Membangun Kesadaran Pribadi
Aku baru saja bangun dari tidurku karena mendengar adzan yang berkumandang dari surau-surau di sekitar asrama. Lampu kamar sengaja masih belum aku hidupkan agar mataku bisa beradaptasi dengan kehidupan baru setelah tidurku. Sementara diriku mulai mengumpulkan nyawa sedikit demi sedikit dengan mulai mendudukkan badan di kasur asrama yang empuk ini. Mulai aku lipat selimut lusuhku yang berwarna kecoklatan ini. Aku beranjak menuju kamar mandi sembari memikirkan apakah di asrama sudah ada yang adzan atau belum. Biarkan saja..
“Rud, hayooo banguun….”
“Iya mas”
Ternyata dia sudah bangun sebelum aku sepertinya, kadang aku menjadi malu sendiri ketika tugasku sebagai pendamping di usroh ini tidak bisa aku kerjakan maksimal. Bahkan bangun subuh pun aku sering terlambat sehingga mereka bangun lebih dulu dari aku. Seperti yang terjadi tadi pagi, Rudi sudah sholat sunnah sementara aku terlambat membangunkannya.
“G ada kayaknya mas”
“wah”
Biasanya memang aku mengandalkan pengasuh asrama yang setiap harinya tilawah sebelum adzan subuh. Beliau biasanya membaca Surat Al Muzammil sebagai surat favoritnya. Mungkin saja ini beliau niatkan agar anak-anak asuhnya belajar bangun malam kemudian sholat malam walaupun hanya sedikit. Tapi ternyata aku sendiri saja malah terlena dengan kebiasaan malasku mengandalkan pengasuhku ini. Ketika beliau tidak bisa tilawah sebelum subuh, tidak ada yang menggantikan beliau. Bahkan sholat subuhpun akhirnya harus mundur dari jam biasanya.
Kesadaran untuk melakukan sesuatu memang harus dibiasakan dan dipaksakan oleh diri sendiri. Ketika kita sudah mengandalkan orang lain, maka kita akan kaget ketika orang lain tersebut tidak bisa mengerjakan seperti biasanya. Kita seharusnya sadar diri bahwa apa yang kita lakukan tidak hanya untuk diri kita sendiri. Bahwa orang yang paling baik adalah orang yang paling bermanfaat untuk orang lain.
ha ha ha :D
oh ya saya sempat merekam ketika saya menulis artikel ini dan anda bisa melihat bagaimana saya memposting tulisan saya ini disini http://www.youtube.com/watch?v=x0EvFuP_8R0&feature=related



artikel bagus mas bro,.. kesadaran pribadi yang memang sedikit banyak mulai pudar dari diri sebagian masyarakat kita. salam kenal mas bro :D
iya mas, semoga saya bisa selalu terus belajar ya
Terimakasih telah mengingatkan mas.
Semoga kita selalu diberikan limpahan rahmatnya. Amin.
aamiin….
semangat mas, jangan tergantung sama siapapun kalo emang niatnya bangun :D
iya bener banget, kalau menggantungkan orang lain malah ntar jadi kebiasaan buruk
Untung tinggal di asrama dan masih ada orang yang mau membangunkan ya. coba kalau kos. tambah ribet dong. molor mulu… :)
iya Alhamdulillah yah…. g kebayang kalau tinggal di kos bisa jadi berat banget berangkat ke masjid
kak gmn to ngblog nya anda kok bgus cranya dumz ?
wah perasaan biasa saja… he he he
karena biasa saja itu akhirnya akan jadi luar biasa… hayuuk ikut pelatihan blognya gratis lho
memang kadang kita nggak bisa selalu menggantungkan diri sama orang lain :)
iya mbak, kebiasaan buruk kalau selalu menggantungkan diri
OOT mas, itu gambarnya, cover bukunya Abu Sangkan ya? selali menyejukkan liatnya :)
wkwkwkwk… aku comot langsung aja di google kok
sepakat denganmu, Rul
sebaik2 manusia adalah yg bermanfaat bagi orang lain, seperti yang disunnahkan oleh Rasulullah saw
salam
iya bunda, semakin bermanfaat maka akan semakin bahagia.. he he
bener, perlu kesadaran diri sendiri
setuju!!!!
betul betul betul…. kalau g dari diri sendiri mau nunggu siapa lagi
Setuju Mas, jangan bergantung sama orang lain. Lakukan semuanya sendiri :-)
sepakat. ketergantungan thd orang lain tidak selalu berdampak baik. kalau ngerjakan soal mending ngerjakan sendiri daripada nunggu jawaban dari temen (yg belum tentu benar)…
dari cerita di atas, semakin sadar kalo kita ga boleh mengandalkan orang lain..
Oh ya blognya bagus,, gimana caranya yaa?? :D
Wah…sangat bermanfaat banget postingan ini…,makasih ya karena sudah mengingatkan…,
lam kenal…^_^v
Titip ya mas di Blogroll nya http://blog.umy.ac.id/mfabdullah/universitas-terbaik-edisi-pantun/
Universitas Terbaik