MATA DUNIA

"dunia itu indah, suatu saat pecah & terbelah,keindahannya musnah. Allah ilah yang kita sembah menuju Jannah"

Penting Nggak ya Shalat Itu

Posted by suprihanto 0 Comment
”MATA DUNIA” dunia itu indah, suatu saat pecah dan terbelah, datang airbah, hanya sesaat keindahannya musnah. Ingat hanya Allah ilah yang kita sembah menuju Jannah

 


Ngomong-ngomong, teman-teman, setuju tdk dgn pernyataan berikut!? “Sholat adalah sesuatu hal yg tidak PENTING!?
saya rasa pernyataan ini tepat dan sesuai kenyataan!! Lohh ko’? Mari kita tanyakan saja dalam diri kita sendiri, Siapa yg sholatnya masih suka bolong-bolong? Siapa yg suka menunda-nunda saat waktu sholat? dan [lebih parah lagi] siapa yg g pernah sholat? Hal itu bisa jadi karena kita beranggapan bahwa sholat itu g penting!!

“Sholat adalah sesuatu hal yg tidak PENTING!?”
kecuali untuk orang yg BERSYUKUR dan beriman

Kenapa sy fokus kepada kata BERSYUKUR…???
-> Karena dengan sholat-lah ‘media’ kita untuk bersyukur kepada Allah SWT.

Analogi sederhana
-> Saat kita masih kecil, dibelikan Ayah mainan, apa yg kita lakukan? Kita pasti akan memeluk Ayah kita dgn perasaan haru dan riang dgn tak lupa mengucapkan kata “terimakasih y Ayah! aq sayang Ayah…”

-> Saat kita sekolah SD, kita naik kelas, dpt rangking yg bgus, apa yg kita lakukan? Kita pasti akan berusaha membelikan kado terindah untuk Bpk/Ibu Guru kita, dgn tak lupa mengucapkan kata “terimakasih y Bpk/Ibu Guru atas segala ilmu bermanfaat yg telah kami dapatkan..”

-> Tapi apa yang sudah kita lakukan untuk mensyukuri nikmat-karunia Allah yang telah diberikan kepada kita? [PERTANYAAN SULIT?]

Aku tidak pernah dapat apa-apa dari Allah!!

Pernah mungkin kita berpikir dalam hati, dari dulu sampe sekarang aku  masih begini-begini aja. Apanya yang harus disyukuri?? Kenapa aku  harus sholat??  Penting ya sholat??
Tapi, teman-teman yakin dengan pemikiran itu semua!?
Coba renungkan, dengan tidak terjadi sesuatu apapun dengan kita [baca: Sehat], itu sebenarnya merupakan nikmat-karuniaNya untuk kita [sederhana sekali bukan??]

Coba teman2 renungkan sejenak:

-> Bilamana dicabut nikmat melihat kita oleh Allah. Masih bisakah kita melihat, memandang, dan mengagumi keagungan ciptaanNya?

-> Bilamana dicabut nikmat mendengar kita oleh Allah. Masih bisakah kita mendengar lantunan merdu ayat-ayat suciNya, masih bisakah kita mendengarkan seruan adzan yg memanggil kita u/ menghadapNya?

-> Bilamana dicabut nikmat berbicara kita oleh Allah. Masih bisakah kita melantukan puji-pujian padaNya, masih bisakah kita melafalkan ayat-ayatNya yg dpt menenteramkan hati dan jiwa?

-> Dan sadarkah kita, setiap hembus nafas kita adalah kuasaNya? Dan apa yg terjadi jika Allah mencabut semua nikmat-karuniaNya kepada kita?

-> Masihkah kita tidak BERSYUKUR??

Renungkan pula yg ini:

-> Bila kita sakit, apakah kita ingin cpt sembuh? Pasti kita sepakat menjawab, Iya!

-> Bila kita menginginkan sesuatu hal, apakah kita ingin semua itu cpt terwujudkan? Pasti kita sepakat menjawab, Iya!

-> [Sebuah analogi sederhana], ada penjual nasi uduk langganan kita yg buka tpt jam 5 pagi, smntra itu kita dtng ke tempatnya jam 6 , ternyata di sana sudah bnyk antrian pembeli yg tidak sbar minta dilayani. Hampir dikatakan kita ada di antrian terakhir. Apa kemungkinan yg akan terjadi? Bisa jadi kita masih lama dilayani, bisa jadi pula kita hanya mendapat sisa-sisa, dan bahkan kita g kebagian karena nasi uduk itu sdh habis!!

-> Bagaimana jika itu terjadi terhadap kita saat di hadapanNya? Kita ingin kesehatan, kita ingin kemuliaan, kita ingin limpahan rizkiNya, kita ingin semua yg kita harapkan dpt cpt terwujudkan, tpi kita sllu ‘trlambat’ u/menghdapNya, kita sllu berada di barisan terakhir u/ memohon kepadaNya, karena kita sllu menunda waktu sholat kita

Apapun bentuk nikmat-karuniaNya, kita harus BERSYUKUR kepada Allah SWT, dengan menunaikan sholat, bersedekah, amar ma’ruf nahi munkar, berbuat baik kepada sesama, dengan senantiasa menjalankan sgla perintahNya dan menjauhi sgla laranganNya.
Dan masihkah kita ttp tidak sholat?? masihkah kita bolong-bolong sholatnya?? Dan masihkah kita ingin menunda-nunda waktu sholat kita??

Mari kita belajar bersama, mulai dari sekarang, tekadkan untuk menjadi insan yg lebih baik dan bertakwa, amin

source: http://www.memobee.com/index.php?do=c.share_my_story&idms=319

Categories: Renungan diri

PROFIL AKU

suprihanto


Popular Posts

Sangat Tragis, Anak

”MATA DUNIA” dunia itu indah, suatu saat pecah dan terbelah, ...

Tsansa, Kepala Musuh

”MATA DUNIA” dunia itu indah, suatu saat pecah dan terbelah, ...

Potong Rambut Menggu

”MATA DUNIA” dunia itu indah, suatu saat pecah dan terbelah, ...

Perpustakaan Paling

”MATA DUNIA” dunia itu indah, suatu saat pecah dan terbelah, ...

Negara-negara yang M

”MATA DUNIA” dunia itu indah, suatu saat pecah dan terbelah, ...