Kuliner Korea Selatan yang Wajib Dicoba!

February 6, 2021

Korea Selatan tidak hanya dikenal dengan boy band, girl band, dan dramanya. Namun ternyata juga memiliki banyak ragam kuliner khas Korea Selatan yang menarik untuk dicoba. Salah satu kuliner paling khas biasanya adalah kimchi. Namun sebelum itu anda harus baca dahulu perbedaan kimchi fresh dan fermentasi ini.

Berikut penjelasan kuliner Korea Selatan yang wajib kamu coba.

Sannakji atau Gurita Hidup

Makanan ini mungkin terlihat ekstrim. Padahal makanan mentah sudah lumrah di negara-negara seperti Korea dan Jepang. Bedanya gurita ini disajikan hidup-hidup. Fungsinya agar kuliner yang disajikan benar-benar segar. Kelezatan kuliner ini bisa Anda pilih secara keseluruhan atau sudah dipotong kecil-kecil dan masih bergerak. Biasanya gurita hidup disajikan dengan minyak wijen dan bijinya.

Kue Beras

Kue Beras ini sudah menjadi merek dagang kuliner Korea Selatan. Bahannya terbuat dari tepung ketan kemudian dimasak dengan cara dikukus, direbus dan bisa juga digoreng. Lontong ini biasanya disajikan dalam beberapa perayaan dan upacara. Umumnya mereka memakan lontong ini pada hari pertama Tahun Baru Korea yang menandakan keberuntungan dan usia. Tapi jangan khawatir, untuk mendapatkan banyak pedagang kaki lima yang menjual lontong ini.

Sup Rumput Laut (Miyeok Guk)

Sup ini adalah sup rumput laut Korea. Cara penyajiannya, lunakkan rakit laut yang kering terlebih dahulu lalu campur dengan kuah daging sapi atau ikan. Setelah itu diberi campuran kecap atau garam. Dan yang tidak pernah terlewatkan adalah minyak wijen dan bawang putih. Biasanya mereka menyantap sup rumput laut ini saat merayakan ulang tahun. Itulah pertanda keberuntungan di tahun mendatang.

Jjajangmyeon

Kuliner ini merupakan salah satu makanan khas Korea yang berupa mie. Uniknya, mie tersebut dicampur dengan kecap hitam kental dan ditambah dengan sedikit sayuran dan potongan daging. Orang Korea terkadang menggunakan daging sapi atau daging babi. Bisa juga dimodifikasi dengan seafood. Penyajiannya yang unik ditambah dengan acar lobak dan irisan ketimun.

Ramyeon atau Ramen

Ini adalah kuliner yang sangat terkenal baik lewat drama maupun animasi Korea. Mie Ramen Korea tidak jauh berbeda dengan mie instan Indonesia. Bahkan mie ramen instan banyak tersedia di mini market di Indonesia. Di Kota Bandung sendiri sudah cukup banyak rumah makan yang menyajikan kuliner ramen dengan rasa yang beragam dan sajian istimewa dengan harga yang terjangkau.

Bulgogi

Hidangan khas Korea ini disajikan dengan lembaran daging sapi tipis. Sebelum dimasak dengan cara dipanggang atau direbus, daging lembaran tipis ini terlebih dahulu diberi bahan-bahan seperti kecap, gula, minyak wijen, bawang putih, merica dan bumbu lainnya untuk menambah sensasi rasa yang menyegarkan. Tak jarang bumbu yang ditambahkan tidak jauh berbeda dengan bumbu khas Indonesia seperti jahe yang mampu menghangatkan tubuh.

Bibimbap

Kuliner ini berupa nasi campur ala Korea. Selain didominasi nasi, isinya juga disajikan dengan lauk pauk seperti telur, jamur, daging, dan lalapan lainnya. Saat disajikan, semua bahan dipisahkan dan dihias di atas nasi. Namun sebelum disantap semuanya diaduk hingga bercampur dengan nasi lalu bisa dinikmati. Supaya lebih nikmat, bibimbap biasanya disajikan di atas hot plate dengan telur setengah matang.

Kimbap

Dari segi tampilan, Kimbap seperti sushi Jepang. Bahan selain nasi bisa berupa daging, telur dan sayur campur. Kemudian digulung menggunakan lembaran rumput laut kering. Agar lebih mudah dinikmati, kimbap tersebut kemudian dipotong-potong.

Kimchi

Jika Anda sudah familiar dengan acar, maka acar khas Korea ini bernama Kimchi. Kimchi merupakan sayuran hasil fermentasi yang diolah dengan mencampurkan berbagai macam bumbu. Rasa utamanya selain pedas ada juga yang rasa asam. Sayuran khas Kimchi adalah sawi, lobak, dan mentimun.

Ddukbokki

Kalau di Bandung ada seblak dengan berbagai rasa, di Korea ada kuliner khas yang kelezatannya mirip dengan Seblak. Ddukbokki memiliki tekstur seperti seblak yang kenyal. Ddukbokki memiliki rasa yang manis dan pedas. Tak jarang ditaburi lontong.

 

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar