Ini adalah perjalanan kedua saya ke Jakarta setelah dulu waktu MTs saya sempat piknik juga ke Jakarta. Tujuan ke Jakarta kali ini adalah Kuliah Kerja Lapangan dari Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitass Muhammadiyah Yogyakarta (KPI UMY). Saya bersama mahasiswa KPI UMY bersama-sama melaksanakan KKL dengan tujuan ke Dewan Dakwah Islam Indonesia (Dewan Dakwah), Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas 1 Cipinang, dan Kick Andy di Metro TV. Sayang sekali karena Kick Andy katanya sedang sakit maka tujuan ke Metro TV dibatalkan. Akhirnya tujuan dialihkan ke Pantai Ancol untuk refreshing. Sebenarnya agak kecewa juga karena saya suka sekali dengan acara Kick Andy, tapi akhirnya ya harus diterima dengan lapang dada.

Di Dewan Dakwah kami diterima dengan hangat oleh pengurus yang ada disana, setelah memberikan sepatah dua patah kata, kami dijelaskan bagaimana Dewan Dakwah melaksanakan kegiatan dakwahnya dengan mengirimkan dai-dai ke berbagai pelosok nusantara. Bahkan ada yang mendapatkan jodoh di lokasi yang dijadikan tempat praktek dakwahnya, subhanallah. Tapi terrnyata memang nasib Jurusan Dakwah itu kurang diminati, kalau tidak percaya silahkan cek antara jurusan dakwah dengan jurusan yang lain pada suatu Universitas. Begitu juga nasih Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah yang dimiliki oleh Dewan Dakwah, minat untuk masuk pada Jurusan Dakwah sangat sedikit. Tapi walaupun sedikit, Isnya Allah kebutuhan masyarakat tidak terbatas.

Setelah kunjungan ke Dewan Dakwah, kami melanjutkan perjalanan menuju Lapas Kelas 1 Cipinang (LP Cipinang). Kami sempat kecewa karena ternyata surat yang  dikirimkan tidak sampai tujuan ke LP Cipinang tapi masuk ke Dewan Dakwah. Akhirnya pihak panitia langsung menghubungi pihak LP Cipinang dan akhirnya kami diijinkan masuk ke LP Cipinang. Wow, sebuah keistimewaan menurut saya bisa masuk ke LP Cipinang karena tidak semua orang bisa masuk kesana. Sebelum masuk, KTP kami diminta dulu sebagai jaminan. Kemudian kami diberi tanda pengenal dan lengan kami distempel satu persatu. Menuju ruang pertemuan, pihak Lapas menerima kami dengan hangat dan memberitahukan misalnya suratnya datang lebih awal, pihak lapas bisa mendatangkan salah satu napi untuk diajak berdiskusi. Setelah dari ruang pertemuan, kami dipersilahkan melihat bagaimana pembinaan yang dilakukan oleh LP Cipinang kepada napi yang ada disana, ada napi yang sedang membatik, ada yang sedang menjahit, dll. Hebat-hebat sekali mereka, tapi sebenarnya saya merasa tidak tega melihat mereka ada disana, saya sendiri tidak bisa membayangkan bagaimana rasanya misal saya berada disana semalam saja.

Perjalanan kami lanjutkan menuju Pantai Ancol. Aneh harusnya karena sebenarnya pantai di Jogja lebih cantik daripada pantai Ancol, yach tidak apa-apa. Saya sendiri memutuskan menuju Sea World untuk melihat aquarium raksasa. Tapi jujur saja sebenarnya pengen sekali masuk ke Dufan, tapi karena saya hanya memegang sedikit uang dan jelas sangat sayang sekali akhirnya impian masuk ke Dufan harus ditunda. Puas melihat ikan dan foto-foto di Sea World kami makan malam dan perjalanan pulang lagi ke Jogja. Sungguh hari yang indah dan tak mungkin terlupakan. Semoga suatu saat nanti bisa diberi kesempatan lagi untuk pergi ke Jakarta. Oh ya, sempat naik Bus Wara-wiri di Ancol malah muter-muter saja karena g paham ternyata ada dua jalur.