Miskin Tak Selalu Bodoh

Karena semua orang berhak berpendidikan

Bunuh Diri

Posted by choirul huda 32 Comments

Bunuh diri menjadi pilihan terakhir dari seorang teman adekku yang baru menduduki kelas 2 SMA. Karena masalah percintaan  membuat dirinya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri di blandar rumahnya. Memang sempat terselamatkan karena dia belum mati ketika berada di blandar, tapi ketika dibawa ke Puskesmas, nyawanya melayang sia-sia. Sungguh keputusan yang sangat disayangkan jika hanya gara-gara masalah cinta seorang anak remaja rela mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Keputusan yang menurut saya adalah pendaftaran diri menuju ke neraka. (Mohon pencerahannya).

Memilih untuk bunuh diri itu mungkin juga sudah dipikirkan dengan sangat matang oleh pelakunya. Jika tidak dipikirkan dengan matang, tidak mungkin dia rela membunuh dirinya sendiri dengan cara-cara gila. Bayangkan saja ketika kemaren saya melihat sebuah berita di salah satu TV swasta yang memberitakan seorang yang bunuh diri dengan cara menerjunkan dirinya dari lantai atas sebuah mall. Saya sendiri ngeri membayangkan bagaimana rasanya ketika orang tersebut jatuh kemudian patah tulang-tulangnya. Malah ada yang sempat guyonan, “kalau langsung mati mungkin enak, tapi kalau malah g jadi mati kan malah repot”. Oh sungguh pilihan yang sangat goblog untuk memilih bunuh diri.

“Hai orang-orang yg beriman bertakwalah kamu kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.”

Ayat Al Qur’an diatas selalu dipaparkan oleh khatib jum’at ketika khatib menyampaikan khutbahnya. Iya, wasiat takwa merupakan rukun yang harus disampaikan oleh khatib agar umat Islam selalu bertambah taqwa kepada Allah SWT. Jelas sekali dalam ayat diatas bahwa orang-orang yang beriman disuruh jangan sekali-sekali mati melainkan dalam keadaan Islam. Karena mati dalam keadaan Islam itu sungguh suatu hal yang amat mulia. Bahkan seperti yang saya ketahui selama ini ada motto yang sangat menyemangati “Hidup mulia atau mati syahid”. 

Semoga kita semua bisa memilih jalan yang terbaik untuk menghadapi berbagai macam masalah yang menghadang. Karena memang masalah itu sudah menjadi hal yang wajar dalam kehidupan kita. Ingatlah bahwa Allah tidak membebani melainkan atas kemampuan kita. Dan setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Semangat selalu semoga kita semua mati dalam keadaan husnul khotimah. aamiin

Categories: dakwah

32 Responses so far.

  1. aih~
    ngapain bunuh diri? lha wong setiap insan kan sdh pasti mati

  2. Kasihan ya… semoga diterima disisinya. Mentalnya kurang kuat.. butuh kedekatan dengan orang tua mungkin ya. sehingga keputusan keputusan cepat seperti itu bisa di hindari. apabila di rumah di bukakan komunikasi yang baik. Semoga bener tuh ya comment saya… salam kenal ya.

  3. fanz says:

    bunuh diri karena cinta? bukanlah cinta bila ia membuat anda tersiksa. pertebal iman dan perdalam tauhid untuk menjauhi hal tersebut :)

  4. narno says:

    bunuh diri bukanlah hasil pemikiran yang matang justru bentuk ketergesaan dalam menghadapi suatu masalah

  5. Ely Meyer says:

    sayang sekali ya, hanya krn cinta bisa bunuh diri begitu

  6. kamal says:

    sempet pengen bunuh diri waktu ababil (abg labil)”untung sadar …saat denger adzan ^^ nice artikel”

  7. Menurut saya ini aneh. Tapi lebih aneh lagi kala dia bunuh diri. Aneh karena itu mati konyol, seolah-olah hidup itu hanya untuk cinta.

  8. nyayu amibae says:

    memang patah hati rasa nya sakit,, tapi aku bisa jamin setelah satu bulan mesti deh akan selesai karena dalam sebulan itu akan terbersit suatu hikmah dari kejadian,,

    klo menurut ku, bunuh diri kembali kepada kadar keimanan saja sob,,,klo orang yang beriman mesti deh merasa ada Allah sebagai penolong dari segala kesulitan…

  9. orange float says:

    bunuh diri adalah keputusan yang bodoh, hidup di dunia susah apalagi di akhirat

  10. indonesia says:

    bunuh diri tidak menyelesaikan masalah, tetapi hanya membuat masalah baru

  11. marsudiyanto says:

    Jangan sampai kita menempuh jalan itu. Sudah sakit, nggak diridhoi lagi…

  12. masgiy says:

    hidup ini sesungguhnya sangat indah, namun sayang sekali…..tidak semua dari kita menyadari betapa indahnya hidup

    http://halamankedua.wordpress.com/2011/10/05/hidup-ini-indah-penuh-dengan-warna/

  13. lhoo… gantung diri… diselamatkan masih bisa, koq di jalan bisa meninggal ya… kalo di film2 kan begitu diturunin dari tali, langsung batuk2 ga jadi meninggal… o.O beda ya kenyataannya… hehe…

    Salam,
    Hansen JM

  14. amisha says:

    bodoh kali lah orang yang mau bunuh diri tu..sempit kali pemikirinnya, apalg hanya krn cinta? ya ampuun..astaghfirullahal’aziim, bener tuh imannya kurang bgt, n pengetahuan agamanya minim sekali…
    mdh2an bisa diambil hikmahnya..

  15. tiara says:

    jiwa labil yang ga disalurkan secara tepat ternyata bisa fatal gini ya :(

  16. mimi radial says:

    naudzubillahi min dzaliiq

  17. katakatalina says:

    setiap masalah ada jalan keluarnya. Allah menguji bukan karena benci, tapi karena sayang…jadi buat apa bunuh diri ??

    salam :)

  18. itulah pentingnya IMAN ya mas.. semoga akal sehat kita, dan iman kita, bisa terus membuat kita menjauh dari hal-hal bodoh seperti itu.. :)

  19. daftar diri menuju neraka? haha…gak perlu pake nomor antrian tuh…

    *berdoa
    semoga kita semua tidak berpikiran sempit untuk melakukan hal-hal yang dimurkai Allah

  20. aryna says:

    Salam,
    Mungkin adegan bunuh terdiri yang marak terjadi belakangan ini sedikit mencerminkan krisis karakter yang dialami masyarakat kita. Perlu segera ada renovasi mental, jangan hanya renovasi infrastruktur melulu yang dielu elukan ^_^

    http://coretanarina.wordpress.com/2012/02/21/terbelenggu-matematika/

  21. kakaakin says:

    Nauzubillah…
    Tidak jarang saya berhadapan dengan orang yang mencoba bunuh diri, namun gagal.
    Mereka sangat kasihan sekali :(

  22. ocky fajzar says:

    naudzubillahimindzalik, semoga kita termasuk orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT dan senantiasa dibukakan pintu hati dan pikirannya agar terhindar dari perbuatan tercela dan sia-sia……seperti bunuh diri.

  23. anny says:

    Kadang dikala kita putus asa pun termasuk bunuh diri, membunuh semangat dan kesempatan.
    Semoga kita terhindar dari perbuatan bodoh itu.

  24. die says:

    Sejujurnya aku paling benci orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri, tapi disisi lain mungkin itulah janjinya ketika dia dilahirkan kedunia ini.

  25. yoga says:

    skrg itu zaman edan.haha

  26. Fattah says:

    Wah, sungguh mengerikan kalau kita melihat tirani dari bunuh dri yang ada di dunia ini, herannya bunuh diri saat ini masih menjadi trend yang ada di kalangan pemuda. miris rasanya,

  27. bunuh diri sangat di benci alloh swt….
    naudzubillahimindzalik….

  28. uz1453 says:

    janganlah berputus asa, karena gagal itu tandanya belum berhasil… hehe


Please copy the string mwWPri to the field below:

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Popular Posts

Ketidaksetujuanku

tidak untuk saya ungkapkan ke umum, tapi nekat saja. ...

Tulisanku g mutu, ne

Saya tak pernah bisa mengungkapkan isi hati sesuai harapan hati ...

Pencuri juga Menginc

Waktu itu saya sedang mempersiapkan diri untuk mengumandangkan adzan waktu ...

Merindukan Kenangan

Aku itu memang aneh, kalau yang lain sibuk memposting tentang ...

KOIN PEDULI JALAN LU

Kondisi alam yang labil dan keterbatasan dana yang tidak ...

Sponsors