Jelajahi Makna di Universitas Terbaik

Blog Sussy Listiarsasih

Ayo, Atur Waktu…

Posted by Sussy 0 Comment

Jadi mahasiswa kedokteran sibuk bgt….hampir tiap hari pulang sore, pulang2 cape bgt….pengen tidur,tp tugas blum beres2, blum nyiapin praktikum pula, tapi kalo ntar begadang, besok pasti bangunnya kesiangan, gimana dunkk…?? Bisa gak siy waktu tuh ditambah? Stresss!!! Itu curhatan Sy…hehe… Pernah mengalami hal ini kan kawan? Menjadi mahasiswa yang aktif di universitas terbaik dan memiliki segudang kegiatan. Rempong deh rasanya kalau udah bentrok semua kegiatan…

Makanya… Waktu di manage dunk… Nah, sekarang kita pelajari caranya dengan baik yuk temen2…^_^

MANAJEMEN WAKTU

Manajemen waktu adalah solusi untuk mengatasi stress biasanya dengan makan yang teratur, tidur yang cukup, dan mengatur waktu dengan efektif.

Organisasi adalah manajemen waktu, dan manajemen waktu merupakan bagian dari manajemen stress. (Lucy H. Hedrick, Five Days to an Otganize Life)

KENAPA HARUS ME-MANAGE WAKTU?

Karena kita harus mempergunakan waktu yang tersedia dengan optimal untuk meraih tujuan yang diharapkan. Karena setiap orang mempunyai waktu yang sama, yaitu: 60 menit per jam, 1440 menit per hari, dan 525.600 menit per tahun. Yang berbeda adalah cara kita mengatur waktu yang sama tersebut. Makin baik kita mengatur. Makin baik pula kualitas kegiatan yang kita lakukan.

FAKTOR  INTERNAL YANG MENGGANGGU MANAJEMEN WAKTU

  • Kurang disiplin
  • Keragu-raguan
  • Kurang pengorganisasian diri
  • Menunda-nunda
  • Sulit untuk berkata “tidak”
  • Tidak menguasai keterampilan
  • Mengkhayal
  • Khawatir

FAKTOR EKSTERNAL YANG MENGGANGU MANAJEMEN WAKTU

  • Ada telepon masuk
  • Mampir sebelum sampai ke tujuan
  • Pertemuan yang tidak terjadwal
  • Kurang komunikasi
  • Sulit menentukan prioritas

Ingat,,

WAKTU ADALAH PEDANG, ketika kita tidak bisa menggunakannya dengan baik, ia akan menebasmu.

Maka dari itu….

  • Pengaturan waktu harus jelas seperti mengatur uang.
  • Gunakan langkah yang cepat dan teknik yang cepat untuk mengtur waktu dengan baik.

PERENCANAAN AWAL  MANAJEMEN WAKTU

  • Kenapa manajemen waktu itu penting?
  • Tujuan, prioritas, rencana.
  • Lakukan rencana
  • Meja belajar, lembar kerja, telepon
  • Penjadwalan diri
  • Delegasi
  • Pertemuan
  • Teknologi
  • Saran umum

Kenapa Manajemen Waktu Itu Penting?

  • Kita selalu merasa kekurangan waktu
  • Manajemen waktu yang buruk mengakibatkan stress
  • Life advice

Tujuan, Prioritas, Rencana

  • Kenapa saya melaku`1kan hal ini?
  • Kenapa saya akan sukses?
  • Apa yang akan terjadi jika saya memilih untuk tidak melakukan hal ini?

Melakukan Rencana

  • Gagal dalam perencanaan sama saja dengan merencanakan kegagalan.
  • Rencanakan setiap hari, setiap minggu, setiap semester.
  • Kamu dapat selalu mengubah jadwalmu, tapi hanya sekali kamu melakukan itu.

Membuat Daftar Prioritas

  • Urutkanlah apa saja yang harus dilakukan, sampai hal yang paling sepele
  • Lakukanlah seperti anak kecil yang membereskan kamarnya, ia pasti akan membersihkan hal yang paling berantakan, karena itu yang paling mendesak untuk dibereskan. Nah…begitu juga dengan membuat daftar prioritas, apa yang paling mendesak?? Lakukanlah di awal.
  • Setelah mengurutkan daftar hal yang harus dilakukan, masukanlah kegiatan-kegiatan tersebut ke dalam kuadran prioritas. Kelompokkan masing-masing ke dalam kategori penting dan mendesak, penting tapi tdk mendesak, tidak penting tapi mendesak, tidak penting dan tidak mendesak.

Ini dia Kuadran Prioritas…

 

Kuadran I : Penting-Mendesak : hal-hal yang Penting dan mendesak (segera) untuk dilakukan
Kuadran II : Tidak Penting –Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan
Kuadran III : Penting-Tidak Mendesak : hal-hal yang Penting namun tidak mendesak untuk dilakukan
Kuadran IV : tidak Penting-Mendesak : hal-hal yang tidak Penting tapi mendesak untuk dilakukan

Oia Kawan.. Udah pernah baca buku The 7 Habits of Highly Effective People nya Stephen Covey kan? Sy kasih sedikit ringkasannya nih,  7 kebiasaan yang membuat orang dapat memiliki hidup yang lebih optimal dan efektif.

Kebiasaan 1: Jadilah Proaktif

Proaktif adalah sikap bertanggung jawab atas perilaku kita sendiri (di masa lalu, di masa sekarang, maupun di masa mendatang) dan membuat pilihan-pilihan berdasarkan prinsip-prinsip serta nilai-nilai ketimbang pada suasana hati atau keadaan. Bersikap proaktif berarti lebih dari sekedar mengambil inisiatif. Orang-orang yang proaktif adalah pelaku perubahan yang memilih untuk tidak menjadi korban keadaan dengan bersikap reaktif dan menyalahkan orang lain. Mereka lakukan ini dengam mengembangkan dan menggunakan keempat karunia manusia yang unik – kesadaran diri, hati nurani, daya imajinasi, dan kehendak bebas – dan menggunakan pendekatan dari dalam ke luar untuk menciptakan perubahan sehingga dapat menjadi pendorong kreatif dalam hidup mereka sendiri. Menjadi proaktif adalah keputusan mendasar yang bisa diambil oleh setiap orang.

Kebiasaan 2 : Merujuk pada Tujuan Akhir

Setiap orang pasti punya visi, misi, dan tujuan yang akan dicapai. Buatlah kegiatan-kegiatan prioritas yang akan dilakukan dengan merujuk pada tujuan tersebut. Jangan sampai menjalani hari demi hari tanpa tujuan-tujuan yang jelas. Karena hal itu hanya akan membuat hidup menjadi tidak teratur dan suatu saat pasti akan ada penyesalan.

Kebiasaan 3 : Dahulukan yang Utama

Mendahulukan yang utama artinya mengorganisasikan dan melaksanakan visi, misi dan tujuan yang telah diciptakan sebelumnya. Hal-hal sekunder tidak didahulukan. Hal-hal utama tidak dikebelakangkan. Fokuslah pada apa yang paling penting, entah mendesak entah tidak. Utamakan hal utama.

Kebiasaan 4 : Berpikir Menang/Menang (Win/Win Solution)

Berpikir menang/menang adalah cara berpikir yang berusaha untuk mencapai tujuan bersama dan didasarkan pada sikap saling menghargai satu sama lain. Berpikir menang/menang seperti adanya kelebihan – makanan yang cukup, kekayaan, dll – bukan berpikir pada kekurangan yang berakhir pada persaingan satu sama lain. Berpikir menang/menang artinya tidak berpikir egois (menang/kalah) atau berpikir putus asa (kalah/menang). Biasakan dalam kehidupan ini kita menggunakan kata kita, bukannya aku. Dengan berpikir menang/menang, setiap individu dapat saling membantu dan mencari solusi yang menguntungkan satu sama lain. Berpikir menang/menang berarti berbagi informasi, ilmu, imbalan, pengakuan. Karena hidupmu bukan hanya milikmu.

Kebiasaan 5 : Berusaha Memahami, Baru Dipahami

Kebanyakan orang tidak dapat mendengar dengan baik. Jika kita mendengarkan dengan seksama ketimbang menanggapinya, kita telah memulai komunikasi sejati dan membangun hubungan. Orang lain akan merasa lebih dihargai jika didengarkan daripada ditanggapi omongannya. Mereka akan merasa dipahami, dihargai, mau membuka diri sehingga peluang untuk berbicara secara terbuka dan dipahami akan terjadi lebih alami dan mudah. Berusaha memahami ini menuntut kemurahan, berusaha dipahami menuntut keberanian. Keefektifan terletak pada keseimbangan antara keduanya.

Kebiasaan 6 : Wujudkan Sinergi

Sinergi adalah tentang menghasilkan alternatif ketiga – bukan caraku, bukan juga caramu – melainkan cara ketiga yang lebih baik dibading cara kita masing-masing. Sinergi berarti memanfaatkan perbedaan-perbedaan yang ada dalam mengatasi masalah serta memanfaatkan peluang didalamnya. Orang- orang yang sinergis akan memanfaatkan kekuatan masing-masing individu sehingga dapat mengenyampingkan sikap salinh merugikan (1+1=1/2). Mereka tidak puas hanya dengan kompromi (1+1=1 1/2), atau sekedar kerjasama (1+1=2). Mereka kejar kerjasama yang lebih efektif dan kreatif (1+1=3 atau lebih).

Kebiasaan 7 : Mengasah Gergaji

Mengasah gergaji adalah soal memperbaharui diri terus menerus dalam keempat bidang kehidupan dasar : fisik, sosial/emosional, mental dan rohaniah. Kebiasaan inilah yang akan meningkatkan diri kita untuk menerapkan kebiasaa-kebiasaan efektif lainnya. Dengan memperbaiki diri terus-menerus, kita akan lebih bertahan terhadap kelelahan, dan dapat menjadikan kekurangan yang telah kita lakukan sebagai kelebihan di masa mendatang.

 

 

 

 

 

Categories: Self-Development

About Sussy

Anak rantau dari Bandung, suka keliling Yogyakarta, kuliner, jelajah gunung, dan baca. Datang ke Yogya karena ingin jadi dokter...

PROFIL AKU

Sussy

Anak rantau dari Bandung, suka keliling Yogyakarta, kuliner, jelajah gunung, dan baca. Datang ke Yogya karena ingin jadi dokter...


Popular Posts

Mengapa Masih Meroko

Ya, itu pertanyaan dari saya, mengapa masih merokok? Tahukah kamu? Ada ...

Tukar Link dan Buku

Buat temen-temen yang mau tukar link, silahkan copy paste URL ...

Nyut..Nyut...Sakit K

Ada yang belum pernah merasakan sakit kepala? Sy yakin semua ...

Katarak

Katarak adalah proses kekeruhan pada lensa karena adanya gangguan metabolisme ...

Universitas Terbaik

Universitas Terbaik – Siapa yang tak mau kuliah di universitas ...