Blog UMY Community

Komunitas buat kita semua

Onom Di Kamar Kosong, Suka Makan

Posted by Rizki Pratama Wijaya 2.259 Comments

CERITA tentang kuda berhias tak berpenumpang sebagaimana ditulis di bagian pertama, diakui begitu populer di kalangan masyarakat Ciamis dan Banjar, sampai sekarang. Pasalnya, cerita tersebut kerap diceritakan kembali oleh para orang tua kepada anak-anaknya. Kemudian, anak-anaknya yang berangkat dewasa, menikah dan punya anak, kembali menceritakannya kepada anak-anaknya lagi.

Diakui, banyak juga yang sudah melupakannya, bahkan tak peduli. Mereka menganggap, cerita itu hanya masa lalu yang kebenarannya tidak bisa dipertanggungjawabkan. “Itu hanya dongeng atau cerita khayalan untuk membuat takut anak-anak saja,” demikian menurut sejumlah orang.

Akan tetapi, menurut catatan, ternyata masih banyak yang mempercayai cerita itu sebagai sebuah fakta. Sejumlah keterangan lisan, berbagai tulisan tercecer seperti dalam sejumlah blog, mendukung pernyataan tersebut.

Mereka sangat yakin bahwa makhluk halus atau bangsa lelembut yang menunggang kuda tersebut memang ada. Semua bukan rekaan.

Manakah yang betul? Entahlah.

Hanya yang pasti, cerita tentang onom itu ternyata bukan tentang kuda berhias tak berpenumpang tapi seperti menanggung berat saja. Ceritanya masih banyak, salahsatunya ditulis ahli sejarah kenamaan dari Unpad, Bandung. Prof. Dr. Nina Lubis dalam bukunya yang terkenal “Menak Priangan”.

Dalam tulisannya, Nina menyebutkan bahwa beberapa menak Ciamis, tepatnya bupati tertentu, dahulu sengaja menyediakan sebuah kamar di lingkungan pendopo. Kamar itu dibiarkan kosong. Menurut kepercayaan, kamar tersebut sebenarnya tidak kosong, tapi dihuni bangsa onom.

Keterangan yang diperoleh ahli sejarah tersebut, ternyata dikuatkan juga oleh sejumlah warga Ciamis, seperti ditemukan dalam sebuah blog.
Menurut cerita dalam blog tersebut, ketika pemerintah akan menggelar perayaan tertentu, pemerintah sengaja menyediakan kamar di pendopo.

Kamar itu, konon untuk “undangan khusus”yang tidak terlihat oleh mata manusia biasa. Di kamar, selalu disediakan berbagai penganan dan juga pakaian, baik pakaian pria maupun wanita.

Ada dongeng yang juga tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya soal “undangan khusus” di kamar tersebut. Suatu ketika, istri seorang menak di Priangan melihat tamu perempuan aneh di pendopo. Tamu itu, kerjanya makan melulu. Karena ingin berbagi dengan orang lain, temuan tentang tamu aneh itu kemudian disampaikan ke tamu lainnya yang ada di lingkungan pendopo.

Beres ia menceritakan penglihatannya, istri sang menak mengalami kejadian yang tidak diduga. Tiba-tiba saja mulutnya bengkak seperti kena sengat lebah. Istri menak itu tentu saja kaget bukan kepalang. Ia juga bingung.
Tapi kebingungannya tidak berlangsung lama.

Beberapa saat setelah bibirnya bengkak, orang pintar kepercayaan pendopo melakukan ritual khusus. Ia meminta maaf kepada bangsa onom yang ada di lingkungan pendopo.

Tak lama kemudian, bengkak pada bibirnya lambut-laun mengecil. Akhirnya sembuh seperti sediakala. Wallohualam bissawab. Cag (IB-1)***

Categories: Kota Banjar

PROFIL AKU

Rizki Pratama Wijaya


Popular Posts

Daftar Posting

Mei (98) April (6) Jangan Hanya Mengucapkan Selamat,Tapi Bergeraklah Dapet Award Ayam Bakar dan ...

PALM (Penghijauan Ar

Selamat malam sobat semua, semoga kali ini sobat sobat dalam ...

Perbedaan Lady Diana

Dalam hitungan hari, pernikahan Pangeran William dengan Kate Middleton ...

13 Foto Bersejarah C

Kisah percintaan Pangeran Williams dan Kate Middleton sepertinya ...

Awali semuanya denga

Selamat malam sobat semuanya, semoga kalian ada dalam lindunganNya. Amin ...

Indoleaks Tidak Bisa

wadaw gan,,,,ane kemarin pagi baru buka aja www.INDOLEAKS.org muncul tuh ...