Mendekatlah Pada-Nya, Maka Allah Datang

14 November 2013

Namanya Hafizah, ia seorang perempuan yang berasal dari desa yang berupaya mengubah pola pikirnya dengan mengenyam pendidikan di Kota Jakarta. Perempuan yang berusia 19 tahun ini sedang belajar di semester tiga dengan program studi agribisnis. Ia memiliki cita-cita menjadi seorang hafizh al-quran dan memiliki usaha di bidang pertanian terutama holtikultura. Selama di Jakarta ia tinggal bersama pamannya yang bekerja sebagai buruh pabrik. Sedangkan orang tuanya tinggal di Jawa Tengah bersama adik-adiknya. Berada di kota besar, Hafizah harus pandai-pandai mengatur waktu dan memilih teman agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal yang tidak diinginkan. Ia berpartisipasi dalam organisasi kerohanian dan himpunan mahasiswa jurusan yang ada di kampusnya. Banyak ilmu yang didapatkan dari kedua organisasi tersebut mulai dari kebersamaan, kepedulian, kedisiplinan, ketaatan pada Allah, keberanian dalam bertindak dan manajemen waktu. Walaupun dengan kesibukannya tersebut, kuliah yang ia jalani tidak terganggu dengan dibuktikan indeks prestasi yang memuaskan.

Sejak kecil Hafizah diajarkan oleh ibunya untuk bersikap jujur dalam segala hal, selalu mengingat Allah dimanapun dan kapanpun berada, serta membantu orang lain selagi masih mampu. Setiap kali Hafizah memilih kegiatan yang ingin dilakukan selalu meminta izin kepada ibunya agar dimudahkan dan mendapatkan keridaan dari Allah swt. Di setiap sepertiga malamnya, ia tak luput untuk bersimpuh menghadap sang pencipta untuk menyampaikan keluh kesah yang dijalani. Tak lupa sunnah lainnya juga dikerjakan, seperti dhuha dan rawatib, puasa senin-kamis dan mengeluarkan sebagian uang sakunya untuk disedekahkan. Ia yakin bahwa Allah akan memberikan pertolongan di kala kesusahan. Pada suatu ketika, Hafizah berpikir untuk mempunyai pekerjaan sampingan sebagai pengisi waktu luangnya. Ia ingin menambah uang sakunya untuk membeli buku dan menabung.  Orang tua Hafizah menyetujui pemikirannya tersebut dengan syarat mampu mempertahankan indeks prestasi yang sudah didapatkan.

Akhirnya selama pencarian parttime, ia menemukan sebuah pekerjaan yang menurutnya cocok yaitu sebagai pengajar di Masjid Barokah. Dia mencoba membagikan ilmu agama yang dikuasai kepada masyarakat sekitar yang ada di daerah tempat tinggalnya. Selain Hafizah, ada pengajar lainnya yaitu Gina. Ia sudah dua tahun mengajar di TPA tersebut. Pertama kali bertemu dengan Gina, ia merasa senang karena sama-sama berjuang dalam panji islam. Hari berganti hari hingga enam bulan Hafizah semakin dekat dengan Gina, akhirnya ia mulai percaya padanya.

Suatu ketika Hafizah ingin mengambil uang gajiannya, akan tetapi ia kaget melihat buku pengambilan gajinya karena sudah tercatat diambil seminggu sebelum ia datang. Ia berpikir siapa yang mengambil gajinya tersebut karena pada saat itu ia membutuhkan uang untuk menyelesaikan usulan program bisnis yang ingin diajukan pada suatu bank dan membayar iuran kegiatan yang dilaksanakan oleh organisasi yang ada di kampusnya. Selang dua minggu, Gina menghubunginya. Ia mengatakan bahwa ia telah mengambil uang gajiannya dan berjanji akan mengganti uang tersebut karena ada keperluan yang mendesak. Hafizah mencoba memahami keadaan temannya tersebut dan merelakan uang hasil kerjanya untuk memenuhi kebutuhan Gina. Ia menyerahkan semua kegundahan yang ada di hatinya kepada Allah agar kemudahan menghampirinya. Ia memutuskan untuk memecahkan celengannya untuk menyelesaikan tugas-tugasnya, walaupun ada rasa sedih karena uang itu ingin digunakan untuk modal usaha. Alhamdulillah, usulan program yang dia ajukan sudah terselesaikan. Tinggal menunggu pengumumannya dua minggu lagi, ia berharap mendapatkan hasil yang terbaik dari semua pengorbanan yang telah dikeluarkan.

Akhirnya pengorbanan dan kegiatan sunnah yang selalu ia kerjakan memberikan hasil yang memuaskan. Usulan program bisnis yang ia ajukan mendapatkan persetujuan dari bank, sehingga ia dibiayai untuk mendirikan usaha dengan jumlah uang yang cukup besar baginya yaitu sekitar Rp. 20.000.000,00.  Sujud syukur ia lakukan karena semua ini atas kehendak-Nya.

Di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin kawan karena ada Allah, sang pencipta alam yang tidak ada tandinganya. Mulailah dari sekarang untuk lebih mendekat pada-Nya.

Salam semangat 🙂

 

http://inspirasi.co/forum/post/98/mendekatlah_pada-nya_maka_allah_datang

9 Komentar

  • revolver 18 November 2013pada23.04

    I am so grateful for your blog article.Really looking forward to read more. Great.

  • Hanif Nafiah 20 November 2013pada16.12

    thanks for your apreciation about my article.

  • Isabel Marant 21 November 2013pada14.37

    You actually make it appear so easy together with your presentation however I in finding this topic to be really one thing which I feel I’d never understand. It kind of feels too complicated and very vast for me. I’m taking a look ahead on your next publish, I’ll try to get the dangle of it!

  • seo guys 22 November 2013pada16.28

    Qtbl45 Thanks for the blog.Really looking forward to read more. Really Cool.

  • thepanoramacondos.org 2 Desember 2013pada17.11

    Established transportation infrasctructure for a plethora of lifestlye, dining
    and entertainment.the panorama (thepanoramacondos.org)

  • tips about seo 19 Desember 2013pada04.06

    XngcIt Very good post.Really looking forward to read more. Really Cool.

  • seo thing 19 Desember 2013pada18.31

    ue1Vhb Really enjoyed this article post.Much thanks again. Much obliged.

  • check this out 20 Desember 2013pada05.30

    aShtXE Fantastic post.Much thanks again. Great.

  • Alexb 20 Desember 2013pada19.52

    I cannot thank you enough for the blog article.Really looking forward to read more. Keep writing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lewat ke baris perkakas