07_06_2012_105_013

Sekolah Masih Mahal

4

Judul Sekolah Masih Mahal memang sengaja saya berikan pada posting blog ini. Mengapa saya menjadikan Sekolah Masih Mahal ini menjadi judul tulisan saya, karena hari ini saya mendapatkan sms balasan dari kakak saya yang di kampung bahwa berita tentang aksi bunuh diri yang dilakukan oleh salah seorang siswa MA di desa saya masuk pada Surat Kabar Harian di Propinsi. Sungguh tragis memang, siswa MA ini melakukan aksi bunuh diri karena belum bisa melunasi biaya SPP sebagai syarat untuk mengikuti Ujian Semester. Padahal neneknya sudah berjanji akan melunasi sore hari setelah mendapat bayaran dari hasil buruh taninya sebesar Rp. 210.000. Uang 210.000 itu sangat besar untuk ukuran masyarakat Indonesia yang bermata pencaharian buruh tani.

Aksi bunuh diri yang dilakukan oleh siswi MA yang masih satu desa dengan saya ini sungguh merupakan palajaran berharga bagi kita semua. Orang-orang di desa saya yang memang masih banyak yang hidup miskin harus menanggung banyak biaya anaknya yang sekolah, padahal untuk makan sehari-hari saja sudah susah. Bayangkan saja, hidup di desa yang seharusnya punya sawah untuk mata pencaharian atau untuk makan saja bisa kurang. Apalagi bagi mereka yang tidak punya sawah dan terpaksa harus bekerja sebagai buruh tani yang penghasilannya tidak pasti. Ini adalah ujian dan kita memang harus pandai untuk bersabar dalam menghadapi semua ini.

Saya sendiri tidak tahu apakah pihak sekolah tidak memberikan keringanan kepada siswi ini sehingga dia sampai tertekan batinnya dan melakukan aksi bunuh diri. Padahal seharusnya pihak sekolah juga harus memberikan perhatian khusus kepada orang-orang yang memang tidak bisa membayar dengan memberikan keringanan biaya. Di lain pihak, saya berpikir mengapa anak seusia SMA ternyata masih labil seperti ini. Seharusnya siswi ini bisa berpikir jauh dan tidak melakukan aksi nekat hanya gara-gara belum bisa membayar SPP. Memang sangat membingungkan.

Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran berharga dari peristiwa ini.

ngetes bajaj pulsar

Test Ride Bajaj Pulsar Berhadiah Nissan Juke

5

Test Ride Bajaj Pulsar berhadiah 2 Nissan Juke, 3 buah motor Bajaj Pulsar 220, dan 20 Ipad yang diadakan oleh PT. Bajaj Auto Indonesia kemaren sudah saya laksanakan. Saya melakukan test ride di Bengkel Resmi Kharisma Motor di Jalan Magelang. Bengkel tersebut adalah bengkel resmi untuk wilayah Yogyakarta dan Klaten. Selain ingin mengetahui performa dari motor India ini, saya juga ingin mengetahu bagaimana kabar dari motor baru dari Bajaj yang beritanya sudah ramai di dunia maya yaitu Bajaj P200NS.  Setelah saya membaca berita-berita di internet, ternyata Test Ride ini dibagi menjadi dua periode, periode pertama tanggal 15 Mei sampai 3 Juni dengan hadiah 1 Nissan juke dan 10 Ipad kemudian tahap kedua tanggal 4 Juni sampai 31 Juli dengan hadiah 1 Nissan Juke, 3 Bajaj Pulsar 220, dan 10 Ipad. Berarti kalau misal dapat kesempatan hadiah g bisa dapat motornya dong. Wah nanti mau nyoba yang kedua juga kalau begitu.

Saya berani melakukan test ride ini karena program ini memang ditujukan untuk semua orang. Jadi tidak terbatas, bisa jadi ini dilakukan oleh PT BAI untuk mendongkrak penjualan motor Bajaj melalui pengenalan kepada calon konsumen. Dan ternyata saya tertarik sekali untuk mengikuti program ini. Memang sih impian saya adalah memiliki motor sport dari Bajaj yang P200NS, tapi ketika saya mencoba menanyakan kepada pihak dealer, mereka memberikan jawaban kemungkinan di akhir tahun ini. Memang tidak jelas sih, kalau kata mekaniknya biasanya sebelum launching sebuah sepeda motor mereka akan mendapatkan pelatihan dulu. Yach, kita tunggu saja launching dari P200NS ini.

Motor yang dijadikan test ride kemaren adalah Pulsar Bajaj 220 yang sudah half fairing tahun 2011. Ketika pertama kali menaiki motor ini jelas saya jinjit karena memang menurut mekaniknya motor ini paling tinggi diantara motor sport yang lain. Test ride kemaren didampingi oleh satu mekanik dari pihak dealer. Melalui jalan Magelang yang lumayan ramai saya tidak berani menggeber motor, tapi yang saya rasakan adalah tarikan dari motor ini enak, remnya pakem. Kemudian setelah saya balik arah, jalan lumayan sepi jadi saya berani menarik gas lumayan lah, kemaren sampai hampir 110 km/jam. Kayaknya bisa lebih dari itu, tapi karena saya takut jadinya ya g tak tambahi lagi. Motor yang saya tes ini memang berat, makanya ketika saya naiki dijalan terasa mantap. Duh… kayaknya pembahasannya g bagus, wajar karena saya orang biasa.

Setelah saya selesai tes ride, saya disuruh mengisi formulir untuk kupon undian dan angket. Selesai sudah prosesnya, saya pulang. Ups… saya juga kesana menggunakan motor yang sama tapi tahunnya beda, jadi rasanya ya jelas beda. Ini penampakan kemaren ketika saya test ride motor Bajaj Pulsar berhadiah Nissan Juke.

 

timthumb.php

Penolakan Konser Lady Gaga di Indonesia

3


Penolakan konser Lady Gaga di Indonesia menjadi isu yang sangat menarik akhir-akhir ini. Penolakan Konser Lady Gaga bukan tanpa alasan, banyak sekali alasan yang menjadikan konser Lady Gaga harus dibatalkan. Setelah penolakan dari komunitas kristen di Korea Selatan, Filipina, China, dan Timur Tengah, kali ini penolakan konser Lady Gaga di Indonesia diserukan oleh umat Islam. Penolakan umat beragama ini bukan saja karena Lady Gaga berbahaya terhadap agama, akan tetapi juga pada moral, agama, budaya, dan etika. Hal yang paling berbahaya adalah Lady Gaga membawa pemahaman tentang homoseksualitas dan pornografi secara bebas, selain itu wanita jelmaan iblis ini juga merupakan boneka illuminati yang selalu membawa sihir seperti selalu memperlihatkan symbol “mata satu” (all-seeing eye) dan dewa “Baphomet” (dewanya penyembah setan) dalam konser dan video klipnya.

Selain itu Perlu diketahui, ternyata nama Gaga bermakna “kekosongan pikiran, kekacauan, bebas tata nilai dan agama”. Kekosongan pikiran yang bebas dan tata nilai dan agama inilah, yang ingin disebarkan kepada remaja kita, sehingga mudah dipengaruhi, dibentuk, serta digantikan oleh faham-faham sesat. Kita bisa melihat dari larisnya tiket yang dijual, padahal harga tiketnya tidak murah. Dengan harga tiket Rp. 465.000 sampai 2.250.000 (bahkan dinaikkan lagi), rakyat Indonesia masih mampu membeli 50.000 tiket. Hal ini sangat ironis ketika saya sendiri mengingat bagaimana rakyat Indonesia menolak kenaikan harga BBM pada bulan-bulan yang lalu. Atau bayangkan saja bagaimana rakyat Indonesia yang lain yang masih susah untuk mencari air bersih.

Lucunya permasalahan konser Lady Gaga ini sampai pada pembahasan di DPR RI. Parahnya lagi Dubes Amerika Serikat (AS) Scott Marciel mengirim tim keamanan ke Polri guna membahas keamanan konser Lady  Gaga serta mendatangi DPR RI membahas persoaln tersebut. Utusan dari Amerika ini berusaha menjelaskan kepada rakyat Indonesia bahwa Lady Gaga  merupakan ikon yang menunjukkan kebebasan berekspresi. Mereka memberikan keputusan sepenuhnya kepada rakyat Indonesia agar tidak melihat dari sekelompok masyarakat yang menolaknya. Kalau menurut saya sendiri ini adalah intervensi yang sangat ironis dari Amerika kepada pemerintah kita.

Pemerintah Indonesia harus bisa mengambil langkah tegas, jangan sampai keputusan yang diambil mencederai kehormatan Indonesia sebagai negara yang mayoritas rakyatnya beragama Islam. Apalagi ternyata konser Lady Gaga ini belum mendapatkan izin padahal tiket sudah terjual semua. Pihak Promotor seolah memaksa pemerintah dan rakyat Indonesia untuk menerima konser Lady Gaga di Indonesia. Bagi saya sendiri, Konser Lady Gaga tidak pantas diadakan di Indonesia, seperti yang dikatakan oleh Mendikbud mending kalau mau mengadakan konser, datangkan saja artis yang tidak kontroversial.

sumber : http://www.voa-islam.com

Pimnas-2012-yogyakarta

UMY Siap Menjadi Tuan Rumah PIMNAS 25

3

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang akan dilaksanakan pada tanggal 9-14 Juli 2012 sudah sangat terasa atmosfernya di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Hal ini ditandai dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan untuk menyambut PIMNAS tersebut. Baliho di jalan masuk ke kampus UMY sudah terpampang dengan jelas gambar mahasiswa-mahasiswa yang proposalnya sudah lolos dan didanai oleh DIKTI. Selain itu, ada juga persiapan lain yang tidak kalah penting adalah mempersiapkan waktu dan lokasi untuk PIMNAS XXV ini. Jadwal PIMNAS yang berlangsung mulai tanggal 9-1 Juli 2012 harus disesuaikan dengan jadwal kegiatan belajar mengajar yang ada di kampus UMY. Akhirnya jadwal KBM, UAS, dll dimajukan. Tapi hal ini sepertinya juga tidak menjadi masalah karena nanti akan ada Semester Pendek bagi mahasiswa yang ada di UMY.

Eits… tujuan PIMNAS apaan sih?

PIMNAS dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa, mengembangkan komunikasi ilmiah, memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Dengan hal itulah maka mahasiswa belajar untuk berkomunikasi efektif, kreatif selain juga ajang bergengsi untuk bersaing antar mahasiswa senusantara. Karena penilaian PIMNAS ini bukan dari kampusnya yang besar kemudian berkesempatan menjadi juara, akan tetapi dari tingkat kreatifitas masing-masing anggota dari kampus tersebut. Yach saya berdoa saja semoga perhelatan PIMNAS XXV di UMY ini akan berjalan dengan lancar dan masing-masing anggota yang lolos bersaing dengan menunjukkan kreatifitas yang bisa bermanfaat.

Ups… ada video khusus penyambutan PIMNAS 25 dari UMY.. cekidot

PIMNAS 25

parkir sepeda

Parkir Khusus Sepeda di Kampus

6

Sebenatar lagi PIMNAS XXV akan diadakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Kayaknya sudah banyak ne yang bahas soal PIMNAS 2012, tapi saya sendiri belum ada ide untuk menulis tentang ini. Mungkin lain kali saja kalau sudah ada ide yang bisa saya tuliskan saya akan menulis pengalaman tentang PIMNAS UMY. Untuk kali ini saya akan menulis tentang keresahan saya saja karena setiap saya berangkat ke kampus menggunakan sepeda, saya bingung harus parkir dimana? Cekidot aja deh

Sebuah kegembiraan bagi saya karena akhirnya saya bisa merasakan juga SEGIMASKUL. Eits, masih ingat g segimaskul tuh apa? Segimaskul itu Sepeda untuk pergi ke Masjid dan Kuliah yang diberikan oleh pihak kampus kepada mahasiswa UMY sebagai sarana untuk mendukung terciptanya Go Green Campus. Segimaskul memang hanya salah satunya saja selain gerakan mendukung penghijauan itu. Hlo kok penghijauan sih, yach pokoknya Go Green lah. he he. Selain diadakannya segimaskul juga adanya penanaman pohon di internal dan eksternal kampus, juga diberlakukannya kampus bebas asap rokok. Subhanallah, UMY memang keren, semoga ini tidak hanya hangat dipermulaan saja, tapi bisa berjalan secara terus-menerus. Eh malah ngelantur, Sebenarnya saya ingin mengungkapkan kegembiraan karena akhirnya mendapat pinjaman SEGIMASKUL itu, tapi apa yang terjadi? Saya bingung harus memarkinkan SEGIMASKUL itu dimana karena ternyata adanya hanya parkir mobil sama parkir motor. Sebenarnya bisa juga sih saya parkir di parkiran motor, tapi…

Sebenarnya jika ada parkir khusus sepeda saya kira akan lebih bagus pemandangannya dan pengguna sepeda diperhatikan. Beda dengan sekarang yang parkir sepedanya tidak jelas, akhirnya banyak mahasiswa-mahasiswi yang menggunakan sepeda akhirnya parkirnya sembarangan. Selain keamanannya kurang, ini juga tidak sedap dipandang plus bisa juga nantinya pengguna sepeda akan semakin bertambah. Semoga saja ya….

 

 

Go to Top