Blog UMY Community

Komunitas buat kita semua

4 Kesalahan Fatal Desain Web

Posted by Rizki Pratama Wijaya 936 Comments

Beberapa website memang memiliki desain yang kurang menarik sehingga membuat pengunjung lebih memilih untuk melihat website lain dan mungkin tidak akan berkunjung kembali ke website yang jelek tersebut. Untuk itu, desain web juga merupakan hal yang penting untuk menarik minat para pengunjung dan meningkatkan reputasi dan popularitas situs. Berikut beberapa factor yang membuat web menjadi kurang menarik :

Background atau warna latar. Background web merupakan salah satu aspek yang harus dikontrol dan dapat diubah secara mudah untuk menyesuaikan dengan kebutuhan para pengunjung atau klien. Setidaknya pemilik situs harus mengerti bahwa background yang simple terkadang malah tidak atraktif sama sekali dengan pengunjung situs.

Sebagai contoh, background yang hanya berwarna hitam dengan cahaya atau text putih diatasnya. Background tersebut sepertinya sulit diterima oleh para desainer web dan mengesankan bahwa pemilik situs adalah orang yang keras dan menunjukkan bahwa si pemilik situs adalah orang yang pasif, tidak berusaha mempertahankan pengunjung situs yang telah mengunjungi halaman situs-nya. Sebagian besar pengunjung situs juga kurang menyukai ketika harus mencetak halaman web dari sebuah browser yang mencantumkan warna background situs. Hal ini dikarenakan tidak semua user memiliki tinta warna yang memadai.

Contoh lainnya, background warna hitam dengan tulisan hitam diatasnya. Hal ini bahkan lebih buruk daripada pilihan sebelumnya karena tulisan tidak dapat dilihat secara jelas. Untuk membaca text, pengunjung diharuskan menyorot text yang dibaca, dan inilah yang membuat pengunjung merasa malas kembali lagi ke situs tersebut. Contoh lainnya seperti gambar yang kecil dan background yang berwarna-warni yang sering digunakan oleh desainer pemula, karena mereka merasa enak untuk melihatnya. Namun, mereka tidak berpikir sebagai pengunjung lain yang melihat web mereka.

Text atau tulisan. Sebagian besar orang sering datang ke suatu situs karena mereka menyukai content yang ada di website tersebut. Jika pengunjung tidak dapat membaca text-nya, maka tidak ada alasan lain bagi mereka untuk tetap mengunjungi situs tersebut.

Sebagai contoh, semua text dalam posisi center. Sebuah halaman web yang memiliki text posisi center pada umumnya tidak menarik minat user dan sulit untuk dibaca.

Text yang disusun bertumpuk (overlay). Beberapa desiner web melakukan penebalan (bold) setiap baris text dan memiringkan (italic) ketika disentuh. Hal ini dapat membuat website memiliki ketegasan yang berlebihan dan menjadi tidak menarik.

Text yang bergerak. Walaupun beberapa orang menemukan text dapat bergerak atau secara konstan muncul dan menghilang. Hal ini menyebabkan text menjadi sulit dibaca dan text tersebut tidak perlu diletakkan di halaman pertama.

Content website. Sebagai pemiliki sekaligus desainer web, seharusnya tidak mengabaikan content dalam website-nya. Content dalam website dalam menarik pengunjung lebih banyak atau membuatpengunjung pergi tak tersisa. Setidaknya pemilik website dapat membuat content yang menarik dan menghindari kesalahan di dalamnya.

Sebagai contoh, halaman yang memiliki link hanya ke halaman tersebut. Setiap halaman web memiliki kata yang akan menghubungkan tiap halaman lainnya sehingga tidak membingungkan dan tidak membosankan bagi para pengunjung.

Contoh lainnya, adanya content yang lucu. Content yang lucu juga dapat beresiko karena tidak semua orang memiliki selera humor yang sama, dan mengerti humor yang dimaksud. Oleh karena itu, diperlukan penjelasan di dalamnya agar pengunjung situs lainnya menjadi mengerti.

Multimedia. Banyak desainer yang menyukai multimedia dan menggunakannya di setiap proyek yang dijalankan pengunjung situs. Desain web yang penuh dengan multimedia, menunjukkan talenta si pemiliki situs yang dapat mendisain web dengan sangat atraktif. Namun, perlu diketahui juga bahwa penggunaan multimedia yang berlebihan akan berimbas pada waktu proses loading website.

Sebagai contoh, gambar yang terlalu banyak. Bentuk gambar, seperti ikon sebaiknya tidak ditampilkan secara berlebihan. Dalam aturan umum pembuatan website, maksimal dua gambar sudah cukup untuk memperjelas eksistensi website, dan selebihnya hanya membuang waktu loading website.

Contoh lainnya seperti gambar besar dan berkualitas warna yang bagus dan disusun bertumpuk-tumpuk (overlay). Gambar yang besar dan berkualitas tinggi akan menyebabkan waktu loading menjadi lama dan sebagian besar pengunjung tidak peduli jika harus menggunakan gambar yang berkualitas rendah, asalkan proses loadingnya cepat.

Adanya audio. Audio streaming yang dimainkan secara konstan ketika halaman dibuka akan mengganggu pengunjung yang hanya ingin membaca content website. Lebih buruk lagi, pemutaran audio sering tidak bisa dimatikan. Jika memang website akan diberi fasilitas audio, maka setidaknya juga memberi akses pengunjung situs untuk dapat mematikannya, jika mereka tidak ingin mendengarnya.

Categories: Berita IT

PROFIL AKU

Rizki Pratama Wijaya


Popular Posts

Daftar Posting

Mei (98) April (6) Jangan Hanya Mengucapkan Selamat,Tapi Bergeraklah Dapet Award Ayam Bakar dan ...

Perbedaan Lady Diana

Dalam hitungan hari, pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton ...

PALM (Penghijauan Ar

Selamat malam sobat semua, semoga kali ini sobat sobat dalam ...

13 Foto Bersejarah C

Kisah percintaan Pangeran Williams dan Kate Middleton sepertinya ...

Awali semuanya denga

Selamat malam sobat semuanya, semoga kalian ada dalam lindunganNya. Amin ...

Indoleaks Tidak Bisa

wadaw gan,,,,ane kemarin pagi baru buka aja www.INDOLEAKS.org muncul tuh ...