mulai dari individual, keluarga, masyarakat, hingga bangsa dan negara. Jadi pendidikan agama Islam sesungguhnya dibutuhkan dari ruang lingkup terkecil hingga terbesar di kalangan umat muslim.

Menurut pandangan saya, Oleh sebab itulah UMY telah menyusun kompetensi lulusan pendidikan agama islam sebagai berikut :

  1. Memiliki sifat keteladanan dan kepribadian selama melaksanakan tugas kependidikan
  2. Menguasai materi PAI dan sembernya dan mampu mengintegrasikannya dengan ilmu pengetahuan alam dan fenomena sosial
  3. Menguasai strategi dan metodologi pembelajaran PAI
  4. Memiliki ketrampilan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi (buku panduan akademik 2011/2012 hal 52).

Opini saya mengenai kompetensi lulusan pendidikan agama Islam

Melihat keadaan sekarang ini, selama melaksanakan tugas kependidikan, mahasiswa PAI tidak seluruhnya dapat dikatakan memiliki sifat keteladanan dan kepribadian. Sebab sebagian dari mahasiswa PAI ada yang belum mengenakan pakaian sesuai dengan syari’at agama. Selain itu, masih ada juga mahasiswa PAI yang sifatnya belum dapat diteladani. Tetapi masih banyak juga mahasiswa PAI UMY yang memiliki sifat keteladanan dan kepribadian yang baik.

Penguasaan materi PAI tidak hanya mengacu pada materi yang telah disampaikan oleh para dosen. Tetapi materi-materi keagamaan yang begitu luas sudah sepatutnya dapat dikuasai. Sebab pembelajaran yang akan diajarkan oleh para pendidik agama nantinya adalah seluruh masalah-masalah agama dalam kehidupan sehari-hari yang terjadi di masyarakat. Sehingga mahasiswa pendidikan agama Islam harus berwawasan Islami yang luas dan mendasar. Sehingga hal ini perlu diperhatikan agar  sebaiknya sebagai mahasiwa PAI perlu menyadari bahwa sebelum menjadi pendidik agama islam, terlebih dahulu ia harus dapat melaksanakan syari’at Islam yang baik.

Pengusaan strategi dan metodologi pembelajaran PAI merupakan syarat pendidik agama Islam dimana harus mengetahui cara-cara pembelajaran yang dapat mudah dipahami. Sehingga perlu adanya strategi dan metodologi yang tepat bagi peserta didik dalam pembelajaran.

Mahasiswa PAI juga diharapkan memiliki keterampilan menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Sehingga dapat mengkombinasikan pembelajaran dengan pemakaian teknologi berbasis IT.

Apakah ini tugas berat?

Pendidikan Agama Islam di era globalisasi ini mempunyai tugas yang luar biasa karena berpacu diantara kehidupan modernisasi dari barat. Sehingga toga dan title serta pekerjaan bukanlah puncak dari kesuksesan. Tetapi tugas terus meningkat seiring dengan ilmu yang didapat. Jangan sampai pemahaman tentang agama diartikan sebagai formalitas pendidikan saja. Pemahaman agama harus terus digali dan dikaji untuk kemajuan umat muslim. Kewajiban menyampaikan ilmu agama terus berlanjut sampai akhir hayat. Syi’ar agama harus terus diperjuangkan meski badai kehidupan tengah menghadang.

Mengabdi pada umat untuk memperbaiki moral masyarakat adalah kewajiban. Sebab mulai dari pendidikan agama islam inilah kepribadian dan moral calon-calon pembangun bangsa akan dibentuk. Sehingga di masa mendatang tiada lagi kaum tertindas karena ulah pemimpin-pemimpin yang mengambil hak-hak rakyat beserta masalah-masalah moral yang lain.

Komitmen yang disusun oleh PAI UMY memberikan motivasi pada mahasiswanya sehingga diharapkan tugas yang berat itu dapat dilaksanakan dengan baik. Serta bukan berarti berat yang sesungguhnya melainkan tugas yang menyenangkan karena muhammadiyah telah mengayomi dan mendukung dari berbagai aspek kehidupan di seluruh Indonesia.

Muhammadiyah sebagai gerakan pencerah umat sekaligus wadah dakwah bagi umat. UMY adalah bagian darinya dan kini telah melesat ke atas hampir mendekati puncak kesuksesannya. Nadi pencerah gerakan dakwah akan terus diperjuangkan Muhammadiyah dalam kiprahnya khususnya melalui pendidikan perguruan tinggi di UMY ini.

UMY adalah jawaban atas kegelisahan saya mencari perguruan tinggi yang baik. Pendidikan Agama Islam adalah pilihan jurusan yang tepat bagi saya. Muhammadiyyah adalah wadah pergerakan dakwah yang akan memperingan tugas berat yang dipikul oleh mahasiswa PAI maupun setelah lulus nanti. Harapan terbesar saya adalah menjadi pendidik yang profesional, dapat menjadi suri tauladan yang baik, serta berguna bagi masyarakat, bangsa, dan  Negara Indonesia. Juga peduli terhadap lingkungan dan pendidikan Islam baik formal maupun non formal.

Categories: islamic category

PROFIL AKU

aang bkn avatar


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

(Lomba Blog) Nadi Pe

NADI PENCERAH GERAKAN DAKWAH Hidup, struktur pendidikan tinggi dengan kualitas yang ...