Riya

  Renungan diri   17 Desember 2011

Riya dapat diartikan berbuat kebaikan/ibadah dengan maksud supaya diketahui orang lain, sehingga orang mengira dan kemudian memujinya sebagai orang yang baik atau gemar beribadah (seperti shalat, puasa, sedekah, dll). Agar seorang Muslim mengetahui posisinya dalam riya, maka sebaiknya dia memahami betul tanda-tandanya, yaitu antara lain:

  1. Bekerja dengan tekun dan melipatgandakan tenaganya jika mendapat pujian dari orang lain, dan sebaliknya akan malas atau cenderung mengurangi amal, jika mendapat celaan dan kecaman. Terhadap salah satu tanda ini, Sayyidina Ali ra pernah berkata, “Ada beberapa tanda bagi orang yang berlaku riya, yakni malas ketika seorang diri, tetapi akan sangat rajin ketika sedang bersama orang banyak. Bertambah amalnya, jika mendapat pujian dan berkurang amalnya jika mendapat celaan”. (Kitab Ihya Ulumuddin, al-Gazali, 3/298)
  2. Menjalankan perintah Allah jika bersama manusia dan melanggar larangan-larangan-Nya, jika ia seorang diri dan jauh dari penglihatan manusia.
Tags:

Tinggalkan Balasan

Please copy the string Q9bDf4 to the field below: