Tentang Semangka

  Flora/fauna   6 Desember 2011

Semangka ( Citrulus vulgaris ) untuk pertama kalinya diemukan di Afrika, lebih tepatnya dari gurun Kalahari. Menurut pendapat para peneliti, semangka untuk pertama kalinya di budidayakan di Mesir, sehingga sekitar 5000 tahun yang lalu untuk pertama kalinya pula semangka berhasil dipanen untuk dikonsumsi. Karena masih merupakan hal yang baru ditemukan maka segera tersebar secara meluas kedaerah sekitarnya. Tentu saja semakin lama maka semakin luas pula penyebaran semangka tersebut.

Tanaman semangka termasuk jenis tanaman merambat, bentuk buah bulat seperti bola, yang dimakan adalah daging buah yang berwarna merah, ada yang kuning, banyak mengandung air dan beribji yang bisa dijadikan sebagai bahan pokok pembuatan makanan camilan kwaci.

Tanaman semangka dapat tumbuh sepanjang tahun, akan tetapi kurang cocok bila ditanaman pada musim penghujan. Karena pada musim penghujan tentu saja tanah mengandung banyak air sehingga harus dijaga sedemikian rupa agar tanaman semangka tidak berlebihan dalam menkonsumsi air, karena akan berpengaruh terhadap perkembangan tanaman serta buahnya. Sebaliknya semangka cocok ditanaman pada saat terik matahari maksimal untuk setiap harinya. Untuk di Indonesia sekitar bulan Juni – September. Dengan tujuan pada saat yang seperti itu terjadi fotosintesis yang maksimal sehingga buah yang dihasilkan juga akan mempunyai mutu yang  baik.

Tags:
Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE