Miskin Tak Selalu Bodoh

Karena semua orang berhak berpendidikan

Aksi bejat dilakukan empat pemuda mencabuli dan memperkosa Bunga (13, nama samaran). Aksi tersebut dilakukan empat pemuda yaitu Dn (17), Sn (20), Er (21), dan Mi (17). Setelah Bunga dibawa ke rumah Mi, dia dipaksa untuk minum minuman keras, setelah korban merasa pusing maka kesempatan itu dimanfaatkan oleh keempat pelaku tersebut untuk melakukan hubungan intim secara paksa dan mencabulinya. Berita ini saya ambil dari Harian kedaulatan Rakyat, 5 Oktober 2010 dan terjadi di Banyumas. Berita-berita seperti ini menghiasi Harian Surat kabar, radio, atau televisi di setiap harinya.

Saya sendiri tidak kuasa membayangkan remaja-remaja seusia mereka sudah mengenal minuman keras dan tega melakukan kejahatan memperkosa seorang anak perempuan. Padahal, idealnya usia mereka itu adalah usia dimana mereka sedang asyik-asyiknya menikmati masa remaja dengan terjun ke dunia pendidikan. Tapi kenyataan di lapangan berkata lain, mereka malah melakukan hal yang sangat ironis jika kita lihat dari kaca mata apapun.

Banyak sekali sebab yang menjadikan seseorang bisa sampai melakukan hal yang sangat bejat seperti hal diatas. Pendidikan seks yang salah, pengawasan orang tua yang kurang, lingkungan yang mendukung, dan terbukanya teknologi informasi yang memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk bebas mengakses apa saja tanpa pengawasan yang benar. Akhirnya mereka tidak berpikir panjang untuk melakukan keinginannya. Padahal akibat yang akan ditanggung tidak hanya jangka pendek, tapi akan berlaku sampai di akherat.

Solusi sederhana yang paling mungkin untuk diberikan adalah kembali memahamkan kepada semua remaja bahwa apa yang mereka lakukan harus dipikirkan matang-matang terlebih dahulu. Jangan sampai melakukan sesuatu tanpa pikir panjang. Karena akibat yang akan ditanggung jika sampai melakukan kesalahan akan berdampak panjang. Terlebih penyesalan yang harus ditanggung karena kesalahan mereka sendiri. Peran orang tua juga sangat mempengaruhi perkembangan mereka, maka orang tua jangan samapai melepas begitu saja anak-anaknya.

Categories: pendidikan, sehat

PROFIL AKU

choirul huda


Popular Posts

Fenomena Tawuran Sup

Bismillahirrohmanirrohiim..... Tawuran suporter Persita tangerang dengan warga dipicu karena mereka ...

Hati-hati Ada Cacing

Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung meriah karena warga satu RT ...

Crop Circle UFO Slem

Alam memberikan pemandangan yang selalu saja memanjakan mata manusia sekaligus ...

Usaha Maksimal Untuk

“ANDA PUAS, BERI TAHU TEMAN ANDA ANDA KURANG PUAS, BERI TAHU ...

Dokter Spesialis dia

Aku tersenyum-senyum sendiri dari kejauhan ketika melihat salah satu pasien ...