2 Hal Penting Dalam Permintaan Maaf

2 hal penting dalam permintaan maaf

Pesawat United Airlines sempat menjadi sorotan dunia pada tahun 2017 lalu. Anda mungkin sudah pernah mendengarnya … Apabila belum, maka Anda mungkin boleh membaca artikel berjudul “United Express Flight 3411 Incident” yang disajikan di Wikipedia.

 

Inti dari kejadian tersebut adalah ketika seorang dokter setengah baya yang bernama David Dao menjadi korban dari tindakan kasar para security. Para security menyeret korban sepanjang lorong pesawat karena menolak untuk memberikan kursinya kepada karyawan maskapai tersebut. Yang menarik adalah ada salah seorang penumpang yang merekam kejadian tersebut dan menyebarkannya melalui media social sehingga kejadian tersebut menjadi viral.

 

Karena viral di berbagai media social seperti 9gag, facebook, twitter, maupun Instagram dengan berbagai caption ig kekinian yang menarik, akhirnya berita tersebut tersebar ke seluruh dunia. Publik pun menjadi marah dan mengecam kejadian tersebut. Banyak juga meme meme unik yang terbuat sebagai aksi dari para netizen.

 

Sayangnya, reaksi dari pihak United Airline kurang bijak. Dengan memakai kalimat dan kiasan yang terkesan memojokkan korban, David Dao, dan membela staffnya, akhirnya permintaan maaf tersebut membuat CEO dan perusahaan mendapatkan lebih banyak lagi kritik. Akibatnya? Tentu saja saham mereka semakin anjlok.

 

Bagi sebuah perusahaan, melakukan sebuah kesalahan memang tidak dapat dihindari. Karena banyak sekali faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kesalahan tersebut. Faktor tersebut meliputi salah perhitungan, kondisi luar biasa, kecerobohan dari staff. Dan ketika itu terjadi, tentu saja permintaan maaf mutlak diperlukan. Namun permintaan maaf kita kepada konsumen tidak cukup hanya sekedar permintaan maaf belaka.

 

Sebuah permintaan maaf haruslah disertai dengan rasa empati terhadap rasa tak nyaman atau kerugian yang dialami oleh konsumen. Kasus United Airlines menunjukkan bagaiman permintaan maaf tanpa rasa empati (bahkan terkesan membela diri) justru menambah kemarahan publik. Permintaan maaf kita terhadap konsumen haruslah muncul dengan tulus dari hati yang terdalam.

 

Permintaan maaf yang benar harus mengakui kesalahan dan mengandung penyesalan. Orang – orang dapat membedakan mana maaf yang benar dan mana yang hanya sekedar BASA BASI.

 

Mengakui bahwa kita melakukan kesalahan, menyesali dan berempati kepada konsumen bukanlah hal yang sulit. SYARATNYA cuman satu : RASA EMPATI atau menempatkan diri kita terhadap posisi dan perasaan konsumen. Yang terkadang dibutuhkan oleh konsumen adalah bahwa perusahaan memang benar – benar peduli kepada mereka.

 

Bahkan seringkali rasa empati itu lebih penting daripada ganti rugi yang kita berikan loh! Memberi ganti rugi memang baik, tetapi memberi dengan rasa penyesalan adalah yang terbaik. Tanpa itu? Jangan harap Anda bisa mendapatkan publikasi dan kesan yang positif. Ini bukan hanya baik terhadap citra perusahaan, tetapi juga dapat menunjukkan jati diri dan karakter Anda yang sebenarnya.

 

Kata Kata Bijak Kehidupan : 2 hal yang harus ada dalam permintaan maaf adalah EMPATI dan PENYESALAN.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar