Perempuan Asal Gresik Gagas Sekolah Inklusi di Pedesaan

Hebat, Sufiah Gagas Sekolah Inklusi di Pedesaan Gresik – Sufiah salah seorang perempuan asal Desa Madumulyorejo, Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik, Jawa Timur telah menggagas sekolah insklusi di desanya sendiri. Dia menamainya sanggar sekolah insklusi di Yayasan Al-Ikhlas.

Hal itu, karena belum ada tempat belajar bagi anak yang berkebutuhan khusus. Hati sufiah tergugah karena dia melihat susahnya anak difabel tersebut belum memiliki akses pendidikan.

Sufia adalah mahasiswi lulusan Fakultas Psikologi di salah satu perguruan tinggi. Ia mengatakan anak-anak yang berkebutuhan khusus mempunyai keistimewaan dan keahlian jika terus diasah serta adanya pendampingan.

Dikatakan oleh dia, cacat fisik, tuna Netra, tuna rungu, tuna wicara, down syndrome, cerebral palsy, dan slow learner (lambat belajar) pada anak masih bisa diatasi dan diterapi.

“Kami sengaja mengangkat anak anak difabel daerah yang tersembunyikan bisa sekolah, bisa terapi, bisa belajar dan bisa terwadai menjadi satu,” katanya, Sabtu (30/3/2019).

Alasan lain yang dikatakan olehnya, salah satu alasan untuk menggagas sekolah insklusi ini yaitu, agar anak berkebutuhan khusus itu dapat hidup berdampingan di pedesaan.

Apalagi di Kecamatan Dukun, dikatakan Sufiah belum ada tempat pendidikan yang layak untuk anak difabel sehingga harus ke wilayah Sidayu.

“Di sini ada belasan anak. Mulai dari desa kami hingga desa tetangga juga ada yang ikut ke sekolah kita. Pendampingnya merupakan relawan serta mahasiswa difabel dari universitas terkemuka,” tambahnya.

Pendirian sekolah inklusi ini tidak terlepas dari dukungan Pemerintah desa Madumulyorejo, UPT, dan Muspika Kecamatan Dukun. “Ini yang kami harapkan bantuan dari pihak yang terkait sebagai dukungan untuk penyelenggaraan sanggar sekolah bagi anak yang berkebutuhan khusus ini,” imbuhya.

Terpisah, Kepala Desa Madumulyorejo Matrozim menegaskan pihaknya sangat mendukung adanya sanggar khusus anak difabel tersebut.

Dia berharap, anak-anak yang berkebutuhan khusus itu bisa lebih diperhatikan lagi dan yang paling penting mereka bisa mendapatkan pendidikan yang layak.

“Karena ini bisa menjadikan manfaat kepada yang lain dan dalam hati anak anak yang berkebutuhan khusus pasti ingin normal seperti yang lainya,” ungkapnya usai launching sekolah insklusi yang digagas Sufiah di Gresik yang menyasar pedesaan. (*)

Demikian dari artikel kami yang terkait informasi kota Gresik mengenai berita “Sufiah Gagas Sekolah Inklusi di Pedesaan Gresik”. Semoga bermanfaat.

Lewat ke baris perkakas