sang kalifah kehidupan

Hanya Blog UMY situs lain

Dewasa ini sistem ketahanan keamanan nasional dan sistem ketahanan keamanan rakyat terhadap sistem pertanian di Indonesia sudah semakin menurun. Hal ini dikarenakan berbagai pengaruh teknologi yang modern serta banyaknya pengaruh-pengaruh asing dari luar.

Pertanian yang mulanya menjadi faktor utama mata pencarian rakyat Indonesia pada masa dahulu, kini seakan telah digantikan dengan iming-iming gaji yang besar yang identik dengan serba siap saji. Hal ini tentunya semakin terpojoknya bidang pertanian dimata rakyat Indonesia.

 Pemerintah yang menjadi peran primer dalam mengatasi permasalahan ini, seakan tutup mata terhada peristiwa tersebut. Belum lagi banyak diantara menteri-menteri yang mengatakan bahwa cara penaggulangan agar tidak menipisnya persediaan pangan diindonesia yaitu dengan impor rutin setiap tahunnya. Hal ini tentunya akan menyebabkan ketergantungan yang akan berkelanjutan.

 Pertanian yang menjadi salah satu karakteristik Negara Indonesia kini seakan tidak ada lagi hingar bingarnya. Julukan yang didapatkan dari persatuan bangsa-bangsa ( PBB ) sebagai nama Macan Asia kini seakan lenyap begitu saja tanpa adanya sebab-sebab yang ilmiah. Banyak Negara-negara yang saat ini mengkalahkan Indonesia dari segi pertaniannya. Misalnya, Thailand, Malaysia, China, dan lain sebagainya. Mengapa hal ini bisa terjadi ?

A.    Pertanian sebagai kebutuhan dasar manusia

Pertanian yang merupakan kegiatan yang menghasilkan berbagai macam bahan pangan tentunya tak lepas dari keterkaitannya dengan manusia. Manusia yang merupakan mahluk hidup dari aspek biologi tentunya sangat memerlukan makanan agar dapat mepertahannkan kelangsungan hidupnya. Hal ini tentunya mendorong manusia untuk selalu menginginkan agar kebutuhan mutlaknya tersebut dapat selalu terpenuhi. Namun pada kenyataannya saat ini banyak masyarakat yang menkeluhkan tentang melonjaknnya harga-harga pangan. Buakn hanya melonjaknya harga, tetapi juga sudah mulai peristiwa kelangkaan terhadap bahan pangannya.

Faktor-faktor yang mempengaruhi kelangkaan pangan di Indonesia adalah sebagai berikut :

1.      Tidak adanya lagi keinginan masyarakat terhadap pertanian

Kebanyakan masyarakat pada saat ini lebih menganggap bahwa petani adalah rendah gengsi. Hal itu dibuktikan bahwa rendahnya minat masyarakat yang lebih memilih pekerjaan lain dari pada petani. Dan juga dapat dilihat dari universitas kebanyakan fakultas-fakultas pertanian diIndonesia sangat sedikit peluangnya. Para calon mahasiswa lebih memilih jurusan lain dikarenakan gengsi yang tinggi dan lebih berbobot.

 2.      Rendahnya kualitas benih pangan di Indonesia

Benih merupakan bahan yang penting dalam sebuah penanaman. Kualitas serta mutu terbaik menjadi salah satu faktor pendukung tumbuhnya tanaman yang berkualitas. Namun saat ini banyak sekali ditemukan benih-benih illegal yang mutunya dibawah standar namuin harganya melonjak tinggi, Hal ini dikarenakan lihainya para oknum-oknum tertentu dalam memanipulasi bentuk dan rupa benih sehingga para petani dan usahawan sulit membedakan antara benih berkualitas baik dengan benih yang tidak bermutu.

Bahkan pemerintah telah mengeluarkan UU NO.39 Tahun 2006 tentang Produksi, Sertifikasi, dan Peredaran Benih Bina namun hal itu seperti dipandang sebelah mata oleh oknum-oknum demi mendapatkan keuntungan yang melimpah.

Akibatnya, saat ini banyak sekali benih-benih yang beredar di Indonesia menjadi rendah kualitasnnya.

3.      Berkembangnya bidang perdagangan asing ( pasar bebas )

Pada saat ini banyak sekali perdagangan-perdagangan asing yang beroperasi di Indonesia. Akibatnya banyak masyarakat lebih memilih menggunakan produk perdagangan asing yang dianggap lebih instan daripada menggunakan produk petani sendiri. Hal ini menyebabkan semakin kuatnya ancaman persaingan petani sehingga banyak para petani yang memilih untuk berhenti menanam pangan. Akibatnya jika terjadi suatu kejadian berhentinya perdagangan secara tiba-tiba dari perdagangan asing, maka masyarakat akan sulit mencari bahan pangannya. Karena petani yang semula menjadi tempat persediaan pangannya, kini telah berhenti akibat peristiwa tersebut.

 B.     Pengaruh ketahanan keamanan nasional dan pertahanan keamanan rakyat semesta terhadap pertanian Indonesia

Kurangnya perhatian dari pemerintah mengenai ketahanan dan keamanan pertanian di Indonesia menyebabkan berbagai ketidak stabilan berbagai bidang-bidang yang menjadi hal terpenting dalam sebuah masyarakat. Begitu juga dengan yang dialami dengan semua rakyat dialam diseluruh dunia. Pertanian sebetulnya menjadi hal yang terpenting dalam kehidupan, tetapi seolah-olah mereka melupakan hokum tersebut.

Berikut adalah beberapa hal yang menjadi dampak lemahnya pertahanan keamanan pertanian yang kurang diperhatikan pemerintah.

1.      Ekonomi

Pertanian yang menjadi mata pencaharian  mayoritas masyarakat Indonesia ( Negara agraris ) akibat banyaknya berbagai bentuk pasar-pasar bebas yang masuk, menyebabkan produksi-produksi dalam pangan dalam negeri menurun dimata masyarakat. Sehingga banyak sekali hasil panen pangan yang penjualannya tidak layak dengan modal penanamannnya. Hal inilah yang membuat petani ( masyatakat ) semakin melemah ekonominya. Sehingga banyak diantara masyarakat yang lebih memilih menjadi pemulung, pengamen, dan pengemis daripada bercocok tanam.

 2.      Sosial

Dikarenakan ekonomi yang mau tidak mau harus terpenuhi maka mayoritas masyarakat lebih memandang materi sebagai prioritas utama. Dalam fase ini masyarakat lebih bersifat gemeinchaf ( sebuah tatanan yang tidak memandang kekerabatan antar warganya ) hal inilah akibatnya timbul berbagaikriminalitas dimana-mana.3.      Budaya

Kurangnya kekerabatan sosial antar masyarakat, karena sebuah tatanan sosial yang sudah tergantikan, maka dalam fase ini budaya atau kebiasaan-kebiasaan yang baik menjadi pudar. Misalkan yang dahulunya setiap 1 minggu sekali mengadakan kumpul antar warga, kini menjadi jarang karena alas an sibuk.

 4.      Politik

Dengan sudah tidak adanya lagi sebuah pandangan kekerabatan, maka berbagai cara pun dilakukan untuk mencapai tujuan agar pangan terpenuhi ( politik ) maka dalan fase ini sering sekali pihak-pihak yang merasa tidak puas dengan suatu peristiwa yang mereka alami.

5.     Ideology

Karena beberapa faktor penting dalam membentuk suatu kepribadian yang khas yaitu cita-cita hidup yang sudah tercemari oleh berbagai segi yang mulai luntur. Maka, masyarakat sudah tidak memandang lagi ideology-ideologi Nasional. Dalam kajian ini, lebih bersifat berbahaya, karena kejadian ini dapat mencemari nilai-nilai suatu Negara.

 6.     Militer

dalam kajian ini, adalah salah satu langkah terkahir yang dilakukan terhadap pangan di Indonesia. Ideology-ideologi yang masyarakat sudah dinaggap tidak penting lagi, maka sering terjadi bentrok-bentrok antar masyarakat yang hanya dikarenakan memperebutkan hal yang sepele. Pihak primer yang tepat dalam mengatasi permasalahan ini adalah pemerintah atau penguasa suatu Negara ( Presiden ). Biasanya, presiden bertindak hanya sebagai solusi sampingan atau tambahan misalnya, membantu memberikan bahan pangan kepada masyarakat hanya beberapa jangka waktu tertentu.

Kesimpulan

Dari berbagai permasalahan pertahanan keamanan nasional dan rakyat semesta, maka dapat kita simpulkan bahwa pelaku objek utama dalam memajukan kegiatan pertanian suatu bangsa adalah pihak rakyat atau masyarakat. Meskipun pemerintah hanya sebgai pelaku sekunder, namun didalam permasalahan ini juga merupakan salah satu bidang yang penting. Karena tanpa adanya arahan, kebijakan, motivasi dari pemerintah maka masyarakat tidak bisa beraktivitas secara optimal, dalam arti pelaku antara kedua tersebut saling singkron atau incidental.

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

thoha purnama


Popular Posts

“[Lomba Blog] wad

Assalamu'alaikum wr.wb Lingkungan hidupku penuh dengan roda-roda kehidupan yang hitam dan ...

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Manfaat Pendidikan T

Saat ini indonesia dilanda krisis ekonomi pangan, pasokan makanan ...

Masa Depan Cerah Ber

Assalamualaikum wr.wb Sebuah wadah yang bukan hanya menyalurkan wawasan dibidang sains, ...

Blog dan Pengguna

    Dewasa ini berbagai media teknologi dan informasi sudah merambah diberbagai ...