islamic education

Hanya Blog UMY situs lain

SISTEMATIKA BERFIKIR MANUSIA

Posted by erfina dyah anggraheni 5 Comments

Hei kawan,

Ternyata Cara berfikir antara satu orang dengan orang lain itu berbeda. Hal ini disebabkan karena setiap orang, sadar atau tidak, memiliki sistematika berfikir masing-masing. Disini terdapat beberapa bentuk sistematika berfikir manusia:

Pertama: deduktif

Berfikir deduktif bersumber dari suatu pandangan umum yang dapat ditarik sebuah kesimpulan.

Kedua: induktif

Induktif merupakan kebalikan dari deduktif, yaitu menarik kesimpulan umum dari berbagai kejadian/peristiwa (data yang ada disekitarnya.dasarnya adalah dengan observasi, proses berfikirnya adalah sintesis.

Ketiga: berfikir memecahkan masalah

Manusia mulai berfikir pada waktu ia mencoba mengenal untuk kemudian menguasai suatu situasi. Tingkatan ini merupakan suatu kelanjutan dari cara berfikir deduktif dan induktif. Dengan pengetahuan mengenai gejala umum yang dikenalnya dari pengalaman yang lampau (deduktif)ditambah dengan observasi terhadap situasi yang dihadapinya, yang memberikan suatu kesimpulan (induksi), dia kemudian akan menyelesaikan persoalan dalam situasi tersebut.

Sehingga prosesnya secara kronologis yaitu: Analysis, synthesis problem definition/problem rocognition, evaluation, dan selection.

Keempat: berfikir kausatif (causative thinking).

Manusia tidak perlu menunggu berhadapan dengan persolan yang rumit jika ia mau menggambarkan situasi yang akan dihadapinya. Menggambarkan juga akan mengatur langkahnya sedemikian rupa sehingga ia akan menghadapi situasi ideal sebagaimana yang diharapkan.  Titik berat causative learning adalah membentuk peristiwa mendatang dan prestasi daripada menunggu nasip yang akan menimpa. 

Kelima: berfikir kreatif (creative thinking)

Merupakan suatu kesanggupan seseorang untuk menciptakan ide baru yang berfaedah. Orang yang berfikir kreatif tidak menguasai seluruh situasi yang dihadapinya, tetapi dengan kemampuannya mengeliminasi yang tidak esensial, ia dapat mengatur langkahnya sedemikian rupa sehingga mendapatkan faedah yang tinggi. Kunci berfikir ini adalah keseimbangan antara sains dan imajinasi yang tepat.

Keenam: berfikir filsafati

Kegiatan filsafati merupakan kegiatan perenungan, yaitu suatu jenis pemikiran yang meliputi kegiatan meragukan segala sesuatu, mengajukan pertanyaan, menghubungkan gagasan yang satu dengan yang lain, menanyakan mengapa, dan mencari jawaban yang lebih baik dari pada jawaban pada pandangan pertama.

Enam hal tersebutlah kawan yang berkaitan dengan sistematika berfikir manusia sesuai dengan buku yang telah saya baca. Semoga bermanfaat 😀

 

Dikutip dari: Ngainun Naim, Dasar-Dasar Komunikasi Pendidikan (Jogjakarta: Ar Ruzz Media, 2011), hlm. 44-45

Categories: pengetahuan umum

PROFIL AKU

erfina dyah anggraheni


Popular Posts

SISTEMATIKA BERFIKIR

Hei kawan, Ternyata Cara berfikir antara satu orang dengan orang ...

Kenali Gaya Belajarm

Mempelajari gaya belajar seseorang adalah dengan memperlihatkan cara mengenali dan ...

The words of Heart

When you feell there are something lose from your self,,, Don’t ...

THE POWER OF KEPEPET

By Mario Teguh Share ya kawan, Dari Mario Teguh Golden Ways ...

LIMA HUKUM KOMUNIKAS

(The Five Inevitable Laws of Effective Communication)   Lima Hukum Komunikasi yang ...