BAB 1- Sekilas Tentang JSF

1.1 Pendahuluan JSF

  • JSF adalah kerangka yang menyediakan built-in komponen, seperti kotak teks, label, tombol radio, dan tombol perintah, untuk penciptaan UI.
  • Selain komponen UI, kerangka JSF menyediakan built-in dukungan untuk mengkonversi dan memvalidasi data pengguna.
  • Kerangka ini didasarkan pada pola desain Model-View_Controller (MVC) yang populer.
  • Peran JSF dalam aplikasi enterprise:
    Aplikasi enterprise terdiri dari berbagai tingkatan, seperti Presentation tier, Middle tier, dan Database tier.
    – Presentation tier terdiri dari UI yang pengguna gunakan untuk berinteraksi dengan aplikasi enterprise.
    – Middle tier terdiri dari logika aplikasi yang memproses data aplikasi.
    – Database tier terdiri dari (API) atau perpustakaan yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan database.
  • JSF dirancang dengan tujuan berikut:
    – Untuk menyediakan kerangka kerja yang membuatnya lebih mudah bagi para pengembang untuk menciptakan UIs berkualitas tinggi dan mengelola perilaku UI.
    – Untuk memberikan event model yang menggunakan kelas java sederhana (Similar to Swing) untuk pengiriman events dari komponen client-side UI ke server.
    – Untuk menyediakan API untuk validasi dan konversi input pengguna, seperti validator dan konverter, masing-masing.
    – Untuk menyediakan mekanisme generasi otomatis output yang sesuai untuk klien target, seperti HTML dan WML browser.
  • Penggunaan JSF dalam Web Application Development memberikan keuntungan berikut:
    – Ease of UI creation
    – Ease of validation and data management
    – Segregation between presentation and bussiness logic
    – Short development life cycle
    – Extensible architecture
    – Multiple client device support
  • Kedua kerangka JSF dan Struts didasarkan pada pola desain MVC.

 

1.2 Mengeksplor Framework JSF

  • Kerangka JSF dikembangkan dengan maksud untuk memberikan programmer satu set alat dan fitur untuk membuat Aplikasi Web berbasis Java efisien.
  • Tujuan desain dari kerangka Struts adalah untuk memberikan pemisahan yang jelas antara UI (tampilan), logika bisnis (model) dan controller yang melewati informasi dari pandangan model.
  • Arsitektur JSF menyediakan renderkit yang melakukan render browser independen dari halaman Web
  • Tujuan desain dari JSF adalah untuk memberikan sebuah kerangka yang fokus pada penciptaan UI.
  • Dalam JSF, berikut render kit yang didukung:
    – HTML render kit
    – WML render kit
    – SVG render kit
  • Fase dalam Life Cycle halaman JSF adalah:
    – Restore view phase
    – Apply request values phase
    – Process validations phase
    – Update model values phase
    – Invoke application phase
    – Render response phase
  • Komponen umum dari aplikasi JSF adalah:
    – UI components
    – Renderers
    – Validators
    – Managed beans
    – Converters
    – Events and listeners
    – Messages
    – Navigation

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


Skip to toolbar