Bunuh Diri
Bunuh diri menjadi pilihan terakhir dari seorang teman adekku yang baru menduduki kelas 2 SMA. Karena masalah percintaan membuat dirinya nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantungkan diri di blandar rumahnya. Memang sempat terselamatkan karena dia belum mati ketika berada di blandar, tapi ketika dibawa ke Puskesmas, nyawanya melayang sia-sia. Sungguh keputusan yang sangat disayangkan jika hanya gara-gara masalah cinta seorang anak remaja rela mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Keputusan yang menurut saya adalah pendaftaran diri menuju ke neraka. (Mohon pencerahannya).
Memilih untuk bunuh diri itu mungkin juga sudah dipikirkan dengan sangat matang oleh pelakunya. Jika tidak dipikirkan dengan matang, tidak mungkin dia rela membunuh dirinya sendiri dengan cara-cara gila. Bayangkan saja ketika kemaren saya melihat sebuah berita di salah satu TV swasta yang memberitakan seorang yang bunuh diri dengan cara menerjunkan dirinya dari lantai atas sebuah mall. Saya sendiri ngeri membayangkan bagaimana rasanya ketika orang tersebut jatuh kemudian patah tulang-tulangnya. Malah ada yang sempat guyonan, “kalau langsung mati mungkin enak, tapi kalau malah g jadi mati kan malah repot”. Oh sungguh pilihan yang sangat goblog untuk memilih bunuh diri.
“Hai orang-orang yg beriman bertakwalah kamu kepada Allah sebenar-benar takwa kepadaNya dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.”
Ayat Al Qur’an diatas selalu dipaparkan oleh khatib jum’at ketika khatib menyampaikan khutbahnya. Iya, wasiat takwa merupakan rukun yang harus disampaikan oleh khatib agar umat Islam selalu bertambah taqwa kepada Allah SWT. Jelas sekali dalam ayat diatas bahwa orang-orang yang beriman disuruh jangan sekali-sekali mati melainkan dalam keadaan Islam. Karena mati dalam keadaan Islam itu sungguh suatu hal yang amat mulia. Bahkan seperti yang saya ketahui selama ini ada motto yang sangat menyemangati “Hidup mulia atau mati syahid”.
Semoga kita semua bisa memilih jalan yang terbaik untuk menghadapi berbagai macam masalah yang menghadang. Karena memang masalah itu sudah menjadi hal yang wajar dalam kehidupan kita. Ingatlah bahwa Allah tidak membebani melainkan atas kemampuan kita. Dan setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Semangat selalu semoga kita semua mati dalam keadaan husnul khotimah. aamiin


aih~
ngapain bunuh diri? lha wong setiap insan kan sdh pasti mati
iya benar sekali dan harus mengusahakan agar mati dalam keadaan husnul khotimah
Mungkin iman dan pemahaman agamanya masih dangkal bro.
Bunuh diri ….. kelak diakhirat akan dicuekin oleh Tuhan … karena telah mengingkari syukur nikmat yaitu hidup yang telah diberikan Tuhan
Kasihan ya… semoga diterima disisinya. Mentalnya kurang kuat.. butuh kedekatan dengan orang tua mungkin ya. sehingga keputusan keputusan cepat seperti itu bisa di hindari. apabila di rumah di bukakan komunikasi yang baik. Semoga bener tuh ya comment saya… salam kenal ya.
iya… semoga saja kita semua bisa mengambil pelajaran berharga dari kejadian ini….
bunuh diri karena cinta? bukanlah cinta bila ia membuat anda tersiksa. pertebal iman dan perdalam tauhid untuk menjauhi hal tersebut :)
benar sekali, karena dengan agama hidup akan tenang….
bunuh diri bukanlah hasil pemikiran yang matang justru bentuk ketergesaan dalam menghadapi suatu masalah
sayang sekali ya, hanya krn cinta bisa bunuh diri begitu
sempet pengen bunuh diri waktu ababil (abg labil)”untung sadar …saat denger adzan ^^ nice artikel”
Menurut saya ini aneh. Tapi lebih aneh lagi kala dia bunuh diri. Aneh karena itu mati konyol, seolah-olah hidup itu hanya untuk cinta.
memang patah hati rasa nya sakit,, tapi aku bisa jamin setelah satu bulan mesti deh akan selesai karena dalam sebulan itu akan terbersit suatu hikmah dari kejadian,,
klo menurut ku, bunuh diri kembali kepada kadar keimanan saja sob,,,klo orang yang beriman mesti deh merasa ada Allah sebagai penolong dari segala kesulitan…
bunuh diri adalah keputusan yang bodoh, hidup di dunia susah apalagi di akhirat
bunuh diri tidak menyelesaikan masalah, tetapi hanya membuat masalah baru
Jangan sampai kita menempuh jalan itu. Sudah sakit, nggak diridhoi lagi…
hidup ini sesungguhnya sangat indah, namun sayang sekali…..tidak semua dari kita menyadari betapa indahnya hidup
http://halamankedua.wordpress.com/2011/10/05/hidup-ini-indah-penuh-dengan-warna/
lhoo… gantung diri… diselamatkan masih bisa, koq di jalan bisa meninggal ya… kalo di film2 kan begitu diturunin dari tali, langsung batuk2 ga jadi meninggal… o.O beda ya kenyataannya… hehe…
Salam,
Hansen JM
bodoh kali lah orang yang mau bunuh diri tu..sempit kali pemikirinnya, apalg hanya krn cinta? ya ampuun..astaghfirullahal’aziim, bener tuh imannya kurang bgt, n pengetahuan agamanya minim sekali…
mdh2an bisa diambil hikmahnya..
jiwa labil yang ga disalurkan secara tepat ternyata bisa fatal gini ya :(
naudzubillahi min dzaliiq
disinilah pentingnya pendidikan tauhid dan kalau boleh pemberitaan tentang bunuh diri di mediamasa di kurangi karena ini secara tidak langsung memberi infirasi kepada anak muda untuk mengikutinya
setiap masalah ada jalan keluarnya. Allah menguji bukan karena benci, tapi karena sayang…jadi buat apa bunuh diri ??
salam :)
itulah pentingnya IMAN ya mas.. semoga akal sehat kita, dan iman kita, bisa terus membuat kita menjauh dari hal-hal bodoh seperti itu.. :)
daftar diri menuju neraka? haha…gak perlu pake nomor antrian tuh…
*berdoa
semoga kita semua tidak berpikiran sempit untuk melakukan hal-hal yang dimurkai Allah
Salam,
Mungkin adegan bunuh terdiri yang marak terjadi belakangan ini sedikit mencerminkan krisis karakter yang dialami masyarakat kita. Perlu segera ada renovasi mental, jangan hanya renovasi infrastruktur melulu yang dielu elukan ^_^
http://coretanarina.wordpress.com/2012/02/21/terbelenggu-matematika/
Saleum,
Paling benci banget sama orang yang bunuh diri karena cinta. lemah….
Nauzubillah…
Tidak jarang saya berhadapan dengan orang yang mencoba bunuh diri, namun gagal.
Mereka sangat kasihan sekali :(
naudzubillahimindzalik, semoga kita termasuk orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT dan senantiasa dibukakan pintu hati dan pikirannya agar terhindar dari perbuatan tercela dan sia-sia……seperti bunuh diri.
Kadang dikala kita putus asa pun termasuk bunuh diri, membunuh semangat dan kesempatan.
Semoga kita terhindar dari perbuatan bodoh itu.
Sejujurnya aku paling benci orang-orang yang melakukan tindakan bunuh diri, tapi disisi lain mungkin itulah janjinya ketika dia dilahirkan kedunia ini.
skrg itu zaman edan.haha
Wah, sungguh mengerikan kalau kita melihat tirani dari bunuh dri yang ada di dunia ini, herannya bunuh diri saat ini masih menjadi trend yang ada di kalangan pemuda. miris rasanya,
bunuh diri sangat di benci alloh swt….
naudzubillahimindzalik….
janganlah berputus asa, karena gagal itu tandanya belum berhasil… hehe
Auzubillah……..