Karyaku UMY

Dari Nol saya Memulai

Makruh via DUMAY ( Dunia Maya )

Posted by Rizki Pratama Wijaya 24 Comments

Assalamualikum Wr.Wb

Selamat sore teman – teman blogger. Wah baru bisa nulis lagi nih, soalnya kemarin mudik ke Banjar Jawa Barat, mesti kumpul sama keluarga. Sedangkan modem yang biasanya menjadi alat perang yang sangat penting untuk online tertinggal di kosan di Yogyakarta. Hanya ada modem telkomsel flash punya ayah saya yang nganggur tidak diisi pulsanya.

Saya pikir kartu nya sudah hangus, karena sudah lama tidak digunakan. Saya coba isi ulang pulsa 5.000 rupiah terlebih dahulu untuk pengecekan apakah masih bisa dipakai atau tidak. Dan alhasil, masih bisa dipakai ternyata. Langsung saja saya isi pulsa lagi untuk sebulan penuh persiapan di rumah selama berpuasa untuk online.


Ceritanya saya buka facebook dan twitter tadi siang. Ketika log in di facebook, maka muncul beranda akun saya yang berisi status – status beberapa teman saya di Facebook. Dari sekian teman – teman saya, banyak yang membuat status seperti :

” Aduh beli es kelapa muda ahhhh”

” Kayanya enak nih minum es campur siang – siang gini”

” Mau batal dulu ah, nanti dilanjut lagi puasanya”

dan masih banyak lainnya

Mungkin maksud mereka hanya bercanda untuk menghibur para pembacanya. Tapi menurut saya, hal yang seperti itu tidak termasuk kategori bercanda. Melainkan itu ialah sebuah niat yang salah kaprah bila dipakai di bulan suci ramadhan.

Saya pernah dengar penceramah memberikan ceramah seperti : Ada orang miskin yang hidup kekurangan dan ada orang kaya yang hidup selalu berfoya – foya dan bermaksiat terus menerus. Nah karena si orang miskin selalu melihat kelakuan orang kaya yang suka menghambur – hamburkan uangnya. Maka si orang miskin tersebut berkata dalam hatinya sendiri : ” Andai saja saya menjadi orang kaya, saya juga akan melakukannya seperti demikian”. Saya lupa dengan hadist yang menceritakan kejadian tersebut apa namanya.

Nah dalam konteks diatas tadi, si orang miskin sudah ada niat seperti itu. Maka si orang kaya dan si orang miskin dua – duanya mendapatkan dosa. Kalau orang kaya tentu mendapatkan dosa karena suka menghambur – hamburkan uang dan bermaksiat. Sedangkan orang miskin, dia mempunyai niat seperti itu dan mempunyai kemauan seperti itu maka dia juga mendapatkan dosa.

Kembali kepada topik awal, makruh di dunia maya seperti itu sama halnya dengan cerita diatas si orang miskin serta orang kaya. Namun yang membuat status seperti itu sama halnya dengan kisah si orang miskin. Meskipun tidak melakukan kejadian yang sesungguhnya. Mereka telah berniat seperti status yang diatas itu.

Inilah pendapat yang saya bisa jelaskan, mudah – mudahan tidak ada lagi makruh di dunia maya seperti itu lagi. Ingat, jangan main – main dengan bulan suci ramadhan. Berpuasalah sebagaimana mestinya yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya.

Terimakasih telah menyimak tulisan ini, semoga menjadi bermanfaat untuk kita sesama umat muslim. Terakhir Wassalamualaikum. Wr.Wb

Categories: Coretanku

PROFIL AKU

Rizki Pratama Wijaya


Popular Posts

Rebutan Rumah Gratis

Selamat Siang sahabat blogger. Rumah adalah tempat dimana manusia singgah dan ...

Jalur Belakang???

Assalamualaikum Wr.Wb Sampai lupa kalo sudah beberapa hari gak posting nih. ...

Menjadi Panitia PIMN

Assalamualaikum Wr.Wb Selamat sore teman - teman. Bagaimana keadaan kalian hari ...

Warna Baju Baru untu

Assalamualaikum Wr.Wb Selamat Sore blogger semuanya. Bagaimana keadaan kalian hari ini? ...

Pemerintah yang Haru

Salam Solidaritas Hanya pemerintah yang harus bisa mencegah pemuda dan pemudi ...