dentist

Hanya Blog UMY situs lain

Pencabutan gigi merupakan prosedur pengambilan gigi dari soketnya, biasanya keadaan ini gigi dengan infeksi, pulpa nonvital yang tidak dapat dirawat dengan kelainan periodontoclasia berat, impaksi, penyebab trauma, untuk perawatan orthodonsi dan lain lain

Pencabutan gigi umumnya dilakukan dengan prosedur pemeriksaan subjektif dan objektif, kemudian penandatanganan inform concent, persiapan alat bahan, asepsip daerah kerja, anastesi, ekstraksi, intruksi pasca perawatan, medikasi dan kontrol, dari proses tersebut intruksi yang diberikan dokter gigikepada pasien yaitu

1. Gigit Kapas Selama 30 Menit

Instruksi yang paling pertama diberikan ketika telah mencabut gigi adalah gigit kapas selama 30 menit. Tujuan menggigit kapas selama 30 menit adalah untuk menahan agar darah tidak mengalir.

2. Gigit Kapas Lagi Kalau Masih Ada Darah

Instruksi selanjutnya yaitu gigit kapas lagi kalau masih ada darah. Nanti pada saat selesai pencabutan akan diberikan kapas ganti. Setelah mengigit kapas 30 menit, dianjurkan menggigit kapas lagi kalau masih ada darah, tujuannya yaitu untuk menahan agar darah tidak mengalir. Umumnya setelah menggigit kapas selama 30 menit bekuan darah telah terbentuk sehingga tidak perlu lagi menggigit kapas ganti yang telah diberikan. Namun pada kasus tertentu seperti jumlah Trombosit Menurun, bekuan darah akan lama terbentuk sehingga dianjurkan menggigit kapas kembali kurang lebih 30 menit.

3. Patuhi Aturan Pemakaian Obat

Setelah pencabutan gigi, dokter akan meresepkan obat. Umumnya Obat yang diresepkan adalah golongan Analgetik (anti sakit) dan golongan Antibiotik. Hanya 2 macam obat yang diberikan apabila tidak terjadi pembengkakan. Apabila terjadi pembengkakan biasanya dokter akan menambahkan obat golongan Antiinflamasi dalam resep. Dokter gigi akan memberitahukan obat mana saja yang perlu dihabiskan dan obat mana yang perlu diminum ketika terasa sakit.

Itulah instruksi yang selalu diberikan oleh dokter dan harus diikuti. kemudian ada beberapa pantangan atau hal yang tidak diperbolehkan dilakukan setelah pencabutan gigi

1. Jangan Sering Berkumur-kumur

Kebanyakan pasien setelah mencabut gigi sering berkumur-kumur dan tidak sedikit pasien yang berkumur-kumur dengan kuat. Sebagian besar alasan pasien berkumur-kumur karena terdapat banyak darah dan pasien tersebut berfikiran dapat menghilangkan darah dengan cara dikumur-kumur. Namun sebenarnya pemikiran tersebut salah karena dengan berkumur-kumur apalagi berkumur-kumur dengan kuat maka bekuan darah yang telah terbentuk pada lubang bekas pencabutan gigi akan hilang. Bekuan darah pada lubang bekas pencabutan gigi bertujuan agar darah tidak lagi mengalir.

Itulah alasan mengapa pasien yang telah mencabut giginya dilarang berkumur-kumur setelah pencabutan gigi. Bagi yang ingin melakukan wudhu sebelum sholat, Anda tidak dilarang untuk memasukan air di dalam mulut namun sebaiknya tidak usah dikumur-kumur dengan kuat.

2. Jangan Suka Mengisap Gusi Bekas Pencabutan

Tidak sedikit pasien yang suka mengisap lubang bekas pencabutan gigi. Mengisap lubang bekas pencabutan gigi juga dapat menyebabkan bekuan darah yang telah terbentuk akan hilang sehingga darah yang sebelumnya berhenti mengalir akan mengalir kembali. Itulah alasan mengapa pasien yang telah mencabut giginya dilarang untuk mengisap lubang bekas pencabutan setelah pencabutan gigi. Oleh karena itu jangan suka mengisap gusi bekas pencabutan gigi agar bekuan darah tidak hilang.

3. Hindari Makanan dan Minuman Yang Panas

Menghindari makan yang panas-panas adalah salah satu pantangan yang tidak boleh dilanggar. Makan yang panas-panas juga akan menyebabkan bekuan darah pada lubang bekas pencabutan gigi hilang. Justru setelah pencabutan gigi, pasien dianjurkan mengkonsumsi makanan dan minuman yang dingin seperti es krim dan lain-lain karena dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang dingin-dingin dapat membantu proses pembekuan darah.

4. Jangan Menyentuh Gusi Bekas Pencabutan

Ada beberapa pasien yang sering menyentuh gusi bekas pencabutan gigi. Tangan yang digunakan untuk menyentuh gusi bekas pencabutan gigi tersebut tidak diketahui steril atau tidak. Tangan adalah tempat kuman dan bakteri menempel, sehingga tanpa sadar Anda membawa kuman dan bakteri ke gusi bekas pencabutan gigi dengan cara menyentuhnya. Sehingga gusi tersebut akan terinfeksi oleh bakteri dan proses penyembuhan luka bekas pencabutan gigi akan terhambat dan menimbulkan rasa sakit.

5. Berhenti Merokok

Berhenti merokok adalah salah satu pantangan yang tidak boleh dilanggar. Pantang ini merupakan pantangan yang paling sulit bagi perokok terutama perokok berat. Tidak sedikit orang yang melanggar pantangan ini walaupun sudah diberitahu dokter gigi. Minimal lama berhenti merokok setelah pencabutan gigi adalah 1 hari (24 jam). Rokok mengandung berbagai macam zat beracun dan berbahaya bagi tubuh, dan melalui asap rokok kandungan tersebut akan masuk ke dalam tubuh. Asap rokok tersebut dapat menghambat proses penyembuhan luka bekas pencabutan dan dapat menyebabkan infeksi sehingga timbul rasa sakit/nyeri.

6. Jangan Sering Meludah

Sering meludah sangat sering dilakukan sebagian pasien setelah pencabutan gigi terutama saat sedang menggigit kapas selama 30 menit karena pasien merasa air ludah banyak didalam rongga mulut sehingga akan menetes. Dalam 30 menit tersebut bekuan darah akan terbentuk untuk mencegah darah mengalir. Selain itu, setelah selesai menggigit kapas pun masih ada juga pasien yang sering meludah karena masih ada darah. Jika pasien sering meludah maka bekuan darah tersebut akan hilang dan ikut terbuang bersama air ludah yang dikeluarkan sehingga darah akan tetap mengalir.

7. Jangan Dulu Gunakan Makan Sisi Bekas Pencabutan

Pantangan terakhir yang biasa diberikan dokter gigi adalah jangan dulu menggunakan makan sisi bekas pencabutan gigi. Apabila sisi bekas pencabutan gigi digunakan makan setelah pencabutan gigi maka makanan tersebut akan masuk kedalam lubang bekas pencabutan dan merusak bekuan darah yang telah terbentuk sehingga bekuan darah akan hilang dan darah akan kembali mengalir. Umumnya sisi tersebut jangan digunakan makan selama 1 hari.

Apabila salah satu dari pantangan tersebut dilanggar maka umumnya dalam 3 hari pasien akan mengeluh karena lubang bekas pencabutan gigi terasa sakit. Jika terjadi hal seperti ini segera kembali ke dokter gigi agar dapat dilakukan penanganan yang tepat. Pantangan ini berlaku untuk pencabutan gigi dewasa karena pada gigi sulung/gigi susu lubang bekas pencabutan tidak besar sehingga darah tidak mengalir lama.

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

Fadel Firdaus


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Flossing

     Gigi adalah alat yang digunakan untuk mengolah makanan saat ...

Menyikat gigi dengan

Menyikat gigi adalah rutinitas yang paling penting dilakukan untuk dapat ...

Kebiasaan buruk anak

Minum Susu dari Botol Dot      Orang tua pada umumnya tidak ...

Pertumbuhan dan pera

      Pertumbuhan dan perkembangan gigi bayi biasanya bervariasi. Ada bayi ...