Kenapa Agribisnis?

Hai! Pada tulisan pertama aku kali ini aku mau cerita ke kalian kenapa aku bisa ambil agribisnis untuk melanjutkan pendidikanku di universitas. Pertama biarkan aku kasih tau kalian sebenarnya apa sih cita-cita aku dari kecil?. Layaknya anak kecil pada umumnya, dari dulu ketika ditanya seseorang tentang “mau jadi apa sih kamu kalau udah besar?”. Ya, bener banget aku pengen banget jadi seorang dokter. Itu juga jadi alasan kenapa aku pilih kelas MIPA waktu masuk SMA. Semua temanku tau itu. Waktu SMA, ketika semua temanku bingung mau kuliah dengan jurusan apa? Aku dengan sangat percaya bahwa aku akan jadi seorang dokter, bahkan kedua orangtuaku sangat berharap dan mendukung cita-citaku tersebut.

Ternyata bener kata orang, manusia hanya bisa merencanakan dan Allah lah yang memutuskan. Ketika aku tau aku gagal di pengumuman SNMPTN, aku sangat sedih bahkan menangis saat itu, tapi gak buat semangatku menjadi dokter padam. Aku daftar ujian mandiri di kampus negeri bahkan swasta dengan pilihan jurusan pendidikan dokter. Ya, tapi tetap aja tulisan gagal yang aku terima lewat email. Gak cuma 2-3 kali mendaftar aku bahkan mendaftar lebih dari 5 kali tapi tetap gagal (ohiya aku gak ikut SBMPTN ya). Tapi gak sampai disitu aku sempat keterima di salah satu Politeknik Kesehatan dengan jurusan Kesehatan lingkungan, tapi karena gak nyaman dan ngerasa it’s not my passion diawal perkuliahan, aku memutuskan untuk mengundurkan diri. Kedua orang tuaku sedih banget, apalagi ketika mereka tau kalau aku maunya kuliah di tahun berikutnya aja.

Ingat banget waktu lagi santai di ruang tamu, bapakku nyamperin dan bilang “Kuliah tahun ini ya, terserah deh jurusannya apa? Terserah mau kuliah dimana? Nanti jalanin dulu 1 tahun. Terus kalua gak betah kamu bisa daftar lagi tahun depan”. Itu membuatku merubah rencanaku dan akhirnya aku cari tahu tentang semua jurusan yang sekiranya memiliki peluang besar di daerahku. Kalimantan terkenal banget sama perkebunan sawitnya, akhirnya aku cari tau jurusan apa aja sih yang dibutuhkan disana. Perhatianku tertarik pada agribisnis dan agroteknologi. Dari kedua jurusan tersebut agribisnislah yang aku rasa paling unik, karena pada jurusan tersebut selain belajar ilmu sosial seperti  komunikasi dan manajemen, ternyata belajar ilmu sains juga contohnya budidaya tanaman.

Setelah tau jurusan yang aku mau, aku langsung cari tau universitas yang jurusan agribisnisnya berakreditas A dan berhubung Masku bersekolah di Yogyakarta akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Sesuai dengan harapan aku keterima di sana dan sekarang udah mau menyelesaikan semester 1. Kalian tau gak? yang awalnya aku pengen banget daftar dijurusan Pendidikan dokter ditahun berikutnya, berubah jadi aku pengen banget jadi lulusan agribisnis dengan predikat cumlaude (doain ya 😊). Mungkin agribisnis bukan pilihan yang pertama tapi sudah jadi pilihan terakhirku.

 

 

Dari pengalamanku itu aku belajar kalau passion itu dicari, ditekuni dan dijalani dengan ikhlas maka semua akan berlalu dan berakhir dengan baik-baik saja. Jadi semangat ya buat mahasiswa dan calon-calon mahasiswa pertanian nanti, jangan malu jadi petani!.

2 Comments on Kenapa Agribisnis?

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar