islam

Hanya Blog UMY situs lain

HUKUM MEMAKAI PARFUM BAGI WANITA

  1. A.    Pendahuluan

Saat ini sudah tidak asing lagi dengan yang namanya parfum. Bahkan hampir setiap hari kita menggunakannya. Sesungguhnya penggunaan parfum adalah merupakan anjuran Rosullah SAW, sehingga hukumnya sunah. Dan sebenarnya parfum itu adalah sunah para rosul, sebagaimana beliau bersabda :

أربع من سنن المرسلين: الحناء, والتعطر, والسواك, والنكاح

Empat perkara yang merupakan sunnah rasul : memakai hinna’, memakai parfum, bersiwak dan menikah.

Rasullah SAW sendiri secara pribadi menyukai parfum, sebab beliau menyukai wewangian secara fitrah.

حبب إلي من دنياكم: النساء والطيب, وجعلت قرة عيني في الصلاة

Telah dijadikan aku menyukai bagian dari dunia, yaitu menyukai wanita dan parfum. Dan dijadikan sebagai qurrotu a’yun di dalam sholat.

Bahkan di dalam beribadah, umat Islam dianjurkan untuk memakai wewangian, agar suasana ibadah bisa semakin khusu’ dan menyenangkan.

بن عباس رضي الله عنهما قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم إن هذا يوم عيد جعله الله للمسلمين, فمن جاء منكم إلى الجمعة فليغتسل, وإن كان طيب فليمس منه, وعليكم بالسواك

Dari Ibni Abbas ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda,’Hari ini (Jumat) adalah hari besar yang dijadikan Allah untuk muslimin. Siapa di antara kamu yang datang shalat Jumat hendaklah mandi dan bila punya parfum hendaklah dipakainya. Dan hendaklah kalian bersiwak.

Namun, bagaimana hukumnya jika yang memakai parfum itu wanita? Boleh atau tidakkah wanita itu memakai barfum? Selanjutnya, pertanyaan-pertanyaan itu akan kami jawab dalam pembahasan di bawah ini.

Pembahasan

  1. 1.     Qur’an dan Hadits tentang Pemakaian Parfum bagi Wanita

Firman Allah subhanahu wa ta’ala:

2.     يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالأنْصَابُ وَالأزْلامُ رِجْسٌ

“Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamr, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah adalah rijs (perbuatan keji).” (QS. Al Maidah: 90)

Dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

أيما امرأة أصابت بخورا فلا تشهد معنا العشاء الآخرة

“Siapa saja wanita yang terkena dupa maka jangan menghadiri shalat isya bersama kami.”

  1. 2.     Analisis Ulama

Pernyataan Rasulullah Saw : إن الله جميل يحب الجمال “Allah Maha-Indah dan menyukai keindahan” Nama Allah Ta’ala yang maha mulia ini disebutkan dalam sebuah hadits yang shahih, dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

((لا يدخل الجنة من كان في قلبه مثقالُ ذرة من كبر)). قال رجل: إن الرجل يحب أن يكون ثوبه حسناً ونعله حسنةً. قال: ((إن الله جميلٌ يحب الجمال، الكبر بطر الحق وغمط الناس)) رواه مسلم.

“Tidak akan masuk surga orang yang dalam hatinya ada kesombongan seberat biji debu”. Ada seorang yang bertanya: Sesungguhnya setiap orang suka (memakai) baju yang indah, dan alas kaki yang bagus, (apakah ini termasuk sombong?). Rasulullah shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan, kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain”.

 

 

 

 

Telah disebutkan dalam hadits :

أيما امرأة استعطرت ثمّ خرجت، فمرت على قوم ليجدوا ريحها فهي زانية، وكل عين زانية

“Wanita mana saja berwangi-wangian lalu keluar, dan melewati satu kaum sehingga mereka mencium baunya, maka wanita itu penzina, dan setiap mata berbuat zina.”

(HR.Nasaai, kitab Az-zinah bab: maa yukrahu linnisaa min at-thiib, Abu Dawud kitab:At-Tarajjul, bab :ma jaa fil mar’ah tatathyyabu lilkhuruj, Tirmidzi kitab: Al-Adab an rasulillah Shallallahu alaihi wasallam bab: ma jaa fii karahiyati khuruujil mar’ah muta’aththirah, Al-Hakim (2/396), Ahmad (4/400), dari hadits Abu Musa Al-Asy’ari radhiallahu anhu. Dihasankan Al-Albani dalam jilbab al-mar’atil muslimah (137))

Telah shahih pula dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

أيما امرأة أصابت بخورا فلا تشهد معنا العشاء الآخرة

“Siapa saja wanita yang terkena dupa maka jangan menghadiri shalat isya bersama kami.”

Dari Abu hurairah : “Bahwa seorang wanita berpapasan dengannya dan bau wewangian (parfum) menerpanya.Maka Abu Hurairah berkata:”Wahai hamba Allah! apakah kamu hendak kemasjid?”ia menjawab:”Ya!” Abu Hurairah kemudian berkata lagi:”Pulanglah saja, lalu mandilah! karena sesungguhnya aku telah mendengar Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam bersabda:”Jika seorang wanita keluar menuju masjid sedangkan bau wewangiannya menghembus maka Allah tidak menerima shalatnya, sehingga ia pulang lagi menuju rumahnya lalu mandi (baru kemudian shalat kemasjid” {Hadits shahih, dikeluarkan oleh Al-baihaqi (III/133 dan 246) lihat silsilah Hadits Shahihah Syaikh Albani 3/1031).(HR.Muslim kitab Ash-shalaah,bab: khuruuj an-nisaa ilal masajid idza lam yatarattab alaihi fitnah . Abu Dawud kitab: At-Tarajjul bab: ma jaa fil mar’ah tatathayyabu lil khuruj, Al-Baihaqi (3/133), Al-Baghawi dalam syarhus sunnah (816), Abu Awanah dalam musnadnya (2/17), Abu Ya’la (545), dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu, lihat Silsilah Ash-Shahihah Syaikh Al-Albani (3605)

 

Dalam riwayat Ibnu Majah bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

أيما امرأة تطيبت ثم خرجت إلى المسجد، لم تقبل لها صلاة حتى تغتسل

“Siapa saja wanita yang menggunakan wangi-wangian, lalu dia keluar menuju masjid, tidak diterima shalatnya hingga dia mandi.”

(HR.Ibnu Majah kitabul fitan bab: fitnatun nisaa, Abu Dawud kitab At-tarajjul bab: ma jaa fil mar’ah tatathayyabu lil khuruj, Al-Baihaqi dalam sunan Al-Kubra (3/133), dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu. Lihat Silsilah Ash-shahihah (1031)

Yang wajib bagi seorang wanita jika dia keluar dari rumahnya karena ada kebutuhan agar keluar dengan menjaga ketentuan- ketentuan syariat dengan berhijab, menjaga kehormatan dan tidak berwangi-wangian. Rasulullah Shallallahu Alaihi wasallam bersabda:

لا تمنعوا إماء الله مساجد الله وليخرجن تفلات

“Jangan kalian mencegah hamba wanita Allah untuk mendatangi masjid-masjid Allah, dan hendaknya mereka keluar dengan tafilaat.”

 

3.     Analisis Fiqh

Dari beberapa pendapat di atas wanita diperbolehkan memakai parfum karena Allah sendiri menyukai keindahan, selain itu Nabi juga menyunahkan memakai parfum. Tetapi bagi kaum wanita/wanita muslimah sudah dengan jelas sekali bahwa syariat islam memberikan batasan dengan keras tentang pemakaian parfum bagi wanita. Parfum wanita yang muslimah alangkah baiknya yang tidak mempunyai bau yang menyengat dan menarik perhatian orang lain. Tetapi cukup dengan memakai parfum yang hanya terbau oleh dirinya sendiri karena sebenarnya pemakaian parfum ini hanya di gunakan agar pada tubuh kita tidak tercium bau yang tidak sedap. Jadi secara fiqh hokum pemakaian parfum pada wanita itu makruh karena jika kita memakai parfum yang menyengat dapat menarik perhatian orang lain atau lawan jenis.

 

 

Daftar Pustaka

http://bestabuabdullah.blogspot.com/2010/08/hukum-wanita-memakai-parfum.html

http://vie3rky.multiply.com/journal/item/39?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

http://www.konsultasisyariah.com/hukum-memakai-parfum-alkohol/

http://www.syahuri.com/hukum-menggunakan-parfum-beralkohol.html/

http://www.hidayatullah.com/read/17238/27/05/2011/produksi-parfum-dengan-alkohol.html

http://inaummusufri.blogspot.com/2011/10/hukum-wangi-wagian-buat-wanita.html

 

 

 

 

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

dwifajar


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

turunnya Al-Quran da

TURUNNYA ALQURAN DENGAN TUJUH HURUF          Orang arab mempunya lahjah ( ...

HUKUM MEMAKAI PARFUM

HUKUM MEMAKAI PARFUM BAGI WANITA A.    Pendahuluan Saat ini sudah tidak asing ...

metode penelitian ek

metode penelitian eksperimen Penelitian Eksperimen     Definisi    Eksperimen adalah penelitian yang dilakukan dengan mengadakan ...

Undang-Undang No.36

Undang-Undang No.36 Tahun 1999 Maksud Dibuatnya undang-undang ini bermksud untuk mendukung kesatuan ...