Personal Blog

Just another Blog UMY site

Ikan nila adalah salah satu jenis ikan konsumsi yang sangat bermasyarakat, dan sudah dibudidayakan secara komersil, selain itu ikan ini juga memiliki banyak sekali manfaatnya bagi kesehatan, walaupun tekstur dari daging ikan nila ini sendiri memiliki banyak duri. Selain hal tersebut, spesies ikan nila ini tergolong ikan yang paling mudah berkembangbiak, walaupun di area yang sempit sekalipun. Bagaimana Anda tertarik untuk menjalankan usaha budidaya ikan air tawar yang satu ini ? Berikut adalah ulasan lengkap tentang tips mudah ternak ikan nila menurut para ahli yang bisa dijadikan referensi.

Tips ternak ikan nila

Perlu Anda tahu bahwasannya pembesaran ikan nila bisa dilakukan dengan cara menggunakan beberapa sistem pemeliharaan, yakni kolam air tenang, kolam air deras, karamba jaring apung di danau atau di waduk, dan juga karamba di sungai maupun di saluran irigasi.

Pembesaran di kolam air tenang (konstruksi kolam ikan)

Silakan bentuk petakan, tidak perlu segiempat, luas petakan kolam ini sekitar 500 hingga 1.000 m2 dengan pematang kolam yang kokoh, kedap air yang memiliki lebar sekitar 50 cm. Saringan dibuat dari kawat, jaring, atau bambu yang diletakkan di saluran pemasukan dan juga pengeluaran. Ke dalaman kolam berkisar antara 0.5 hingga 1.5 m.

Persiapan pemeliharaan

Penjemuran kolam dilakukan hingga tanah dasar kolamnya jadi retak-retak, kurang lebih selama 4 hingga 7 hari. Pemberian kapur tohor dengan dosis 25 hingga 50 g/m2. Pemupukan dasar yang berupa pupuk organik dengan dosis 250 hingga 500 g/m2 serta pupuk anorganik seperti TSP 10 g/M2, urea 15 g/M2, dan juga NH4NO315 g/M2. Untuk bisa menumbuhkan plankton, pupuk bisa digunakan untuk ditebarkan secara merata di dasar kolam.

Padat penebaran benih

Untuk 5 hingga 10 ekor ikan nila/M2 dengan ukuran ikannya 8 hingga 12 cm, atau dengan bobot kurang lebih 15 hingga 20 g/ekor.

Pemberian pakan

Selain dengan pakan alami yang telah tersedia di kolam, diberikan juga dengan pakan tambahan atau pelet dengan kandungan proteinnya minimal 20 %. Frekuensi pemberian pakannya 2 hingga 3 kali sehari, yakni saat pagi, siang, dan juga sore hari. Dan dengan jumlah pakan sebanyak 3 hingga 5 % dari bobot biomassa ikan per harinya.

Demikianlah tips mudah ternak ikan nila menurut para ahli yang bisa kami informasikan. Semoga saja bisa bermanfaat, ya!

Categories: Bisnis