Karyaku UMY

Dari Nol saya Memulai

Assalamualikum Wr.Wb

Selamat pagi semuanya. Bagaimana keadaan kalian hari ini? semoga dalam keadaan baik – baik saja ya dan sehat – sehat selalu. Amiin

Ceritanya gini, ketika saya makan di rumah makan untuk berbuka puasa bersama keluarga terlihat betapa sibuknya beberapa pelayan mondar – mandir melayani pengunjungnya. Memang mereka tugasnya melayani pengunjung yang datang ke rumah makan atau restoran dimana mereka kerja. Senyum dan sapa andalan mereka ketika kami baru saja sampai di rumah makan tersebut.

Si pelayan yang melayani kedatangan kita langsung mengatakan selamat datang, silahkan dipilih menunya dengan senyum yang selalu menghiasi setiap raut wajahnya sambil menyerahkan daftar menu yang ada di tangannya. Setelah menentukan makanan yang telah kami pilih, lalu dengan cekatan pelayan tersebut menghampiri kami yang sedang duduk di salah satu tempat makan yang ada di rumah makan itu. Dan dengan ramahnya mereka bilang : terimakasih, saya ulang ya pesanan bapak sama ibu. Pelayan tersebut menyebutkan satu persatu menu yang kami pesan dengan diakhiri ada yang terlewat? terimakasih.

Singkat cerita adzan pun berkumandang, sambil menunggu makanan datang kami mulai meminum air yang telah disediakan terlebih dahulu oleh pelayan dan melaksanakan solat magrib di mushola yang menjadi fasilitas rumah makan tersebut. Selesainya solat, masih terlihat mondar – mandir beberapa pelayan di rumah makan tersebut. Tanpa lelah mereka melayani pengunjung yang banyak di rumah makan itu.

Saya berfikir, apakah beliau sudah berbuka puasa? sudah makan? apakah mereka tidak lapar? . Kasian sekali saya melihat mereka, tapi mungkin itulah resiko yang harus dihadapi oleh mereka sebagai pelayan. Makanan pun tiba di meja makan yang baru saja diantar oleh beberapa pelayan. Dan saya mulai bertanya iseng basa – basi sok akrab dengan salah satu pelayan yang ada di rumah makan tersebut. “Mas, sudah berbuka puasa?” lalu dia menjawab “Alhamdulillah mas sudah tadi dengan air putih”. Wow sungguh terkejut saya mendengarkan jawabannya. Kok bisa ya, orang lain pada makan akan tetapi para pelayan cukup minum air putih saja. Dan menahan rasa laparnya hingga tiba makan secara bergiliran dengan teman – temannya.

Inilah yang saya maksud, pelayan adalah salah satu pahlawan bagi perut kosong ketika berbuka puasa. Hebat banget mereka dalam melayani beberapa pengunjung sampai – sampai harus menahan rasa lapar. Hargailah pelayan di manapun anda temui, jangan anggap pelayan adalah orang rendahan yang bisa kita suruh seenaknya. Terimakasih telah menyimak, Wassalamualaikum Wr.Wb

Sumber Gambar

Categories: Coretanku

PROFIL AKU

Rizki Pratama Wijaya


Popular Posts

Rebutan Rumah Gratis

Selamat Siang sahabat blogger. Rumah adalah tempat dimana manusia singgah dan ...

Jalur Belakang???

Assalamualaikum Wr.Wb Sampai lupa kalo sudah beberapa hari gak posting nih. ...

Menjadi Panitia PIMN

Assalamualaikum Wr.Wb Selamat sore teman - teman. Bagaimana keadaan kalian hari ...

Warna Baju Baru untu

Assalamualaikum Wr.Wb Selamat Sore blogger semuanya. Bagaimana keadaan kalian hari ini? ...

Pemerintah yang Haru

Salam Solidaritas Hanya pemerintah yang harus bisa mencegah pemuda dan pemudi ...