Polri Kembalikan 8 Ribu Paspor Korban Penipuan First Travel

Berita Kriminal – Kepala Biro Penerangan Orang-orang Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto menyebutkan beberapa 8 ribu paspor calon jemaah umroh korban First Travel telah dikembalikan pada pemiliknya. Ia juga memohon orang-orang yang menginginkan ambil paspor untuk datang ke Crisis Center, Polri.

” Sesaat telah 20 ribu lebih yang lapor di Crisis Center. Paspor yang di ambil telah lebih 8 ribu, yang berada di kita lebih separuhnya. Silahkan bila ada paspor yang masih tetap tersangkut di manajemen First Travel dapat di ambil, ” kata Rikwanto di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Rikwanto menyebutkan, sekarang ini Polri mengambil keputusan tiga tersangka atas masalah First Travel yaitu Andika Surachman, Anniesa Hasibuan, serta Siti Nuraidah Hasibuan dengan kata lain Kiki. Tetapi Polri masih tetap selalu meningkatkan masalah itu dari hasil temuan PPATK.

Tersangka masih tetap 3 orang, namun kami masih tetap meningkatkan selalu hasil dari temuan PPATK. PPATK baru beri bagian-bagian berkaitan nomor rekening yang kita beri, jadi belum juga semuanya, ” kata Rikwanto di Media Cafe4D.

Terlebih dulu, Bareskrim Polri menyimpan 31. 776 pengaduan korban First Travel sepanjang perlakuan perkara penipuan serta penggelapan dana umrah jemaah. Disamping itu, dari 15 ribu paspor jemaah yang terlebih dulu diambil alih untuk sistem penyidikan, telah dikembalikan 6. 889 buah pada pemiliknya.

” Kami masih tetap terima laporan pengaduan, e-mail serta yang datang sendiri. E-mail yang masuk 8. 581 serta datang sendiri 23. 195. Dengan jumlah semakin besar ini, kami berharap dapat lakukan pendataan dengan jeli pada mereka, ” kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul di gedung Divisi Humas, Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (7/9).

” Untuk paspor yang dikembalikan, dari 15 ribu yang diketemukan penyidik, dikembalikan 6. 889 paspor, ” sambung Martinus.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar