cakmuh

Hanya Blog UMY situs lain


 Pemuda dan mahasiswa merupakan bahasan yang menarik untuk kita diskusikan karena banyak sudut pandang yang dapat kita telaah, dari gaya hidup sampai pemikiran pemikiran. Mereka identik dengan perubahan-perubahan yang telah mereka ciptakan. Secara umum masyarakat menilai perubahan yang terjadi tergantung pada para pemuda terlebih kaum muda intelektual atau mahasiswa.

Sejarah  mencatat perubahan yang terjadi  di dalam dan luar negeri mulai dari dulu sampai sekarang adalah hasil dari pemikiran dan aksi dari para pemuda, kita lihat Berdirinya Boedi Oetomo yang merupakan Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908, Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 Reformasi 20 Mei 1998. Banyak tokoh muda yang berada  dibalik perubahan-perubahan hingga bangsa Indonesia mendapatkan kemerdekaannya dan akhir-akhir ini tentunya masih ingat dalam benak kita tentang kemelut yang terjadi di timur tengah juga merupakan hasil dan mempunyai kaitan dengan para kaum mudanya oleh karena itu para kaum muda dan mahasiswa juga mendapat gelar sebagai pelaku perubahan (agent of change).

Pemuda mempunyai semangat dan kekuatan yang lebih besar jika kita bandingkan dengan anak kecil atau orang tua terlebih orang jompo. Masa muda juga merupakan jam 12 siang ketika matahari bersinar dalam arti, masa titik puncak semangat, jiwa dan raga yang paling maksimal dan puncak dalam perjalanan hidup.

Pemuda dan mahasiswa mempunyai potensi yang sunguh luar biasa. Meminjam kata-kata ahmadinejad “pemuda lebih ampuh dari pada bom”, betapa besar dam ampuh para kaum muda dan mahasiswa menurut pandangan presiden iran tersebut. Dari kata-kata ahmadinejad tersebut dapat dianalogikan, bom merupakan senjata jitu, ampuh dan luar biasa untuk melawan musuh. Jika bom tersebut digunakan dengan benar, sasaran yang tepat dan tidak disalahgunakan maka bom tersebut berfungsi tepat, sejalan dengan apa yang diimpikan dan apabila bom tersebut digunakan untuk kejahatan, disalahgunakan maka kehancuran yang akan ditimbulkan olehnya,  maka bimbingan dan perhatian untuk kaum muda dan mahasiswa sangat penting supaya pergerakan mereka terarah dan terkontrol. Sekali lagi pemuda mempunyai banyak potensi akan tetapi, ketika potensi tersebut tidak dibina dan diperhatikan maka hal sebaliknya akan terjadi, rasa semangat mereka hilang, hanya malas-malasan dan berfoya-foya  atau malah lebih buruk lagi mereka menggunakan potensi-potensi luar biasa mereka untuk hal- hal negative misalnya tawuran, menggunakan obat-obatan terlarang, mabuk-mabukan dsb.

Salah satu indicator  suatu Negara ada pada kaum muda dan kaum intelektual. Jika suatu mempunyai banyak kaum muda intelektual yang sadar dan cinta tanah air maka Negara tersebut akan tetap mempunyai nilai-nilai yang menjadi karakter serta akan tetap menjaga keutuhan suatu Negara. Hal penting yang harus disadari oleh pemuda adalah pemuda tidak dapat melepaskan tanggung jawab atas problematika yang bangsa hadapi saat ini. Pemuda harus berdiri di garis depan dalam menghadapi tantangan besar, mengantisipasi gaya baru di era globalisasi.

Hal lain yang yang tidak kalah penting adalah memperjuangkan Hak Asasi Manusia. Banyak fakta membuktikan adanya ketimpangan social yang menyangkut HAM di Negara indonesia. Salah satu pengertian  HAM atau hak asasi manusia adalah hak yang dimiliki atau tidak dimiliki manusia sejak lahir sampai meninggal atau mati. Hak –hak yang seharusnya masyarakat punya, di ambil alih atau direbut oleh pihak-pihak tertentu. Sehingga mengakibatkan keterpurukan serta keterbelakangan pada Negara tersebut.

Misalnya pada Hak azasi peradilan / procedural Right terjadi banyak kebohongan dan ketidakadilan dipengadilan dan di lembaga permasyarakatn, orang yang mencuri ayam akan mendapatkan hukuman lebih berat dari pada orang yang merampok uang Negara puluhan bahkan ratusan juta. Banyak  orang yang mempunyai banyak uang  mendapatkan posisi tinggi dan bisa mengubah benar menjadi salah, begitu juga sebaliknya yang salah bisa menjadi benar.

Dalam lembaga pemasyarakatan juga terjadi tebang pilih antara orang kaya dan orang miskin, fasilitas mewah dapat dinikmati oleh narapidana jika ada uang, jika tidak punya uang maka fasilitas ala kadarnya akan mereka peroleh. Selain itu pada hak asasi social budaya/ Social Culture Right banyak hal yang seharusnya menjadi hak masayrakat untuk mendapatkan informasi yang layak dan patut untuk dicontoh, penayangan yang tidak berkarakter Indonesia sebagai Negara yang berpancasila.

Peran pemuda dan para intelektual muda atau mahasiswa sangat penting untuk mengambil tugas yang sangat mendasar ini guna mewujudkan bangsa Indonesia yang bermartabat. Apabila kita refleksikan kembali sejarah akan peran pemuda di Indonesia, pertanyaan yang timbul, apa yang kita harapkan dari generasi muda pada umumnya sekarang?

 

Coba tengok generasi muda Indonesia saat ini, khususnya di Ibukota dan kota-kota besar. Bagaimanakah keseharian tingkah laku pola mereka?. Sex, Love, and Rock and Roll serta foya-foya. Mungkin hal tersebut yang sebagian mereka lebih suka dari pada duduk bersama membahas tentang kehidupan social atau tentang ilmu ilmu yang bermanfaat. Hal tersebut sudah menjadi budaya yang telah mendarah daging di kalangan pemuda sekarang mereka lebih asyik bersantai ria. pada hakikatnya semua manusia pingin bebas termasuk para pemuda. Bebas memang diperbolehkan akan tetapi harus ingat batasan-batasan atau hukum yang mengatur diri kita.

Walaupun demikian tidak ada kata terlambat untuk menjadikan Negara bumi pertiwi ini lebih bermartabat. Pemuda dan mahasiswa yang hebat mereka yang mempunyai epistemology dan spiritual dalam dirinya.

Secara Epistemologi atau Teori Pengetahuan yang berhubungan dengan hakikat dari ilmu pengetahuan, pengandaian-pengandaian, dasar-dasarnya serta pertanggung jawaban atas pernyataan mengenai pengetahuan yang dimiliki oleh setiap manusia. Pengetahuan tersebut diperoleh manusia melalui akal dan panca indera dengan berbagai metode.

Dengan berepistemology maka pemuda dan mahasiswa akan mengetahui hakikat dirinya sebagai manusia yang berakal, mempunyai banyak potensi, berani bermimpi dan berniat, kemudian melakukannya. Bermimpi dan berniat adalah hal utama yang harus dimiliki setiap pemuda dan para mahasiswa, mana mungkin para pemuda dan mahsiswa mampu mendapat nilai 9 jika mereka takut untuk mendapatkan nilai tersebut. Jika kita ingin mendapatkan nilai 9 maka kita harus berani bermimpi mendapatkan nilai 10 atau 9. Jika mimpi kita mendapatkan 7 maka peluang yang akan muncul adalah nilai 7, 6, 5 bahkan 4, maka berani bermimpi merupakan langkah awal menuju cita-cita.

Tidak hanya bermimpi, niat juga hal penting dalam mewujudkan cita-cita, niat saja tidak berani bagaimana bisa berbuat. Nabi bersabda setiap amal perbuatan tergantung dari niatnya. Pemuda harus mempunyai niat kesungguhan menghadapi berbagai rintangan, kesungguhan dalam beramal, keseriusan dalam berfikir. Berhati-hatilah dalam berniat karena niat dari niat akan tumbuh perilaku kemudian menjadi kebiasaan hal tersebut akan terus berlansung kemudian menjadi karakter atau sifat kemudian nasib atau takdir. Jika kita ambil kesimpulan bahwa niat dapat mengubah takdir. Kita akan mendapatkan takdir baik jika niat kita baik begitu juga sebaliknya.

Setelah berani bermimpi para pemuda dan mahasiswa dituntut untuk mengaktualisasikan dari apa yang telah mereka cita-cita yakni dalam hal mewujudkan HAM. Niat dan cita-cita dalam mewujudkan bangsa Indonesia yang bermartabat hanyalah sebagai impian, khayalan tanpa adanya praktek. Berani mencoba tidak takut gagal harus ada pada setiap pelaku perubahan, kita ingat Thomas alfa Edison menemukan bola lampu setelah percobaannya ke 14000, berarti ia mendapat 13999  kegagalan. Dan masih banyak para ilmuwan yang mereka mendapati kegagalan pada awal-awalnya. Bagaimana akan bisa menang lomba essay di umy, daftar saja takut gagal? Mungkin memulai adalah kegiatan yang paling sulit karena belum terbiasa atau malah belum pernah mengetahui tentang apa yang harus diperbuat. Tetapi setelah itu akan lancer mengalir sesuai dengan ide. Walaupun sulit, coba dan yakin adalah kunci mencapai cita-cita

Spiritual adalah sebagai batasan dan pembimbing para pemuda untuk mewujudkan HAM. Hal tersebut telah terpaparkan dalam kaidah-kaidah agama tentang kepedulian terhadap sesama manusia, saling menghormati, menjaga keutuhan dalam menjaga kedamaian dan lain sebagainya.  Orang yang berspritual akan sadar bahwa dirinya sebagai makhluk ciptaan Allah yang berlaku hukum-hukum agama sebagai batasanya, Selain berhubungan dengan manusia, juga memiliki hubungan vertical kepada penguasa alam, tempat dimana meminta pertolongan. Fakta telah membuktikan bahwa orang-orang yang berspiritual tinggi akan dekat dengan tuhannya, takut untuk memiliki yang tidak berhak dia terima.

Di Indonesia banyak orang yang cerdas, pandai, dan luar biasa terlihat dari banyaknya ilmuwan-ilmuawan dan jawara-jawara di tingkat international akan tetapi ketiadaan spiritual yang mereka miliki sehingga mereka menyalahgunakan kewenangannya tersebut, ketimpangan seperti ini yang seharusnya terhindar dari setiap warga yang berpancasila maka keduanya, epistemology dan spiritual dimiliki manusia khususnya pemuda dan para intelektual muda sebagia pelaku perubahan (agent of change) maka HAM akan tegak secara otomatis.

Para sahabat muda, masa depan ada di tangan kita, perubahan ada ditanagan kita, mari belajar menuntut dan meningkatkan ilmu, membina dari diri sendiri, memperkokoh spiritual kita, membina fisik dan berolah raga sehingga kita bisa menegakkan HAM untuk mewujudkan Indonesia yang bermartabat.

 

 

 

 

 

 

 

Categories: Tak Berkategori

About cakmuh

university student is my status lhoooooo.... tapi aku gak besar kepala cuman bangga ....

PROFIL AKU

cakmuh

university student is my status lhoooooo....
tapi aku gak besar kepala cuman bangga ....


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Pemuda berepistemolo

 Pemuda dan mahasiswa merupakan bahasan yang menarik untuk kita diskusikan ...

Berbenahlah pendidi

  Penddikan adlah salah satu tolok ukur suatu bangsa. Bukan dari ...

I DO

I've done what I can but they don't think so it should ...

dialog negeriku di u

membangun kultur politik dalam menciptakan pemimpin ideal 2014 key note speech;buya ...