Membangun Kemandirian Pangan Melalui Eksplorasi Sumber Pangan Lokal

Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan manusia akan bahan pangan semakin meningkat baik dalam segi jumlah maupun macamnya. Hal ini haruslah diiringi dengan ketersediaan sumber daya pangan yang cukup.   Namun, jika melihat kondisi pertanian Indonesia saat ini, rasa-rasanya hasil dari pertanian yang kita miliki tidaklah cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia. Hal in dikarenakan lahan pertanian yang semakin hari semakin berkurang. Ditambah dengan profesi petani yang dipandang rendah dan tidak menjadi suatu pilihan bagi anak muda zaman ini. Selain itu, ketergantungan masyarakat Indonesia kepada satu jenis tanaman pangan pokok yaitu padi, menyebabkan kurangnya jumlah padi lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. Sehigga pemerintah pun mau tidak mau harus melakukan import padi. Hal ini sebenarnya bisa diminimalisir jika kita melakukan eksplorasi sumber pangan alternatif yang dapat menggantikan peran padi di kehidupan sehari-hari.

Ekplorasi sumber pangan dapat dilakukan dengan cara penelitian dan pengembangan varietas baru baru yang sudah ada, khususnya tanaman pangan. Pengembangan ini dapat dilakukan dengan penelitian yang bertujuan menciptakan vairetas baru yang lebih unggul. Selain itu, eksplorasi sumber pangan dapat dilakukan dengan mencari sumber pangan alternatif untuk dapat menggatikan peran dari sumber pangan pokok masyarakat. Seperti contohnya singkong dan umbi-umbian, kedua jenis tanaman tersebut dapat menggantikan peran padi karena kandungan yang dimiliki relatif sama, yaitu sumber karbohidrat yang tinggi.

Untuk mengoptimalkan hal tersebut, masyarakat Indonesia perlu sadar bahwa tanaman pangan pokok bukan hanya nasi (beras), tetapi banyak jenis yang lain seperti umbi-umbian, singkong, jagung, dll. Dengan adanya keragaman jenis sumber pangan, diharapkan negara Indonesia dapat mencapai kemandirian pangan dan bahkan swasembada pangan. Jika hal ini sudah tercapai, pemerintah tidak perlu lagi melakukan tidak perlu melakukan import beras untuk mencukupi kebutuhan masyarakat Indonesia.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar