Jelajahi Makna di Universitas Terbaik

Blog Sussy Listiarsasih


“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama Dua Tahun penuh yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih ( sebelum dua tahun ) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.“ Q.S. Al Baqarah:233

Jelas sekali Allah memerintahkan seorang ibu untuk memberikan ASI kepada anaknya selama 2 tahun. Tak banyak yang mengerti mengapa ASI harus diberikan selama 2 tahun. Kebanyakan ibu menganggap bahwa susu formula lebih baik dari pada ASI dan memberikannya bahkan ketika bayi belum genap 6 bulan. Padahal, seharusnya bayi diberikan ASI ekslusif sampai 6 bulan. Jadi hanya berikan ASI tanpa tambahan lain, baik itu madu, air putih, maupun susu formula kecuali obat, vitamin dan mineral tetes yang mungkin dibutuhkan. Lalu, setelah 6 bulan boleh diberikan makanan tambahan. ASI tentu lebih unggul dibanding susu formula, komposisinya pun berbeda karena memang ASI untuk manusia. ASI berasal dari manusia dan diberikan bagi manusia pula. Susu formula dibuat dari susu sapi, jadi kurang tepat bila diberikan pada anak manusia.

Nah, komposisi ASI berbeda-berbeda, tidak selalu sama dari awal melahirkan sampai 2 tahun, tergantung masa menysui.

KOLOSTRUM
Kolostrum ini bentuknya lebih kental dari ASI biasa, kekuningan, dan jumlahnya sedikit. Dihasilkan pada hari 1-5 pasca melahirkan. Kolostrum inilah yang sering disebut ASI kotor dan sering tidak diberikan pada bayi. Padahal kolostrum ini kaya protein dan mengandung banyak antibody untuk kekebalan tubuh bayi. Jadi saat lahir langsung susukan bayi.
ASI TRANSISI
ASI transisi ini dihasilkan pada hari ke 6-10. Jumlahnya lebih banyak dari kolostrum dan kadar lemaknya tinggi. Hal ini membuat cadangan lemak bayi pun meningkat.
ASI MATUR
Setelah hari ke 10, ASI akan matang, jumlahnya pun makin banyak, zat gizinya tetap sampai akhir masa menyusui nanti. Jumlah ASI matur ini akan menurun setelah bulan 6-9. Hal ini sesuai dengan

Lalu, kenapa Allah menganjurkan untuk menyusui selama 2 tahun? Apa manfaat lebih dari ASI?

1. Komposisi yang sesuai
a. Lemak. Kadar lemak ini tinggi dalam ASI dan mudah diserap oleh sistem pencernaan bayi.
b. Karbohidrat. Karbohidrat dalam ASI ini yang utama berbentuk laktosa. Laktosa ini akan meningkatkan penyerapan kalsium dan merangsang pertumbuhan Laktobasilus bifidus
c. Protein. Protein whey ini ada 60% dalam ASI. Whey ini mampu diserap lebih cepat oleh tubuh.
2. ASI memiliki banyak faktor protektif:
a. Laktobasilus bifidus. Bakteri ini adalah bakteri baik yang akan menghambat pertumbuhan E. Coli yang berlebihan
b. Laktoferin. Laktoferin berfungsi sebagai bakteriostatik (anti-bakteri), ia dapat mengikat ion pada bakteri, sehingga bakteri akan mati karena kekurangan ion. Karena aktifitas bakteriostatik ini lah, pertumbuhan bakteri tidak berkembang.
c. Lizozim. Masih ada lagi pelindung bagi bayi. Lisozim akan memecah dinding bakteri, sehingga air dapat masuk dalam sel bakteri tersebut, menggelembung sampai pecah dan mati. Kadar lisozim dalam ASI ini 300x lebih banyak dari kadar dalam susu sapi.
d. Imunitas seluler. Imunitas seluler ini mengaktivasi makrofag yang akan membunuh & memfagositosis mikroorganisme.
3. Mudah dicerna & diserap
4. Selalu berada pada suhu yang tepat
5. Mencegah maloklusi (gigi tonggos)
6. Meningkatkan kecerdasan
7. Mengurangi kemungkinan karies gigi

Selain bagi bayi, bagi ibu pun memiliki manfaat. Menyusui bayi akan mempercepat involusi uterus, atau mengecilnya kembali rahim setelah melahirkan. Dengan menyusui, ikatan kasih sayang ibu dan bayi akan terbentuk. Menyusui langsung pun lebih praktis dan ekonomis. Bandingkan jika harus beli susu formula yang mahal. Amat tidak praktis. Lagipula, komposisi susu formula tidak sesuai bagi kebutuhan bayi, mahal, mudah terkontaminasi bakteri, mudah terjadi salah pengenceran, dan dapat dipalsukan. Banyak sekali kan resikonya?

Jadi, apa makanan terbaik bagi bayi? Makanan terbaik bayi yaa ASI, 🙂

About Sussy

Anak rantau dari Bandung, suka keliling Yogyakarta, kuliner, jelajah gunung, dan baca. Datang ke Yogya karena ingin jadi dokter...

PROFIL AKU

Sussy

Anak rantau dari Bandung, suka keliling Yogyakarta, kuliner, jelajah gunung, dan baca. Datang ke Yogya karena ingin jadi dokter...


Popular Posts

Mengapa Masih Meroko

Ya, itu pertanyaan dari saya, mengapa masih merokok? Tahukah kamu? Ada ...

Tukar Link dan Buku

Buat temen-temen yang mau tukar link, silahkan copy paste URL ...

Nyut..Nyut...Sakit K

Ada yang belum pernah merasakan sakit kepala? Sy yakin semua ...

Katarak

Katarak adalah proses kekeruhan pada lensa karena adanya gangguan metabolisme ...

Universitas Terbaik

Universitas Terbaik – Siapa yang tak mau kuliah di universitas ...