Personal Blog

Just another Blog UMY site

Penting sekali untuk tahu seperti apa trik supaya pemohona apply kartu kredit Anda disetujui. Apalagi bagi para pekerja lepas. Umumnya banyak bank penerbit yang akan berpikir dua kali untuk menyetujuinya.

Di era modern seperti sekarang ini, kartu semacam ini tidak hanya untuk para pekerja kantoran saja. Sebenarnya para freelancer pun juga dapat memilikinya. Maka dari itu praktikkan 5 tips apply kartu kredit untuk para freelancer supaya diterima berikut ini.

Dewasa ini, kartu semacam ini sudah menjadi alat transaksi pembayaran yang paling sering digunakan. Bahkan pamornya terus saja menanjak seiring dengan bertambahnya para penggunanya di Indonesia.

Terdapat banyak sekali alasan kenapa alat transaksi modern ini lebih diminati daripada kartu debit. Salah satunya adalah banyaknya penawaran-penawaran menarik dari bebagai marchent dan juga penerbit seperti halnya diskon atau cicilan 0% bagi para pengguna kartu jenis tertentu.

Makanya sangat tidak mengherankan jika kecenderungan untuk menggunakannya semakin hari semakin naik. Selain mudah dan praktis, tentunya banyak sekali keuntungan lain yang bisa didapatkan.

Bisakah Kartu Kredit Dimiliki Oleh Pekerja Lepas atau Freelancer?

Sebenarnya, alat transaksi modern seperti ini bisa dimiliki oleh berbagai tipe pekerja. Tidak melulu hanya untuk para pekerja kantoran saja. Tetapi sepanjang memiliki nomor rekening di bank, memiliki penghasilan, dan nama Anda belum masuk di dalam daftar blacklist di bank lantaran pernah menunggak kredit, maka pekerja lepas pun juga dapat memilikinya. (Baca juga: Mau Kredit Rumah Tanpa DP? Ini Solusi Alternatifnya)

Mengutip dari Wikipedia, pekerja lepas atau yang dikenal juga dengan istilah freelancer merupakan mereka yang bekerja secara mandiri, tidaka da ketertarikan terhadap perusahaan atau seseorang dalam jangka waktu panjang.

Freelancer seperti ini mungkin akan mengenakan biaya pada kliennya dalam hitungan per hari, per jam, per halama buku atau tuilisan, atau pada basis per proyek.

Termasuk juga yang berprofesi sebagai pengusaha online shop, pemilik lapak di Marketplace seperti halnya Bukalapak atau Tokopedia dan sejenisnya, termasuk juga sebagai pekerja lepas atau freelancher dikarenakan bekerja secara mandiri.

Data yang didapatkan dari Wikipedia juga, jumlah freelancer yang ada di Indonesia ini mencapai 60.000 orang di tahun 2012, dan pada Oktober 2015 naik pesat sekali menjadi 550.000 orang.

Coba bayangkan, berapa jumlah pekerja lepas di tahun 2017 ini. Sedah pasti akan naik berkali-kali lipat. Sebab diperkirakan faktor kenapa jumlah freelancer di Indonesia ini semakin bertambah setiap tahunnya lantaran semakin berkembangnya industri digital yang ada di Indonesia.

Baca juga: Pinjaman KTA Tanpa Kartu Kredit, Solusi Tepat Saat Butuh Uang Cepat

Bahkan sekarang ini, kecenderungan konsumen memilih transaksi dalam bentuk online juga semakin bertambah. Hal ini dibuktikan dengan semakin bertambahnya jumlah pengiriman barang dari para penyedia jasa pengiriman barang di Indonesia.

Trik Apply Kartu Kredit untuk Para Freelancer

Jika Anda termasuk freelancer dan ada niatan untuk mengajukan kartu sakti semacam ini, berikut ini caranya supaya pemohonan aplikasi Anda cepat diterima.

  1. Miliki terlebih dahulu rekening tabungan di bank tempat kartu kredit diterbitkan

Trik pertama yang bisa Anda praktekkan adalah dengan cara membuka rekening tabungan terlebih dahulu di bank yang ingin dituju guna mengajukan permohonan kartu sakti ini.

Melakukan hal seperti ini tujuannya agar supaya pihak bank dapat menganalisa identitas sekaligus juga kelancaran arus kas Anda dengan berpatokan pada rekening tersebut. Perlu diperhatikan, usahakan minimal memiliki dana pada rekening tabungan tersebut selama tiga bulan terakhir.

Untuk meyakinkan pihak bank, pada saat mengajukan permohonan nanti Anda bisa sekaligus melampirkan fotokopi arus kas rekening di bank lain. Tetapi lebih baiknya lagi, sebaiknya Ajukan pada bank yang sama dikaranakan bisa lebih mudah untuk memeriksanya.

  1. Memiliki NPWP

NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak) ini merupakan identitas diri yang terbilang sangat berguna dalam berbagi hal, seperti halnya pada saat pengajuan kartu kredit, pinjaman, dan juga kredit kendaraan.

Tidak hanya itu saja, kegunaan dari NPWP ini umumnya akan menjadi salah satu persyaratan pada saat mengajukan permohonan aplikasi. Selain itu, bisa dengan cara membuat surat keterangan penghasilan untuk diri sendiri sekaligus mencantumkan NPWP.

  1. Pastikan arus kas di rekening tabungan lancar

Dikaranakan pihak bank akan melakukan analisa terhadap arus kas yang ada di rekening tabungan Anda, maka memastikan kelancaran arus kas tabungan menjadi sangat penting untuk dilakukan.

Apalagi dalam situasi ini posisi Anda adalah pekerja lepas. Makanya memastikan untuk memiliki arus kas tabungan lancar merupakan poin penting. Jika memilki arus kas yang aktif, bank bisa dengan cepat membuat perkiraan berapa penghasilan bulanan yang Anda miliki.

Oleh sebab itu, pastikan supaya aktif dalam menggunakan rekening tabungan tersebut. Usahakan juga supaya rekening tabungan aktif dalam jangka waktu 3-6 bulan terkahir sebelum memutuskan untuk mengajukan permohona ke bank penerbit.

  1. Jangan lupa menyimpan sejumlah uang mengendap di rekening tabungan

Umumnya sebagai jaminan pada saat ingin membuat kartu semacam ini, Anda diminta untuk mengajukan uang mengendap di dalam tabungan sejumlah limit kartu kredit yang diinginkan.

Fungsi dari uang mengendap ini adalah sebagai jaminan dikarenakan Anda sudah membuat kartu tersebut. Oleh sebab itu, jika limit yang ingin diajukan adalah Rp 10 juta maka ajukan juga jaminan rekening senilai Rp 10 juta kepada pihak bank tersebut.

  1. Apply kartu kredit online

Trik terakhir supaya para pekerja lepas atau freelancer permohonan pengajuan bisa diterima adalah dengan memanfaatkan apply kartu kredit online. Apalagi saat ini sangat mudah untuk dilakukan.

Ada dua pilihan pada saat ingin menhajukan permohonan secara online. pertama bisa langsung diajukan secara online di situs bank yang akan Anda tuju. Kedua juga bisa apply di situs fintech khusus kartu kredit.

Jika memilih apply di situs fintech, keuntungannya adalah bisa dengan mudah membandingkannya terlebih dahulu terkait dengan jenis mana yang paling menguntungkan dan sesuai dengan kondisi keuangan Anda.

Tidak hanya itu saja, Anda tidak akan direpotkan lantaran harus datang langsung ke bank. Sebab Anda tinggal duduk manis dan mengikuti langkah-langkahnya yang sudah sangat jelas di halaman situs tersebut.

Perlu diperhatikan juga bawah biasanya bagi Anda yang sebelumnya belum pernah memilikinya, potensi permohonan diterima akan sedikit sulit. Namun situasi ini bisa disiasati. Tentunya jika tahu triknya.

Caranya adalah dengan memilih terlebih dahulu bank yang menyediakan program kartu kredit untuk para pemula. Jadi dengan ini peluang permohonan pengajuan Anda akan diterima menjadi lebih besar.

Apapaun jenis pekerjaan Anda, jika persyaratannya sudah terpenuhi semua maka sebenarnya mudah untuk segera di approve. Bahkan jika Anda pekerja lepas sekalipun. Semoga trik apply kartu kredit untuk para pekerja lepas atau freelancer di atas bisa membantu.

Categories: Bisnis