dentist

Hanya Blog UMY situs lain

Tentang Tesis Saya

Posted by Fadel Firdaus 0 Comment

PENGARUH STRESS DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA

DOKTER GIGI DI RUMAH SAKIT A DAN B 

 

Rumah sakit merupakan pusat pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan medik dasar dan medik spesialistik, pelayanan penunjang medik, pelayanan instalasi dan pelayanan perawatan baik rawat inap maupun rawat jalan menurut Departemen kesehatan RI (Septirahmawati, 2006).  Fungsi rumah sakit menurut SK Menkes 983/1992 yaitu menyelenggarakan pelayanan medik dan non-medik, pelayanan dan asuhan keperawatan, rujukan, pendidikan, dan pelatihan, administrasi umum dan keuangan

Stres merupakan pengalaman umum bagi setiap pekerja. Diperkirakan bahwa 100 juta hari kerja menjadi sia-sia dikarenakan stres dan hampir 50% sampai 70% penyakit berkaitan dengan stres (Bashir and Ramay, 2010). Stres adalah istilah umum yang diterapkan pada tekanan yang ada pada seseorang. Stres merupakan suatu keadaan di mana seseorang mengalami ketegangan karena adanya kondisi-kondisi yang mempengaruhi dirinya. Stres merupakan faktor fisik, kimiawi, dan emosional yang dapat menyebabkan tekanan pada tubuh atau mental dan dapat menjadi faktor bagi timbulnya penyakit. Stres juga merupakan interaksi individu dengan lingkungan, namun secara lebih terperinci stres merupakan suatu respon adaptif yang dihubungkan oleh perbedaan individu dan atau proses psikologi yang merupakan konsekuensi tindakan, situasi, atau kejadian eksternal (lingkungan) yang menempatkan tuntutan psikologi dan atau fisik secara berlebihan.

Stres kerja dapat dikaitkan dengan kesejahteraan fisik dan psikologis dokter gigi. Dari penelitian sebelumnya telah didapatkan bahwa dokter gigi berada di puncak grafik untuk profesi yang penuh tekanan, bersama dengan akademisi dan dokter menjadi salah satu profesi yang ‘tidak mungkin’, dalam hal menyeimbangkan kehidupan kerja, kehidupan keluarga dan memiliki waktu untuk diri sendiri. Selain itu, menurut Miron and Colosi, 2018, dokter gigi menghadapi banyak tantangan di tempat kerja setiap hari, seperti bekerja di posisi yang tidak nyaman, tingkat kebisingan yang tinggi, peralatan yang rusak, variabilitas hasil perawatan, masalah keuangan, bahaya hukum, penanganan pasien yang sulit, koordinasi anggota staf, tekanan waktu dan penjadwalan, tanggung jawab administratif, periode konsentrasi yang lama dan isolasi sosial. Stresor kerja semacam itu dapat mengganggu kesejahteraan fisik dan mental dokter gigi, secara progresif mengarah kepada kelelahan, perkembangan kecemasan dan depresi dan, kadang-kadang, bahkan untuk pikiran bunuh diri.

Beban kerja menurut Goetz et al., 2019 adalah jumlah pekerjaan atau waktu bekerja yang diharapkan kepada pekerja dan total jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan oleh suatu departemen atau kelompok pekerja dalam suatu periode waktu tertentu. Beban kerja dapat dibedakan menjadi dua, yaitu beban layak kuantitatif dan beban layak kualitatif. Beban layak kuantitatif yaitu banyaknya beban kerja untuk dikerjakan dalam waktu tertentu sedangkan beban layak kualitatif yaitu individu merasa kurang memiliki kemampuan menyelesaikan suatu pekerjaan karena standar yang terlalu tinggi.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang dikutip dan diterjemahkan mengatakan bahwa “Kinerja adalah sesuatu yang dicapai, prestasi yang diperlihatkan, kemampuan kerja”. Serta kinerja dikatakan tinggi apabila suatu target kerja dapat diselesaikan pada waktu yang tepat atau tidak melampui batas waktu yang disediaka sedangkan kinerja menjadi rendah jika diselesaikan melampui batas waktu yang disediakan atau sama sekali tidak terselesaikan.

Categories: Tak Berkategori

PROFIL AKU

Fadel Firdaus


Popular Posts

Halo dunia!

Selamat datang di Blog UMY. Ini adalah tulisan pertama Anda. ...

Flossing

     Gigi adalah alat yang digunakan untuk mengolah makanan saat ...

Menyikat gigi dengan

Menyikat gigi adalah rutinitas yang paling penting dilakukan untuk dapat ...

Kebiasaan buruk anak

Minum Susu dari Botol Dot      Orang tua pada umumnya tidak ...

Pertumbuhan dan pera

      Pertumbuhan dan perkembangan gigi bayi biasanya bervariasi. Ada bayi ...