Perbedaan antara Penulisan Ilmiah dan Penulisan Non Ilmiah

Penulisan Ilmiah adalah karya tulis yang disusun oleh seorang penulis berdasarkan hasil-hasil penelitian ilmiah yang telah dilakukannya, penulisan karya ilmiah menggunakan metode karya ilmia yang baku. Salah satu ciri khas karya ilmiah adalah lewat bentuknya yakni tertulis, baik di buku, jurnal, majalah, surat kabar, maupun yang tersebar di internet. Sedangkan penulisan non ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang tidak terlalu formal, contohnya cerpen, novel, puisi, pantun, dongeng dan lainnya.

Dalam penulisan berita tidak memerlukan metode penulisan khusus atau bersifat bebas (tidak baku). Dalam penulisan berita ada sebagian yang bisa diikuti alur isi berita (unsur dapat diidentifikasi) dan ada yang tidak bisa diikuti alur beritanya (unsur tidak dapat diidentifikasi). Berita berisi fakta yang lebih terkini sesuai kejadian, maupun peristiwa yang sedang terjadi di lingkungan masyarakat namun tidak disertai data-data karena dalam penulisannya dikemas lebih menarik agar lebih mendatangkan minat pembaca berita baik berita tertulis maupun secara lisan. Pada penulisan berita penulis boleh ikut andil dalam tulisannya tersebut, dengan kata lain berita tersebut ditulis dari sudut pandang penulis. Penulis bebas mengungkapkan pendapat atau pandangannya terhadap sebuah berita. Sasaran berita ditunjukan untuk masyarakat pada umumnya tanpa membedakan usia, ras, golonga, dsb.

Pada penulisan jurnal menggunakan standar penulisan ilmiah yang terdiri dari beberapa urutan metode dalam penulisan. Metode terebut meliputi pendahuluan, metode pembahasan, penutup sehingga terdapat unsur-unsur yang jelas, teratur serta lebih baku. Konten isi dalam jurnal berisi suatu topik yang dibahas secara lebih mendalam dan di dasarkan pada fakta disertai data yang dilakukan melalui penilitian khusus sebelum menulisnya, sehingga memerlukan waktu yang relatif lebih lama dari berita dan puisi, namun keakuratan data dari isi jurnal lebih tinggi. Pada penulisan jurnal penulis tidak boleh melibatkan peran dirinya didalam tulisannya karena keakuratan fakta datanya harus jelas. Sasaran jurnal lebih ditunjukan untuk mahasiswa maupun masyarakat yang sedang berada dilingkup pendidikan terutama di lingkup perguruan tinggi/universitas.

Dalam penulisan puisi tidak memerlukan metode penulisan khusus atau bersifat bebas (tidak baku). Puisi ditulis sesuai dengan isi yang sedang penulis rasakan dan pikirkan secara bebas dan tanggung jawab yang kemudian dituangkan dalam sebuah kertas. Pada penulisannya banyak menggunakan kata-kata perumpamaan yang membuat pembaca awam tidak cepat dalam memahami makna dan alur isi puisi tersebut. Puisi berisi hal-hal yang tidak harus sesuai fakta atau dengan kata lain menggunakan kalimat yang berisi khiasan/perumamaan. Selain itu penulian puisi lebih diutamakan untuk memikat perasaan orang yang membacanya agar pembaca lebih ikut merasakan suasana dari isi puisi tersebut. Dengan demikian puisi juga tidak memerlukukan waktu yang cukup lama dalam penulisannya. Penulisan puisi, penulis bebas dalam mengikutsertakan dirinya maupun tidak. Sasaran puisi ditunjukan untuk siapa saja yang sedang ingin membacanya namun kebanyakan dari penikmat puisi dari khalangan remaja.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar