Perbedaan Paling Mendasar Antara Desain Klasik dan Retro

Dewasa ini sedang ramai dekorasi hunian yang mengusung tema klasik, vintage dan retro. Kesemuanya memiliki identitas yang sama, yaitu tema yang sempat booming pada tahun-tahun 60-90an. Lalu apa perbedaannya? Termasuk tema klasik dan retro yang cukup sulit dibedakan.

Perbedaan Desain Klasik dan Retro

Tema klasik dan retro merupakan tema yang sama-sama berasal dari abad 19 dan saat ini sedang digandrungi oleh banyak masyarakat karena keunikan yang diusungnya. Adapun perbedaan dari kedua tema tersebut adalah:

1. Desain Klasik

Desain klasik muncul pada zaman Yunani dan Romawi yang kemudian mempengaruhi zaman selanjutnya hingga masa kini yang digandrungi lagi karena keunikan yang dimilikinya. Desain klasik pada mulanya sangat kental dengan arsitektur eropa yang menggambarkan desain yang mewah. Desain klasik sangat kental dengan ciri khasnya yaitu menggunakan pilar-pilar, ornamen dan profil khas Romawi dan Yunani. Bangunan gaya klasik memiliki ukuran melebihi kebutuhannya, pilar yang besar serta ornamen yang sangat estetik sehingga mengesankan kesan megah. Desain klasik kental dengan warna yang agung seperti cokelat, warna emas, putih, dan merah. Perabotan yang dipasang pada hunian dengan gaya klasik pun perabotan yang mengesankan kemewahan seperti gelas emas, marmer, guci mahal hingga karpet hitam. Walaupun terkesan mahal, untuk menerapkan desain ini pada hunian Anda bukanlah hal sulit, Anda hanya cukup menerapkan warna dan perabotan yang mengidentikan desain klasik dengan harga yang murah, seperti karpet merah yang bisa Anda dapatkan di toko lantai karpet dengan harga terjangkau.

2. Desain retro

Desain retro

Desain retro merupakan desain yang juga jadul, yaitu sempat naik pada tahun 60-an. Berbeda dengan desain klasik yang hanya menggunakan warna tertentu, desain retro lebih fleksibel bahkan berani menggunakan warna. Pada dasarnya desain retro merupakan desain yang terus menerus berkembang, namun satu yang tidak pernah lepas dari ciri khasnya desain retro adalah desain yang selalu mengandung warna orange walaupun dikombinasikan dengan warna lain serta memiliki garis geometris seperti menggunakan lantai dan dinding dengan pola-pola geomteris. Perabotan dalam desain retro merupakan perabotan yang tidak pasti seperti perabotan klasik yang harus berusia tua dan megah. Perabotan retro bisa saja perabotan masa kini yang didesain seperti jadul. Untuk menciptakan desain retro tidaklah sulit, Anda hanya perlu berani bermain warna dan pola-pola geometris. Salah satunya adalah melalui wallpaper dinding geometris atau karpet geometris yang dapat dengan mudah Adna temukan di toko lantai karpet.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar