Electricity fOr Life

changes for success

Mikrohidro

Dasar Teori Mikrohidro

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMh) adalah pembangkit tenaga listrik sederhana dengan daya yang dihasilkan berkisar antara 0,4 sampai 100 kW. Pembangkit ini juga tidak mempunyai konstruksi yang rumit. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air tergantung pada besarnya head dan debit air. Selain memenfaatkan air jatuh, hydropower dapat diperoleh dari aliran air datar. Dalam hal ini energi yang tersedia merupakan energi kinetik.

Prinsip Kerja Mikro Hidro

Mikrohidro mendapatkan energi dari aliran air yang memiliki perbedaan ketinggian tertentu. Energi tersebut dimanfaatkan untuk memutar turbin yang dihubungkan dengan generator listrik. Mikrohidro bisa memanfaatkan ketinggian air yang tidak terlalu besar, misalnya dengan ketingian air 2.5 m bisa dihasilkan listrik 400 W. Potensi pemanfaatan mikrohidro secara nasional diperkirakan mencapai 7,500 MW, sedangkan yang dimanfaatkan saat ini baru sekitar 600 MW.


Mikrohidro memiliki tiga komponen utama yaitu air (sumber energi), turbin dan generator. Air yang mengalir dengan kapasitas tertentu disalurkan dengan ketinggian tertentu menuju rumah instalasi (rumah turbin). Di rumah instalasi, air tersebut akan menumbuk turbin dimana turbin akan menerima energi air tersebut dan mengubahnya menjadi energi mekanik berupa berputarnya poros turbin. Poros yang berputar tersebut kemudian ditransmisikan ke generator dengan mengunakan kopling. Dari generator akan dihasilkan energi listrik yang akan masuk ke sistem kontrol arus listrik, sebelum dialirkan ke rumah-rumah atau keperluan lainnya (beban). Begitulah secara ringkas proses Mikrohidro merubah energi aliran dan ketinggian air menjadi energi listrik.

Keunggulan dan Kerugian Mikrohidro

Keunggulan mikrohidro :

1. Karena teknologi ini memanfaatkan sumber daya yang terbarukan, maka biaya operasi dan pemeliharaannya lebih  rendah dibandingkan dengan mesin diesel yang menggunakan energi fosil (BBM)

2. Penerapannya relatif mudah dan ramah lingkungan, tidak menimbulkan polusi udara dan suara.

3. Efisiensinya tinggi.

4. Apabila teknologi ini di gunakan untuk memutar pompa air, aman karena pompa tidak digerakan dengan motor listrik. Disamping itu efisiensinya menjadi lebih baik.

5. Apabila sistem pemasangan turbin di saluran irigasi sedemikian rupa sehingga air penggerak turbin dapat dialirkan kembali ke salurannya, maka efisiensi menjadi lebih besar, karena dengan demikian air irigasi ditingkatkan daya gunanya.

6. Masyarakat yang menikmati manfaat mikrohidro dapat membantu menjaga kondisi lingkungan daerah tangkapan airnya.

Kelemahan MIKROHIDRO

1. Teknologi Mikro Hidro belum mempunyai nilai ekonomi yang baik karena masih dibuat secara pesanan (tailor made), sehingga harga masih relatif tinggi.

2. Sosialisasi Teknologi Mikro Hidro masih sangat kurang, terutama mengenai fungsinya yang dapat digunakan untuk penggerak peralatan lainnya seperti pompa air, penggiling padi, kopi, dll.

3. Diperlukan sosialisasi mengenai dampak positip penerapan mikro hidro terhadap pengembangan kegiatan sosial ekonomi masyarakat pedesaan seperti industri kecil/rumah, perbengkelan, pertanian, peternakan, pendidikan, dll.

Categories: Ketenagaan dan Energi

PROFIL AKU

Dana B Prasetya


Popular Posts

Renungan Kasih Seora

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang ...

Apa Itu Line Followe

Line follower adalah suatu robot berbentuk umumnya menyerupai mobil kecil, ...

Protokol LAN (resume

SOAL : 1. Manakah yang lebih ...

Topologi Mesh

TOPOLOGI JARINGAN Topologi Mesh A.  Pengertian Topologi Mesh Topologi mesh adalah suatu bentuk ...

Membuat Alat Ukur Su

Thermometer adalah alat yang digunakan untuk mengetahui suhu yang ada,baik ...