Jelajahi Makna di Universitas Terbaik

Blog Sussy Listiarsasih

Liburan di Bandung kali ini membuat saya merenung, berpikir, dan terus memikirkan bahkan khawatir tentang diri saya, masa depan saya. Diawali pada dialog pagi hari di toko pulsa di rumah saya.

“Teh, minta notanya ya..!” Seorang pelanggan meminta nota dari pulsa yang ia beli setelah memberikan uang Rp 51.000,000. Ia membeli pulsa Smart dengan nominal 50.000. Saya isi lewat layanan e-banking AKSES karena saldo deposit di hape kurang. Semua berjalan lancar, pikir saya.

“Oh iya, tunggu ya, ini di print dulu..” Awalnya saya tak curiga apa-apa. Tapi setelah saya lihat history transaksi untuk mencetak hasil transaksi, saya terkejut sekali. Ternyata saya mengisi pulsa untuk si Aa pelanggan itu sejumlah 500.000!

“A, hapenya di bawa gak? Kayaknya aku salah masukin pulsa deh…” Lemas saya saat melihat nominal yang saya masukkan. Mampus. Langsung terbayang wajah pelanggan yang tak terima dan tak mau bayar lagi. Terbayang pula wajah ayah dan ibu. Murka pasti mereka. Saya hanya bisa menahan nafas, tak bisa tenang.

“Wah, di rumah teh, di bawa dulu atuh ya..” Oke, jadi saya harus menahan nafas lebih lama, deg-degan lebih lama, karena harus menunggu si Aa pelanggan membawa hapenya di rumah.

“Teh ini, pulsanya segini ya?” Si Aa pelanggan menyodorkan hapenya. Makin lemas saya melihat status pulsanya saat itu Rp 500.000,00. Bingung, takut, marah, itu semua tertuju pada diri saya sendiri. Si Aa pelanggan pun bingung harus bagaimana. Untungnya dia tidak marah-marah atas kecerobohan saya.

“Sussy…kok bisa siih?!!” Rutuk saya dalam hati. Akhirnya sibuklah saya dengan operator Bank BPRKS, nego untuk menarik kembali pulsa yang sudah masuk. Tapi karena memang statusnya sudah sukses, maka pulsa tidak bisa di kembalikan ke bentuk deposit, alasannya karena lewat layanan e-banking, jadi diminta melalui providernya langsung pun tak bisa.

Alhasil, karena itu kesalahan saya, saya menawarkan agar Si Aa pelanggan menyicil pembayaran. Tapi ternyata dia bisa menyicil Rp 50.000,00 per bulan, karena kantornya memberi jatah Rp 50.000,00 setiap bulan untuk pulsa. Berarti 10 bulan baru lunas. Lama betul… -,-‘ Ya, apa daya, bersyukur saya Si Aa pelanggan masih berbaik hati untuk mau membayar kurangnya. Daripada ia tidak terima dan saya yang bayar, duit darimana?

Masalah dengan Si Aa pelanggan beres, tapi saya pun harus mempertanggungjawabkan kecerobohan saya di hadapan pemilik toko, ayah dan ibu. Ya, pasti mereka kecewa, marah, bingung, kenapa bisa isi pulsa 50.000 jadi 500.000? Dan benar.

“Qo bisa neng? Ceroboh banget sih?! Yang teliti atuh, masa 50.000 jadi 500.000? Diliat gak sih itu nominalnya? Konsentrasi, fokus. Kenapa? Neng lagi punya masalah?” Diam. Saya hanya bisa diam tercekat. Saya pikir tak ada gunanya dijawab, ya hanya saya jawab seadanya, saya mengaku salah.

Tentang ketelitian, konsentrasi, fokus. Itu harus dimiliki setiap orang pastinya, apalagi saya masih dan tetap ingin menjadi dokter. Ya, DOKTER. Butuh konsentrasi penuh, fokus dan ketelitian yang utuh. Mengobati pasien, agar tidak terjadi malpraktek. Jujur, saya kadang merasa miris pada diri saya sendiri yang ceroboh dan pelupa, kenapa saya seperti ini? Tak cocokkah saya menjadi dokter? Takut. Ketika saya melakukan kesalahan seperti itu, saya langsung terbayang masa depan. Tidak!

Tapi saya mempunyai keyakinan bahwa saya bisa menjadi dokter yang baik. Kalau memang menjadi dokter tidak baik untuk saya, mengapa sekarang saya bisa diberi kesempatan untuk menjadi mahasiswa kedokteran oleh Allah? Ya, karena kesalahan bukan untuk disesali seumur hidup, tapi untuk dipelajari. Belajar untuk tidak mengulanginya lagi. Mungkin sekarang saya ceroboh untuk menjadi lebih teliti nantinya. Setelah gelap pun terang nantinya. Yakin, harus yakin…

About Sussy

Anak rantau dari Bandung, suka keliling Yogyakarta, kuliner, jelajah gunung, dan baca. Datang ke Yogya karena ingin jadi dokter...

PROFIL AKU

Sussy

Anak rantau dari Bandung, suka keliling Yogyakarta, kuliner, jelajah gunung, dan baca. Datang ke Yogya karena ingin jadi dokter...


Popular Posts

Mengapa Masih Meroko

Ya, itu pertanyaan dari saya, mengapa masih merokok? Tahukah kamu? Ada ...

Tukar Link dan Buku

Buat temen-temen yang mau tukar link, silahkan copy paste URL ...

Nyut..Nyut...Sakit K

Ada yang belum pernah merasakan sakit kepala? Sy yakin semua ...

Katarak

Katarak adalah proses kekeruhan pada lensa karena adanya gangguan metabolisme ...

Universitas Terbaik

Universitas Terbaik – Siapa yang tak mau kuliah di universitas ...