Awalludin Fajri

It is me.

Sukses Adalah Bakat Bawaan

Posted by awalludin fajri 0 Comment

Apa? Iya betul. Bakat bisnis, bakat kepemimpinan, atau bakat-bakat sukses lainnya semua dilahirkan. Bukan diciptakan. Semua orang sukses memang memiliki bakat. Yang menjadi pertanyaan ialah, siapa yang memiliki bakat sukses? Semua orang, termasuk Anda.

Lalu apa yang membedakan orang yang sukses dengan yang tidak sukses? Bedanya, orang yang sukses membangkitkan semua bakat terpendam (potensi) yang dimiliki. Sementara, orang yang gagal membiarkan potensi yang dia miliki mengendap tidak muncul ke permukaan.

Anda pun, memiliki potensi sukses luar biasa. Allah tidak pernah diskriminasi dalam memberikan perintah ibadah. Semua manusia, mendapatkan kewajiban dan beban yang sama. Artinya potensi semua manusia adalah sama. Jika orang lain memiliki pencapaian yang besar, Anda pun bisa.

Jangan pedulikan perkataan orang lain. Jangan dengarkan “underestimate” baik yang datang dari diri Anda maupun orang lain. Hilangkan semua keraguan. Anda memiliki potensi yang sama dengan siapa pun yang Anda kagumi keberhasilannya. Anda bisa sesukses idola Anda. Anda bisa berhasil seperti panutan Anda.

Jangan sia-siakan potensi Anda. Potensi Anda ada dalam pikiran, hati, dan tubuh Anda. Keluarkan semuanya. Bangkitkan semuanya. Anda akan kaget dengan kenyataan yang akan Anda temui. Yaitu, Anda lebih hebat dari apa yang Anda pikirkan.

Apa pun pendapat Anda tentang kemampuan diri Anda, adalah salah. Anda lebih baik dari itu. Untuk membuktikan bahwa Anda lebih hebat dari apa yang Anda pikirkan, mulailah dengan merentangkan pikiran Anda. Perluaslah realitas Anda. Perbesarlah cara berpikir Anda. Setelah itu keputusan dan tindakan Anda akan menjadi ikut besar begitu juga dengan hasil Anda.

Jika saat ini Anda merasa tidak bisa, ada tiga kemungkinan yang terjadi pada diri Anda.

Pertama, Anda termakan oleh persepsi Anda sendiri yang mengatakan Anda tidak bisa atau tidak mampu. Lupakan itu semua. Anda lebih hebat dari itu.

Kedua, Anda hanya belum terbiasa. Coba bandingkan saat Anda baru mengendarai mobil atau sepeda motor dengan saat Anda sudah biasa mengendarai mobil atau sepeda motor. Pindah gigi terasa begitu mudah, tidak perlu dilihat lagi. Memutar steer tidak ragu-ragu lagi, seolah sudah otomatis dengan jumlah putaran yang tepat. Semua itu karena Anda sudah terbiasa. Jadi, jika Anda belum bisa, biasakanlah.

Ketiga, Anda hanya belum tahu caranya. Banyak hal yang terlihat begitu sulit, ternyata mudah setelah tahu caranya. Oleh karena itu, jika merasa belum bisa, maka belajarlah.

“Anda Lebih Hebat dari Apa yang Anda Pikirkan.”

Categories: Opini

PROFIL AKU

awalludin fajri


Popular Posts

[Lomba Blog] UMY Nas

Kota Yogyakarta bukanlah tujuan yang utama setelah saya menyelesaikan SMA, ...

Penyelamatan Lingkun

Di era globalisasi ini perkembangan tenknologi berkembang sangat cepat sehingga ...

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Magang di Balai Pene

Memasuki era globalisasi dan tantangan zaman, ditambah dengan semakin sempitnya ...

Ekosistem Pertanian

Segala sesuatu yang ada di muka bumi ini tidak akan ...