UMY ICT Media

Mari Berbagi Informasi

M-Commerce, Amankah?

Online shopping tak hanya bisa dilakukan lewat mesin komputer ataupun laptop. Belanja praktis itu juga bisa dilakukan melalui perangkat genggam. Istilahnya m-commerce, yang merupakan bagian dari e-commerce. Salah satu contoh pengaplikasiannya adalah m-tix, layanan mobile ticketing yang digelar oleh Bioskop 21 dan XXI.

Menurut prediksi lembaga riset Gartner Inc yang dilansir pada September 2010 lalu, pada tahun 2014, sekitar 12% transaksi online akan dilakukan melalui perangkat genggam. Hal itu terjadi karena semakin canggihnya feature serta dukungan teknologi pada browser smartphone. Namun, sama seperti saat bertransaksi online melalui komputer, kita juga perlu berhati-hati saat berbelanja melalui perangkat genggam. M-commerce pun tak luput dari risiko kejahatan.

Tips Aman Belanja ­Online

1.Pastikan Anda mengunjungi toko online yang dapat dipercaya dan memiliki reputasi bagus.
2.Setiap kali akan melakukan transaksi, bukalah sesi browser yang baru. Ketikkan alamat website dengan lengkap dan benar dan yakinkan bahwa alamat website yang Anda kunjungi aman, yakni diawali de­ngan­ “https://”.
3.Hindari menyimpan informasi pribadi yang diperlukan untuk bertransaksi di dalam komputer atau e-mail Anda. Misalnya, informasi mengenai kartu kredit atau account Paypal Anda.
4.Jangan gunakan komputer umum untuk melakukan transaksi online, misalnya komputer di warnet. Jangan pula meninggalkan komputer saat transaksi sedang berlangsung.
5.Sebaiknya, hindari mengirimkan informasi sensitif melalui jaringan Wi-Fi, kecuali Anda yakin benar bahwa informasi yang dikirimkan itu akan dienkripsi.
6.Lakukan update antivirus secara berkala untuk menghindari masuknya virus, keylogger, atau software berbahaya lainnya ke dalam komputer Anda.
7.Berhati-hatilah terhadap berbagai penipuan di Internet. Jangan percaya dengan e-mail yang disertai link ke sebuah website belanja yang mencurigakan.

Testimoni
Kenapa memilih belanja online?

Nurul Fariza,
Karyawan Swasta

“Saya lebih suka belanja online karena efisien. Misalnya untuk beli e-ticket, kita hanya perlu memilih tujuan dan bisa langsung membelinya dengan kartu kredit. Terkadang, kita juga bisa mendapat harga yang relatif lebih murah. Lagi pula, dengan belanja online saya bisa mendapatkan produk yang tidak dijual di Indonesia.

Kalau ditanya soal risikonya, saya suka takut sih. Karena itu kita harus selektif. Takutnya, kalau kita sudah membayar ternyata barangnya tidak dikirim. Tapi untungnya, hal itu belum pernah terjadi. Biasanya, sebelum belanja saya selalu mengecek testimonial para pembeli—apakah barang mereka terima tepat waktu dan selamat sampai tujuan.

Ketakutan kedua adalah kalau data atau identitas kita disebar ke mana-mana. Misalnya, kita menggunakan kartu kredit untuk booking e-ticket. Eh, data-data pribadi kita jadi tersebar ke sales kartu kredit. Itu agak mengganggu karena mereka terus-menerus menelepon kita. Sampai sekarang, saya belum menemukan solusi untuk menghindari masalah ini.”

Anastasia Mariawati
Karyawan Swasta

“Karena suka malas pergi ke mal, saya jadi suka belanja online. Selain praktis, saya juga sering menemukan barang-barang yang unik di Internet. Biasanya, saya berbelanja online untuk produk pakaian dan tiket pesawat. Saya biasanya belanja lewat Facebook dan Kaskus. Pembayarannya biasanya dengan sistem transfer. Sementara pembayaran dengan kartu kredit biasanya saya lakukan untuk membeli tiket pesawat di website maskapai penerbangannya.

Saya pernah mendapat pengalaman buruk waktu belanja online. Saya membeli pakaian, tetapi barang yang dikirim oleh si penjual berbeda dengan gambar yang dipajang di website. Ukurannya juga kecil banget, tidak sesuai dengan pesanan. Jadi, pakaiannya tidak bisa saya pakai. Tapi hal itu tidak bikin saya kapok belanja online. Alasannya, ya karena praktis itu.”

Kenapa memilih membuka toko online?

Satrio Wibowo
Pemilik Toko Online Perlengkapan Berburu di Jakarta.

“Saya memilih berjualan online karena lebih simpel daripada berjualan konvensional. Berjualan online tidak butuh toko fisik, pangsa pasarnya bisa lebih luas dan mencakup seluruh Indonesia, bahkan seluruh belahan dunia. Selain itu, toko online bisa buka 24 jam. Jadi pembeli bisa memesan kapan pun, tanpa perlu repot-repot keluar rumah untuk berbelanja.

Untuk menarik perhatian pembeli, biasanya saya memberikan harga sedikit lebih murah daripada harga pasaran. Saya juga suka memberikan diskon jika ada pembeli yang membeli lebih dari dua pieces per item.

Masalah keamanan data biasanya jadi pertimbangan pembeli untuk belanja online. Nah, supaya pembeli merasa nyaman dan yakin soal pembayarannya, saya menggunakan fasilitas rekening bersama. Cara kerja rekening bersama ini sebagai berikut, pembeli mentransfer uang ke rekening tersebut—yang dipegang oleh pengelola toko online—lalu, penjual mengirimkan barang yang dibeli kepada si pembeli. Setelah pembeli menerima barangnya, maka uang yang ada di rekening bersama itu akan diteruskan ke rekening si penjual. Fasilitas pembayaran ini sangat membantu para pembeli dari penjual online yang nakal ingin menipu.”

Sumber

Categories: Artikel, Mobile

PROFIL AKU

joni2010


Popular Posts

Firefox 8.0 Sudah Bi

Mozilla sepertinya sedang rajin mengeluarkan versi baru dari produk browser-nya, ...

Belanja Lebih Prakti

M-Commerce, Amankah? Online shopping tak hanya bisa dilakukan lewat mesin komputer ...

Memposting Blog Word

Microsoft Office Word adalah software pengolah kata buatan Microsoft (software ...

Google: Hasil Pencar

Google yang dikenal sebagai mesin pencari situs terbesar di internet ...

Yahoo! Site Explorer

Satu lagi fitur Yahoo! yang "rontok". Yahoo Site Explorer, oleh ...