Menuju Kampus Impian

Assalamualaikum Wr.Wb

Disini saya akan bercerita tentang pengalaman saya menuju kampus impian.

AWAL KELAS 12

Memasuki awal kelas 12, saya masih disibukkan dengan kegiatan pramuka. Karena, saat itu masih ada kegiatan yang harus dilaksanakan sebelum purna. Alhamdulilah kegiatan tersebut berjalan dengan lancar. Setelah tidak mengikuti organisasi apapun, saya pun mulai fokus pada Ujian Nasional,UASBN,UAS,dan SBMPTN.

Diawal semster 1, saya sudah memiliki tujuan untuk berkuliah di jurusan agribisnis Universitas Gadjah Mada. Tetapi, pada awal semeter ini saya belum mulai belajar untuk SBMPTN karena saya lebih memilih untuk mempersiapkan Ujian Nasional dan UASBN.Saya pun mulai mengikuti bimbel dan les tambahan.

UN dan UASBN

UASBN adalah ujian akhir sekolah berstandar nasional. Jadi, soal UASBN disini tidak dibuat oleh guru mata pelajaran dari sekolah yang bersangkutan 100%.

Ujian Nasional tahun ini dilaksanakan seperti ujian nasional tahun-tahun sebelumnya. Hanya saja,pada Ujian Nasional tahun ini siswa dibebaskan untuk memilih mata pelajaran yang diminati. Jadi, hanya ada 4 mata pelajaran dalam Ujian Nasional. Dimana,saat itu saya memilih mata pelajaran biologi. Karena, saya lebih suka hafalan dan menurut saya mata pelajaran biologi lebih mudah dipelajari.

Satu hari sebelum Ujian Nasional, saya sudah siap secara fisik maupun mental. Saya juga meminta doa restu kepada kedua orang tua saya agar dimudahkan dalam mengerjakan soal Ujian Nasional.

Ujian nasional hari pertama dan kedua berjalan dengan lancar. Tetapi, dihari ketiga dan keempat, saat Ujian Nasional mata pelajaran Matematika dan Biologi saya merasa kesulitan dalam mengerjakan soal tersebut. Karena,menurut saya soal yang diberikan tidak sesuai dengan kisi-kisi yang telah dipelajari.Saya sangat kecewa pada saat itu. Untuk apa diberikan kisi-kisi kalau soal yang keluar tidak sesuai kisi-kisi.Teman-teman saya pun mengeluhkan hal yang sama saat itu.

SNMPTN,SBMPTN,dan UMPTN

Disini saya akan membahas tentang pengalaman saya pada SNMPTN,SBMPTN,dan UMPTN. Yang pertama yaitu SNMPTN. Alhamdulillah saya tidak termasuk kedalam 50% siswa yang dapat mengikuti SNMPTN.Saat saya tahun bahwa saya tidak dapat mengikuti SNMPTN,saya merasa kecewa. Tapi,saya segera fokus untuk belajar SBMPTN.

Saya mulai fokus belajar SBMPTN yaitu ketika saya selesai melaksanakan Ujian Nasional(ini udah telah banget sebenernya,karena nggak mungkin bisa menyelesaikan semua materi SBMPTN hanya dalam satu bulan).Saya membuat jadwal belajar,berapa soal yang harus saya kerjakan pada SBMPTN,materi apa yang harus saya kuasai,dan berapa lama waktu yang saya butuhkan untuk mengerjakan soal tersebut.

Saat mengerjakan soal SBMPTN,saya merasa kesulitan. Karena soal SBMPTN jauh lebih susah dari soal Ujian Nasional.Dan akhirnya,saya hanya bisa mengerjakan sedikit soal. Sebenarnya,setelah selesai mengerjakan soal SBMPTN, saya sudah pesimis akan lolos SBMPTN, karena sekali lagi soal SBMPTN itu susah banget.

Nah,sambil menunggu hasil SBMPTN,saya mengikuti Ujian Mandiri. Saat itu saya mengikuti Ujian Mandiri UGM,atau biasanya disebut UTUL UGM.Soal Utul UGM lebih mudah jika dibandingan dengan soal SBMPTN. Saya pun yakin dapat lolos Utul UGM. Selain itu,saya juga mengikuti Seleksi Masuk UNS.Dimana saya memilih jurusan yang sama yaitu Agribisnis. Seleksi Mandiri UNS ini kita tidak perlu mengerjakan soal ujian seperti ujian mandiri lainnya,tetapi Seleksi Mandiri UNS menggunakan nilai hasil SBMPTN.

PENGUMUMAN HASIL SBMPTN DAN UJIAN MANDIRI

Akhirnya pengumuman hasil sbmptn pun diumumkan. Saya pun membuka hasil SBMPTN melalui website UGM. Dan hasilnya “MAAF,ANDA DINYATAKAN TIDAK LOLOS”. Hmmmm yaudah lah ya,karena dari awal saya memang sudah pesimis akan lolos sbmptn.Beberapa hari kemudian,diumumkan hasil Ujian Tulis UGM gelombang 1. Awalnya saya sudah yakin akan lolos Utul ugm gelombang 1 ini.Tetapi, setelah saya bertanya kepada teman-teman saya,dan ternyata banyak dari mereka yang gagal,sayapun mulai takut untuk melihat hasil utul ugm ini. Akhirnya,saya pun memberanikan diri untuk melihat hasil ujian tulis ugm gelombang satu. Dan lagi-lagi hasilnya “ANDA DINYATAKAN TIDAK LOLOS”. Beberapa hari setelah Pengumuman SBMPTN dan UTUL UGM gelombang 1. Hasil seleksi mandiri UNS pun diumumkan,dan untuk yang kesekian kalinya,saya gagal lagi.Sempat putus asa pada saat itu,karena saya merasa semua yang saya lakukan sia-sia. Tetapi,kedua orang tua saya selalu memberi saya semangat agar saya tidak mudah putus asa.

Setelah gagal berkali-kali,saya mulai memikirkan ujian mandiri mana lagi yang akan saya ikuti. Akhirnya,saya memutuskan untuk mengikuti Ujian Tulis UMY, dimana saat itu sudah memasuki gelombang keempat. Saat saya mengikuti tes di UMY,saya sempat berkenalan dengan salah satu peserta ujian.Kami pun bercerita singkat tentang pengalaman mengikuti ujian di berbagai universitas. Ternyata,dia sudah gagal berkali-kali dalam mengikuti seleksi.Bahkan,dia sudah mencoba mengikuti ujian mandiri sebanyak 6 kali di salah satu perguruan tinggi swasta yang ada di solo.

Beberapa hari setelah ujian, hasilnyapun diumumkan.Dan Alhamdulillah saya lolos Ujian mandiri gelombang 4. Saya merasa bahagia juga lega,karena akhirnya saya mendapatkan perguruan tinggi.Saya pun langsung memberitahukan kepada kedua orang tua. Dan kedua orang tua saya pun bahagia karena saya mendapatkan perguruan tinggi.Saya bangga menjadi bagian dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Nah,buat kalian yang sedang berjuang untuk mendapatkan perguruan tinggi impian kalian,manfaatkan waktu yang kalian miliki untuk belajar.Jangan pernah menunda waktu belajar. Kalau kalian tidak belajar diwaktu kalian seharusnya belajar,maka kalian akan mendapatkan pelajaran di waktu dimana seharusnya kalian bersenang-senang.

Dan untuk kalian yang gagal mengikuti seleksi mandiri di berbagai universitas,jangan pernah putus asa.Yakinlah bahwa rencana Allah itu yang terbaik.

“….boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu,padahal itu amat baik bagimu,dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu,padahal itu tidak baik bagimu.Allah mengetahui,sedang kamu tidak mengetahui”.(Qs.Al-Baqarah:216).

“….dan janganlah kamu berputus asadari rahmat Allah.Sesungguhnya yang berputus asa dari rahmat Allah,hanyalah orang-orang kafir”. (Qs.Yusuf:87)

 

Wassalamualaikum Wr.Wb

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar