Aplikasi Transistor
Tak Berkategori / 29 Juni 2012

Aplikasi Transistor   A.  Beberapa Contoh Aplikasi Transistor   Rangkaian Indikator Kendaraan Pada umumnya pada waktu malam hari di saat jalan-jalan risiko kecelakaan meningkat. Kadang-kadang terjadi bahwa kendaraan kita rusak dan kita butuh bantuan. Dalam kondisi seperti ini reflektor dapat digunakan yang secara otomatis akan menyala ketika menerima cahaya dari kendaraan lain yang lewat di dekatnya. Rangkaian yang digambarkan di bawah ini membantu untuk mengetahui orang terdekat atau kendaraan dan membuat mereka terlihat satu sama lain. Hal ini dapat digunakan dalam berbagai aplikasi untuk pejalan kaki, pelari, pengendara sepeda, pengendara sepeda motor, kendaraan dan lain-lain. Berikut ini adalah gambar skema Rangkaian Indikator Kendaraan yang kami maksud. http://blog.umy.ac.id/tugaselektronika/files/2012/05/1.gif Rangkaian Indikator Kendaraan ini berupa reflektor terdiri dari LDR, IC pewaktu (NE555), beberapa LED terang dan transistor (BC549) yang digunakan sebagai penyangga. Di sirkuit ini timer 555  dikonfigurasi dalam mode osilasi. Ketika cahaya redup penurunan potensial terjadi pada LDR di bawah tingkat yang ditetapkan oleh VR1. Karena ini terminal reset (pin4) dari NE555 yang naik untuk memungkinkan osilator. Dengan kata lain kita dapat mengatakan bahwa di hadapan cahaya, hambatan pada pin4 dari IC1 sangat rendah. Oleh karena itu tidak ada sinyal yang dilewatkan ke pin4 dari IC1 sehingga tegangan di pin 4 menjadi…

ELEKTRONIKA 1 – 4
Tak Berkategori / 17 April 2012

Pengertian Arus Listrik (Electrical Current) Kita semua tentu paham bahwa arus listrik terjadi karena adanya aliran elektron dimana setiap elektron mempunyai muatan yang besarnya sama. Jika kita mempunyai benda bermuatan negatif berarti benda tersebut mempunyai kelebihan elektron. Muatan sebuah elektron, sering dinyatakan dengan simbul q atau e, dinyatakan dengan satuan coulomb, yaitu sebesar   q » 1,6 ´ 10-19 coulomb   Pengertian Tegangan (Voltage) Akan mudah menganalogikan aliran listrik dengan aliran air. Misalkan kita mempunyai 2 tabung yang dihubungkan dengan pipa seperti pada gambar 1.1. Jika kedua tabung ditaruh di atas meja maka permukaan air pada kedua tabung akan sama dan dalam hal ini tidak ada aliran air dalam pipa. Jika salah satu tabung diangkat maka dengan sendirinya air akan mengalir dari tabung tersebut ke tabung yang lebih rendah. Makin tinggi tabung diangkat makin deras aliran air yang melalui pipa.   Terjadinya aliran tersebut dapat dipahami dengan konsep energi potensial. Tingginya tabung menunjukkan besarnya energi potensial yang dimiliki. Yang paling penting dalam hal ini adalah perbedaan tinggi kedua tabung yang sekaligus menentukan besarnya perbedaan potensial. Jadi semakin besar perbedaan potensialnya semakin deras aliran air dalam pipa. Konsep yang sama akan berlaku untuk aliran elektron pada suatu penghantar. Yang menentukan seberapa…

Halo dunia!
Tak Berkategori / 17 April 2012

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. Lanjutkan dengan menuliskan hal-hal lainnya. Selamat blogging di UMY Community.

Lewat ke baris perkakas