Miskin Tak Selalu Bodoh

Karena semua orang berhak berpendidikan

Anjing saja Masuk Masjid

Posted by choirul huda 56 Comments

Masjid yang megah dengan arsitektur cantik banyak sekali menghiasi negeri ini. Salah satu contohnya adalah Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) yang berada di Semarang, diresmikan oleh presiden Susilo bambang Yudhoyono pada tahun 2006. Perpaduan arsitektur tradisional dan modern menjadikan MAJT sangat indah dan menjadi ikon baru bagi Kota Semarang. Apalagi payung elektrik yang ada si masjid tersebut ternyata hanya ada dua di dunia, yaitu di MAJT itu sendiri dan di Masjid Nabawi Madinah. Jadi jika kita belum memiliki kesempatan untuk ke Madinah melihat payung elektrik tersebut, kita bisa berkunjung ke MAJT. Selain itu, masih banyak lagi masjid yang bangunannya tidak kalah dengan MAJT atau bahkan lebih bagus lagi.

“Ustadz, apa yang menjadi kesan pertama anda ketika menginjakkan kaki untuk yang pertama kalinya di Gunung Kidul ini?” tanya ustadz Harun kepada salah seorang temannya yang datang dari Sumatra untuk berdakwah di Gunung Kidul.

“Subhanallah, ketika saya masuk ke masjid ne ustadz, saya melihat anjing didalam masjid” Begitu kata ustadz yang datang dari Sumatra

Begitu kira-kira kisah menarik yang bisa saya simpulkan dari Ustadz Harun Al Rasyid ketika mengikuti Pasar Srengenge kemaren. Kisah sederhana yang penuh makna melihat kondisi masjid sekarang yang jauh dari jamaah, sampai-sampai anjing saja bisa masuk ke dalam masjid. Kemudian Ustadz Harun menambahkan dalam ceritanya mengapa kok sampai bisa anjing yang masuk kedalam masjid, mengapa bukan ayam atau hewan yang lain. Mungkin ya karena banyak warga disana yang berpindah agama sehingga peliharaan disana adalah hewan yang najis menurut agama Islam.

Dimanakah orang-orang Islam yang berada disekitar masjid itu? pertanyaan penting yang seharusnya membutuhkan jawaban jelas. Jika anjing saja bisa masuk kedalam masjid, itu artinya orang-orang Islam yang berada disekitar masjid itu sudah sangat dibutuhkan sekali untuk kembali mengisi masjid tersebut. Jika kita sandingkan dengan cerita awal saya bahwa bangunan masjid sekarang itu megah-megah, maka yang bisa saya ambil kesimpulan adalah masjid hanya terlihat megah pada bangunannya saja, belum pada isi dari masjid tersebut. Memang ini tidak bisa kita sama ratakan, karena banyak masjid yang juga megah bangunannya juga makmur jamaahnya.

Akhirnya seperti biasa saya hanya bisa berdoa, semoga sindiran dari Ustadz Harun ini menjadi pelajaran berharga untuk umat Islam semua bahwa masjid itu tidak boleh hanya megah secara fisik saja. Akan tetapi, kembalinya umat Islam untuk memakmurkan masjid itu menjadi agenda yang lebih penting. Semoga kita semua kembali tersadar bahwa sebenarnya masjid-masjid yang dibangun itu sudah rindu dengan jamaah…

Categories: dakwah

PROFIL AKU

choirul huda


Popular Posts

Fenomena Tawuran Sup

Bismillahirrohmanirrohiim..... Tawuran suporter Persita tangerang dengan warga dipicu karena mereka ...

Hati-hati Ada Cacing

Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung meriah karena warga satu RT ...

Crop Circle UFO Slem

Alam memberikan pemandangan yang selalu saja memanjakan mata manusia sekaligus ...

Usaha Maksimal Untuk

“ANDA PUAS, BERI TAHU TEMAN ANDA ANDA KURANG PUAS, BERI TAHU ...

Dokter Spesialis dia

Aku tersenyum-senyum sendiri dari kejauhan ketika melihat salah satu pasien ...