islamic education

Hanya Blog UMY situs lain

LIMA HUKUM KOMUNIKASI YANG EFEKTIF

Posted by erfina dyah anggraheni 4 Comments

(The Five Inevitable Laws of Effective Communication)

 

Lima Hukum Komunikasi yang Efektif terangkum dalam kata REACH yang bermakna merengkuh atau meraih:

Pertama: Respect

Komunikasi yang efektif harus dibangun dari sikap menghargai terhadap setiap individu yang menjadi sasaran pesan yang disampaikan. Rasa Hormat dan saling menghargai merupakan hukum yang pertama dalam berkomunikasi dengan orang lain karena pada prinsipnya manusia ingin dihargai dan dianggap penting. Jika komunikasi dibangun diatas rasa dan sikap saling meghargai dan menghormati, akan lahir kerjasama yang sinergis sehingga efektifitas kinerja seorang individu maupun organisasi sebagai sebuah tim dapat ditingkatkan.

          Jika diterapkan dalam dunia pendidikan, guru harus memperlakukan siswa sebagai subjek belajar sehingga lahir sinergi antara guru dan siswa dalam meraih tujuan bersama melalui proses pembelajaran.

Kedua: Empathy

          Empati adalah kemampuan seseorang dalam menempatkan dirinya sesuai dengan situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain. Salah satu prasyarat utama dalam memiliki sikap empati adalah kemampuan untuk mendengarkan atau mengerti terlebih dahulu sebelum didengarkan atau dimengerti oleh orang lain. Rasa empati akan memungkinkan seseorang untuk dapat menyampaikan pesan dengan cara dan sikap yang akan memudahkan penerima pesan menerimanya.

          Jika diterapkan dalam dunia pendidikan, hukum empati ini menegaskan bahwa sebelum mengirimkan pesan atau menyampaikan materi pelajaran kepada para siswa, guru harus mengerti dan memahami dengan empati terhadap calon penerima pesan (siswa) sehingga pesan tersebut akan sampai tanpa ada halangan psikologis atau penolakan dari penerima.

Ketiga: Audible

Makna Audible adalah dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik. Mengacu pada kemampuan menggunakan berbagai media maupun perlengkapan bantu audio visual yang akan membantu agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik.

Dalam dunia pendidikan, kemampuan memanfaatkan dan menggunakan media merupakan suatu kelebihan tersendiri dalam menunjang kesuksesan proses pembelajaran.

Keempat: Clarity

          Selain pesan harus dapat dimengerti dengan baik, kejelasan pesan juga harus mendapatkan perhatian sehingga tidak menimbulkan multi-interpretasi.

          Dalam proses pembelajaran, keterbukaan guru terhadap siswa merupakan bentuk sikap yang positif. Keterbukaan sikap guru menjadikan guru lapang dada menerima masukan dari siswa demi perbaikan proses pembelajaran. Namun demikian, guru juga harus menanamkan nilai moralitas kepada para siswanya agar mereka melakukan kritik dan memberikan masukan kepada guru tetap dalam koridor moral.

Kelima: Humble

          Hukum kelima dalam membangun komunikasi yang efiktif adalah rendah hati. Rendah hati pada intinya, sikap yang penuh melayani, sikap menghargai, mau mendengar dan menerima kritik, tidak sombong, tidak memandang rendah orang lain, berani mengakui kesalahan, rela memaafkan, lemah lembut, penuh pengendalian diri, dan mengutamakan kepentingan yang lebih besar.

  Dikutip dari: Ngainun Naim, Dasar-Dasar Komunikasi Pendidikan (Jogjakarta: Ar Ruzz Media, 2011) hal 46-60

Categories: pengetahuan umum

PROFIL AKU

erfina dyah anggraheni


Popular Posts

SISTEMATIKA BERFIKIR

Hei kawan, Ternyata Cara berfikir antara satu orang dengan orang ...

Kenali Gaya Belajarm

Mempelajari gaya belajar seseorang adalah dengan memperlihatkan cara mengenali dan ...

The words of Heart

When you feell there are something lose from your self,,, Don’t ...

THE POWER OF KEPEPET

By Mario Teguh Share ya kawan, Dari Mario Teguh Golden Ways ...

LIMA HUKUM KOMUNIKAS

(The Five Inevitable Laws of Effective Communication)   Lima Hukum Komunikasi yang ...